
Dua bulan kemudian, Michelle sedang berada di rumah Anna main bersama ponakan nya, disana juga ada Lion dan Aera yang mengajak sikembar berbicara walaupun tak ada balasan, karena mereka baru 2bulan umurnya.
"Kak udah kerasa mules? ". Tanya Anna pasa Michelle.
"Ya belum lahh, baru aja nginjak ke 9bulan An". Jawab Michelle padanya.
"Wahh kak, kayanya kembar juga deh". Ujar Tasya saat melihat perut Michelle.
"Ahh masa? mungkin tapi ya karena ini juga gede perutnya". Ujar Michelle melihat perutnya.
"Semoga aja bayinya kembar cewek". Ujar Anna padanya.
"Ihh masa ngga ada cowonya". Ujar Michelle pada adik iparnya.
"Ya bikinlah kak yang baru heheh". Ujar Anna membuat ibu hamil tersebut malu seketika.
"Ihh kamu tuh yaa, jangan ngegoda deh". Ujar Michelle pada adik iparnya.
Anna hanya tersenyum saja mendengarnya, hingga beberapa menit kemudian datanglah para suami dari mereka yang telah pulang, membuat Anna dan Michelle menghampiri mereka namun terhenti karena Rangga dan Andrio lah yang menghampiri mereka berdua.
"Kamu masih harus istirahat jangan banyak gerak sayang". Ujar Rangga pada istrinya.
"Kamu juga sayang, kalau ada apa apa, telpon aku okew". Ujar Andrio pada Michelle.
"Iyaa mas". Ujar mereka barengan pada sang suami.
"Kalian sudah makan?". Tanya Andrio pada mereka.
"Belum mas". Jawab mereka berdua.
"Loh kenapa belum?". Tanya Rangga menatap kearah mereka.
"Iyaa karena belum lapar aja aku mah". Jawab Anna pada suaminya.
"Lapar atau pun ngga harus tetap makan sesuai aturannya sayang". Ujar Rangga pada istrinya.
Aera dan Lion menghampiri mereka membuat Rangga dan Andrio baru tersadar ternyata tidak hanya para istri dirumah, melainkan dengan kedua adik mereka juga ada dirumah.
"Kak Rangga Kak Andrio". Panggil keduanya pada mereka berdua.
"Iyaa ada apa adik kakak?". Tanya Andrio pada mereka berdua.
"Kita lapar kak". Jawab Aera pada Andrio.
"Kalian belum makan juga?". Tanya Rangga pada mereka.
__ADS_1
"Iyaa kak". Jawab mereka sambil mengangguk.
Akhirnya Rangga serta yang lainnya makan bersama diruang makan, sebelumnya Rangga memesan makanan dari gofood karena Anna tidak memasak saat itu.
"Wahh kak makanannya enakk". Ujar Lion pada mereka.
"Yasudah makan yang banyak yaa". ujar Rangga diangguki oleh Lion.
"Kalian juga makan dong, jangan diliat aja". Ujar Andrio melihat Anna dan Michelle.
"Ngga nafsu ihh abang". Ujar Anna pada abangnya.
"Sama mas aku juga ga nafsu makan". Ujar Michelle pada suaminya.
Andrio dan Rangga yang mendengar itu langsung menyuapi para istri, membuat keduanya mau tidak mau memakan makanan tersebut, hingga beberapa menit kemudian mereka selesai makan.
"Kalian masih mau disini?". Tanya Rangga pada kedua adiknya.
"Pengen pulang pengen tidur ngantuk kak". Jawab Aera pada Rangga.
"Yaudah tidur dikamar aja dirumah kaka". Ujar Rangga pada nya.
"Iyaa kalian tidur aja, pasti capek Daritadi main sama baby". Ujar Anna diangguki oleh keduanya.
Aera dan Lion memang memiliki kamar masing masing disetiap rumah kediaman Anggara maupun Yunanda, Anna yang melihat kedua adiknya sudah tertidur pulas pun langsung menutup pintu kamar.
"Gimana? mereka udah tidur?". Tanya Michelle pada Anna.
"Iyaa udah kak". Jawab Anna sambil duduk di sofa.
"Kira kira nih anak kalian kembar cewek cowok ngga?". Tanya Anna pada keduanya.
"Mana kita tau, orang ga dicek". Jawab Andrio pada adiknya.
