Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 136


__ADS_3

Semua orang berkumpul di rumah kediaman Anna dan Rangga, karena Andira mengidam sesuatu pada mereka semua terkecuali Anna atau para orangtua yang lainnya, membuat Ghea serta yang lain protes pada Andira.


"Jadi kamu ngidam apa sayang?". Tanya Kenan pada istrinya.


"Aku pengen kalian pake kostum duyung". Jawabnya membuat mereka semua kaget.


"Haaa? yang bener aja?". Tanya Andreas menatap adik iparnya.


"Iyaa benerlah masa aku bohong". Jawab Andira pada abang iparnya.


"Udah deh lebih baik kalian turuti saja permintaan bumil, takutnya nanti anak nya keluar liur terus". Ujar Anna pada mereka semua.


"Yaudah deh kalau gitu, mana kostum duyung nya". Ujar Kenzo pada Andira.


"Okee tunggu sebentar, aku panggilkan dulu orang yang bawa kostumnya". Ujar Andira pada mereka.


Hingga beberapa menit kemudian kini semuanya telah memakai kostum duyung seperti permintaan Andira, membuat bumil tersebut tersenyum bahagia saat melihat semua orang kecuali para orangtua memakai kostum duyung.


"Hahaah kalian menggemaskan". Ujar Andira sambil menatap kearah mereka semua.


"Ihh Aunty, gerah tau pake kostum duyung". Ujar Bintang padanya.


"Ngga mau tau, pokoknya pake sampe Aunty bilang udahan sama kalian semua, baru kalian boleh lepas kostum duyungnya". Ujar Andira pada mereka semua.


"Huft baiklah kalau begitu". ujar salah satu dari mereka pada Andira.


"Good kalau begitu, lebih bagus kalian semua berenang pake kostum duyung". Ujar Andira membuat mereka terkejut.


"Ihhh Aunty ngidamnya kok gini banget sih, gamauu ahh takutnya ngga bisa". Ujar Arvian pada Andira.


"Please dong jangan aneh aneh deh Auty ih". Ujar Bulan yang juga protes pada Andira.


"Heum kalian ngga mau ya". Ujar Andira dengan berkaca kaca membuat mereka tersentak.


"Ahahaha mau kok syaang ,kata siapa ngga, iyaa kan?". Tanya Kenan pada yang lainnya.


"Beneran ya?" . Tanya Andira pada suaminya.


"Iyaa beneran sayang". Jawab Kenan pada istrinya.


"Makasih ya sayang". Ujar Andira memeluk suaminya.


"Iyaa sama sama sayang". Ujar Kenan sambil tersenyum tipis pada istrinya.


Hingga beberapa menit kemudian Andira mengatakan berhenti pada mereka, membuat yang lain menghela nafasnya lega karena Andira yang menghentikan semuanya, kini semuanya sudah mengganti bajunya karena basahh.


"Mas Ken, ngantuk". ujar Andira pada suaminya.


"Yaudah ayok tidur siang sayang". Ujar Kenan pada istrinya.


"Iyaa ayok mas". Ujar Andira pada suaminya.


"Semuanya, kita masuk ke kamar dulu ya". Ujar Kenan berpamitan pada mereka.


"Iyaa Ken". Ujar mereka pada Kenan.


Melihat kepergian keduanya membuat mereka juga beranjak dari duduknya, untuk memasuki kamarnya masing masing begitupun dengan Marsya yang dituntun oleh Mahesa ke kamarnya, perlahan lahan Mahesa memasuki kamarnya bersama Marsya.


Ting!


...Aunty Rania...

__ADS_1


...Online...


Mahesa sayang , bunda ada dirumahkan?


^^^Ada dongg , Aunty mau kesini?^^^


Mau tapi nanti sore nunggu Cleo pulang


^^^Wah bang Cleo pulang sekarang Aunty?^^^


Iyaa mumpung Ada waktu buat pulang ke Jakarta


^^^Asikkk, aku udah kangen banget sama Bang Cleo^^^


Jangankan kamu, Aunty aja merindukan anak Aunty sendiri, yaudah kalau gitu udah dulu ya syaangg, nanti Aunty kabarin lagi soal kapan Aunty ke rumahnya


^^^Okee siap, ditunggu ya Aunty cantikku 😍^^^


Marsya menatap suaminya yang baru saja menyimpan ponselnya di nakas, Mahesa menatap balik istrinya yang menatapnya dengan curiga, segera Mahesa jelaskan apa yang membuatnya begitu bahagia, akhirnya Marsya pun memahami apa yang dijelaskan oleh suaminya.


