
Semua keluarga Andrio yang mendapatkan kabar dari Michelle bahwa Andrio telah sadar pun segera berangkat ke rumah sakit, Anna yang saat itu sedang maskeran wajah harus terhenti karena semuanya pada ke rumah sakit.
"Sayang, akhirnya kamu sadar juga". Ujar Mommy Alexa saat sampai di kamar pasien.
"Iyaa mom, maafin Rio ya udah bikin semuanya khawatir". Ujar Andrio pada mereka.
"Ssttt, ini bukan salah kamu, tapi ini salah mereka yang membuat mu seperti ini". Ujar Daddy David padanya.
"Ahh Michelle sayang, maafin Mommy yang melupakan kehadiran mu". Ujarnya sambil memeluk Michelle.
Andrio yang melihat itu terheran, mengapa mereka berdua terlihat akrab sekali bahkan panggilannya pun berbeda, Andrio melirik pada adiknya seolah bertanya.
"Abang, kak Michelle kan calon istrii abang, makanya mommy begitu akrab". Ujar Anna duduk dikursi samping ranjang.
"Haa, calon istri abang? maksudnya?". Tanya Andrio tidak mengerti.
"Jadi Mommy telah menetapkan kak Michelle yang menjadi calon istri abang, walaupun nanti abang suka sama yang lain, Mommy tetap pada pilihan nya". Jawab Anna padanya.
Michelle sendiri sedang diajak makan ke kantin oleh Mommy Alexa, karena Andrio sudah ada yang menjaga nya , Michelle merasakan kembali kasih sayang orangtua yang telah lama ia tidak rasakan.
"Loh sayang kamu kenapa nangis?". Tanya Mommy Alexa panik.
"Ngga papa kok mom, aku nangis terharu karena bisa merasakan kasih sayang orangtua lagi". Jawab Michelle sambil tersenyum pada nya.
"Ahh memangnya orangtua kamu kemana?". Tanya Mommy Alexa dengan hatihati.
"Kedua orangtua aku sudah meninggal mom". Jawab Michelle menunduk padanya.
"Yaa ampun maafin Mommy sayang, membuat kamu bersedih". Ujar Mommy Alexa memeluk Michelle.
"Gapapa kok mom, Michelle udah teebiasa tetapi selalu rindu dengan kedua orangtua aku". Ujar Michelle pada Mommy Alexa.
"Mau berkunjung ke makam? untuk mengobati rasa rindu kamu". Ujar Mommy Alexa pada nya.
"Aku mau tapi setelah Andrio sembuh ya mom". Ujar Michelle padanya.
"Baiklah sayang". Ujarnya seraya tersenyum pada Michelle.
Kembali pada Anna dan Rangga yang sedang menemani Andrio, karena yang lainnya sudah pergi karena ada urusan di kantor, datanglah suster dan dokter untuk mengecek tubuh Andrio.
"Untuk sekarang kondisi pasien mulai membaik, tetapi harus tetap kontrol ke rumah sakit ya, takutnya terjadi sesuatu pada kepalanya ataupun luka kulitnya". Ujar dokter tersebut pada mereka berdua.
"Baik dok, terimakasih". Ujar Anna padanya.
__ADS_1
"Ada yang mau ditanyakan?". Tanya dokter tersebut pada mereka.
"Kapan saya pulang dok?". Tanya Andrio padanya.
"Setelah kamu sembuh baru bisa pulang, luka kamu belum kering juga". Jawab Dokter pada Andrio.
"Kira Kira kapan dok?". Tanya Andrio lagi pada dokter.
"Kemungkinan 3hari atau bisa seminggu lagii untuk bisa pulang". Jawab dokter padanya.
"Yaudah deh, makasih ya dok". Ujar Andrio diangguki oleh dokter.
Saat dokter tersebut keluar dari ruangan, terbuka lagi pintu yang menampilkan Michelle dan Mommy Alexa, mereka berdua segera masuk takut terjadi apa apa pada Andrio karena melihat dokter keluar dari ruangannya.
"Kamu gapapa kan sayang?". Tanya Mommy Alexa pada nya.
"Aku gapapa mom, tadi dokter cuman meriksa tubuh aku". Jawab Andrio pada Mommy Alexa.
"Terus apa kata dokter?". Tanya Mommy Alexa padanya.
"Aku harus dirawat sampai seminggu biar lukanya kering, agar bisa pulang mom". Jawab Andrio pada Mommy Alexa.