Mereka terus berbincang riang hingga beberapa jam kemudian, Andrio dan Michelle berpamitan untuk pulang karena hari semakin sore. Anna Dan Rangga mengantar mereka sampai depan.
"Hatihatii abang nyetir nya". Ujar Anna pada abangnya.
"Iyaa siap dek". Ujar Andrio pada adiknya.
"Sayang masuk yu". Ajak Rangga diangguki oleh Anna.
Mereka masuk ke kamar mereka dan melihat para bayi yang masih tidur pulas, melihat anaknya pada tidur membuat Anna mengantuk, saat Anna akan tidur tiba tiba saja salah satu dari mereka menangis namun langsung ditenangkan oleh Rangga.
"Cup cup cup anak Ayahh lapar, pipis apa pup heum?". Tanya Rangga pada Baby Rachel.
__ADS_1
"Ohh ternyata pipis yaa syang, bentar ayah ganti dulu". Ujarnya pada anaknya.
"Sekarang bobok lagi ya sayang". Ujar Rangga tersenyum pada anaknya.
Hingga beberapa menit kemudian Baby Rachel sudah tidur pulas, ia pun menidurkan di ranjang bayi. Rangga menghampiri istrinya yang sudah terlelap lalu Rangga memeluknya sebelum menyusul untuk tidur.
Hingga beberapa jam kemudian Aera dan Lion terbangun dari tidurnya. Mereka keluar kamar untuk menghampiri sang kakak, namun niat mereka urung karena tidak ada siapa siapa diruang keluarga.
"Loh Aera Lion kapan kalian bangun?". Tanya Rangga yang memang akan mengambil air ke dapur.
"Baru aja kak". Jawab keduanya pada Rangga.
"Yasudah kalian masuk ke kamar kakak,temani kak Anna ya". Ujar Rangga diangguki oleh keduanya.
Anna yang sedang mengajak anaknya bermain langsung menoleh saat pintu kamarnya dibuka dan terlihat lah kedua adiknya. Anna menepuk jidatnya melupakan sesuatu, ia pikir kedua adiknya sudah pulang ke rumah orangtuanya.
"Loh sayang, kalian udah bangun yaa, sinii sini". Ujar Anna dianggguki keduanya.
"Kak, lucu banget sih baby nya". Ujar Lion pada kakaknya.
"Yaiya dong lucu, cantik dan tampan yaa". Ujar Anna sambil menatap bagi mungil yang menatap ke arahnya.
"Iya kak, rasanya udah ga sabar nunggu mereka 2tahun, pengen gendong soalnya". Ujar Aera pada Anna.
"Iyaa atuh sayang, sekarang mending kalian ajk dulu mereka main , kaka ke kamar mandi dulu sebentar". Ujar Anna dianggguki oleh keduanya.
Saat Rangga memasuki kamarnya, ia tidak mendapati istrinya melainkan kedua adiknya beserta anaknya, Rangga menghampiri mereka lali keluarlah Annaa dari kamar mandi.
"Sayang kirain aku kemana". Ujar Rangga pada istrinya.
"Emangnya aku akan kemana sih mas?". Tanya Anna pasa suaminya.
"Gapapa sayang, kaget aja". Jawab Rangga pada istrinya.
Anna Dan Rangga tersenyum melihat Aera dan Lion begitu suka terhadap baby, terkadang anaknya tersenyum saat mereka berdua menghiburnya, Rangga yang melihat istrinya terus saja tersenyum sendiri langsung sama mengecup pipi istrinya.
"Ihh mas ada anak anak loh mas". Ujar Anna menatap tajam ke arah suaminya.
"Iyaa maaf sayang maaf". Ujar Rangga pada istrinya.
"Udah mas gapapa lain kali jangan didepan mereka sayang". Ujar Anna berbisik padanya.
"Iya siap istriku". Ujar Rangga sambil tersenyum senang..
Beberapa menit kemudian Aera dan Lion dijemput oleh kedua orangtua nya agar pulang, hingga kini tersisa keluarga kecil Anna dan Rangga, keduanya kembali ke kamar mereka.
__ADS_1
"Ahh rasanya mas kurang tidur". Ujar Rangga sambil mendorong istrinya ke kasur.
MAAF TELAT GUYS:) WAKTUNYA GA KEBURU KEMARIN TIH:)