Mereka berdua pun merebahkan tubuhnya dikasur, Mahesa mengelus perut istrinya dengan lembut serta mencium bibir istrinya dengan sedikit *******, Marsya melenguh karena kini ciuman suaminya turun ke lehernya hingga meninggalkan beberapa jejak.


"Sayangg, bangun". Ujar Marsya pada suaminya.


"Heum ya kenapa sayang?". Tanya Mahesa pada istrinya.


"Pengen di nyanyiin lagu sama kamu sayang". Jawabnya pada suaminya.


"Yaudah mau dinyanyiin lagu apa sayang?". Tanya Mahesa pada istrinya.


"Bebas tapi bikin baper sayang". Ujar Marsya pada suaminya.


"Yaudah aku nyanyikan lagu buat kamu". Ujarnya sambil menarik nafasnya.


Bukanlah satu hal yang mudah


Kau berhasil membuat


Ku tak bisa hidup tanpamu


Menjaga cinta itu


Bukanlah suatu hal yang mudah


Namun tak sedetik pun


Tak pernah kau berpaling dariku


Beruntungnya aku dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku

__ADS_1


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu camkan itu


Meruntuhkan egoku bukan satu hal yang mudah


Dengan kasih lembut kau pecahkan kerasnya hatiku


Beruntungnya aku dimiliki kamu (ku ingin engkau tahu)


Kamu adalah bukti dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah (kaulah bentuk terindah) dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu (mengusaikan cantikmu)


Kau wanita terhebat bagiku, tolong kamu camkan itu


"Wah suara kamu merdu banget sayang, aku suka makasih ya sayang". Ujar Marsya pada suaminya.


"Iyaa saMa saMa sayang, apasih yang engga buat istriku tercinta ini". ujar Mahesa pada istrinya.


"Heum kamu memang suami yang paling idaman sayang', aku menyayangimu suamiku". Ujar Marsya memeluk serta mencium pipi suaminya.


"Aku juga sangat menyayangimu sayangku, cintaku, istriku yang cantik". ujar Mahesa mengecup kening istrinya.


"Yaudah yuk tidur sebelum nanti ketemu sama abang Cleo". ujar Marsya mengajak suaminya.


"Iyaa ayok sayang". ujar Mahesa pada istrinya.


"Iyaa sayang". Ujarnya pada sang suami.


Beberapa menit kemudian mereka tertidur dengan lelap karena memang sudah mengantuk juga, hingga dua jam kemudian mereka bangun dari tidurnya karena ada yang mengetuk pintu kamar mereka berdua.


Ceklek


"Loh bunda ngapain?" . Tanya Mahesa pada Anna yang berdiri di depan pintu.


"Mau ngajak kalian berdua ke bandara". Jawabnya pada anaknya.


"Mau ngapain bunda ke bandara?". Tanya Mahesa pada bundanya.


"Massa kamu lupa, kan abangmu bang Cleo mau pulang hari ini". Jawabnya pada anaknya.


"Ah iyaa benar juga ya bunda, yaudah bentar ya bunda aku sama Marsya siap siap dulu". Ujar Mahesa pada bundanya.


"Iyaa Syaang bunda tunggu dibawah ya". Ujar Mahesa diangguki oleh bundanya.


Beberapa menit kemudian mereka berdua keluar dari kamar, lalu turun ke bawah untung menghampiri yang lainnya yang sudah menunggu mereka berdua, Andira menoleh pada iparnya yang juga sedang hamil sama seperti dirinya.


Entah kenapa kamu sangat cantik ketika sedang hamil Sya, sungguh sangat cantik. Batin Andira menatap adik iparnya.


......................


Maaf ya kalau agak telat updatenya, sebentar lagi bulan puasa jadinya agak sibuk ditempat kerja, maaf sekali lagi ya 🙏🏻


Terkadang yang menjadi lamanya tuh, akunya ketiduran saat lagi ngetik novelnya:) ada juga yang sibuk ditempat kerja, jadi maaf :)

__ADS_1


Maaf juga update nya kadang jadi suka malem banget kadang siang kadang pagi, karena tergantung gimana kesibukan aku sih, mohon di maklumi ya gays :) terimakasih sekali lagi untuk pengertiannya :)


Jangan lupa juga Like, Comment saMa Votenya ta guys :) Terimakasih readers :)


__ADS_2