"Baiklah sayang, kamu sudah makan?". Tanya Mommy Alexa pada anaknya.
Mommy Alexa melirik pada Michelle yang sedaritadi diam saja, ia pun menghampiri nya serta mengelusnya membuat Michelle tersadar dari lamunan panjangnya.
"Yang sabar, nanti kita akan berkunjung ke makam kedua orangtua kamu". Ujar Mommy Alexa padanya.
"Iyaa mom". Ujarnya menunduk.
Andrio serta Rangga dan Anna hanya diam menyimak pembicaraan mereka berdua, Andrio sendiri baru mengetahui bahwa Michelle yatim piatu, selama beberapa tahun ini dia kemana saja pikirnya.
"Anna bagaimana perkembangan nya?". Tanya Mommy Alexa sambil mengelus perut rata Anna.
"Baik mom, walau baru sebesar biji buah apa ya aku lupaa hehe". Jawab Anna pada Mommy nya.
"Baiklah, kalian tidak ke kampus?". Tanya Mommy Alexa pada mereka berdua.
"Tidak mom, karena memang tidak ada jadwal ngampus, kalau untuk Rangga sendiri memang sedang malas". Jawab Rangga pada mertuanya.
"Malas kenapa? jangan bermalas malasan". Tegas nya pada Rangga.
"Malas karena ngga ada istri yang biasanya terlihat mom". Ujar Rangga padanya.
__ADS_1
"Kan nanti pulang juga ketemu lagi Rangga". Ujar Mommy Alexa gemas.
"Ya tapi lama mom, sejam bagaikan sebulan, sebulan bagaikan setahun aku tidak bertemu dengan istriku yang cantik jelita ini". Ujar Rangga membuat istrinya memerah merona.
Michelle yang melihatnya pun hanya bisa tersenyum, sungguh ia ingin sekali menjadi mereka tetapi ia sadar, takdir sudah ditentukan pada tiap orang masing masingnya.
"Mommy, semuanya Michelle pamit untuk pulang ya". Ujar Michelle pada mereka semua.
"Loh sayang, kita aja baru sejam disini, kok kamu udah mau pulang aja?". Tanya Mommy Alexa pada Michelle.
"Soalnya aku harus mempersiapkan pekerjaan untuk meeting besok, aku sekretaris Andrio sendiri ". Jawab Michelle pada mereka.
"Loh sayang kamu punya perusahaan sendiri? kok ngga kasih tau Mommy sih?". Tanya Mommy Alexa dengan kaget pada putranya.
"I'm sorry mom, but itu semua aku lakukan untuk memberikan Mommy kejutan". Jawab Andrio pada Mommy Alexa.
"Iyaa dan kau berhasil membuat Mommy terkejut sayang, Mommy bangga padamu". Ujar Mommy Alexa sambil memeluk putranya.
Michelle pun pergi dari ruangan tersebut setelah dibolehkan, Anna menghampiri abangnya sambil. mengelus perutnya, entah mengapa dikondisi seperti ini ia malah menginginkan sesuatu yang ntah akan bisa dilakukannya atau tidak.
"Abang". Panggil Anna pada Andrio.
"Kenapa dek?". Tanya Andrio dengan mengangkat satu Alisnya.
"Ituu, abang aku ngidam". Jawab Anna dengan menunduk.
Mommy Alexa serta semuanya menoleh pada Anna termasuk suaminya Rangga, sungguh ini momen yang ditunggu mereka semua kecuali Rangga yang sudah merasakannya.
"Adek ngidam? mau apa dek?". Tanya Andrio dengan antusias padanya.
"Aku mau.. Heum tapi aku takut abang keberatan ngelakuinnya". Ujar Anna pada abangnya.
"Ngga akan kok dek, emangnya kamu mau apa?". Tanya Andrio pada adiknya.
"Aku Mauu.. "
Semuanya menunggu jawaban Anna yang menggantung, membuat mereka penasaran apa yang di idamkan oleh Anna. Diruangan Andrio juga sudah ada Lion dan Aera kedua adiknya serta daddy nya.
"Mau apa dek? jangan digantung dong". Ujar Andrio penasaran padanya.
"Aku mau abang mengatakan aku sayang kamu pada kak Michelle didepan kita semua, bisakah? ". Tanya Anna menundukkan kepalanya.
Semuanya kaget mendengar permintaan Anna yang menurut mereka sangat tidak wajar, tetapi Andrio akan mencobanya karena memang ia sangat menyayangi Michelle bahkan mencintainya.
__ADS_1