Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 150 - END


__ADS_3

10 Tahun Kemudian...


"Heyy jangan lari lagiii". Teriak seseorang dari belakangnya.


"Ampun, aku ga punya uang om". Ujarnya sambil terus berlari dengan cepat.


CUTT!!


"Kita break sebentar". Ujarnya pada mereka.


"Zura sayang, kamu pasti haus kan? nih minum dulu". Ujarnya pada anaknya.


"Mom Dira, capek deh". Ujarnya pada Mommy nya.


Ya, Zura atau dengan nama lengkap Natasya Azura Putri Marvello Anggara, yang biasa dipanggil Zura kini sudah memasuki usia 13tahun tetapi sudah menjadi seorang aktris cilik karena cita citanya yang menginginkan menjadi seorang aktris.


"Ya kalau capek berhenti ya jadi Artis cilik sayang". Ujar Andira pada anaknya.


"Ih ngga mau ah mom, eh iya mom, abang mana?". Tanya Zura pada Andira.


"Makanya jangan ngeluh terus sayang, abang ada di mobil sayang". Jawabnya pada anaknya.


"Selalu aja seperti itu". Keluh Zura pada mommy nya.


"Memangnya kenapa sayang?".Tanya Andira pada anaknya.


"Iyaa abang selalu aja gitu , ngga pernah mau keluar dari mobil dan lihat aku syuting". Jawabnya pada sang bunda.


"Ya habis gimana lagi sayang". Ujar Andira pada anaknya.


"Heum. yaudah deh kalau gitu". Ujarnya pada Mommy nya.


Beberapa jam kemudian Zura telah menyelesaikan syutingnya untuk hari ini, ia mengajak Mommy serta abangnya untuk mampir ke rumah Opah Andrio , untungnya Raden mau mau saja untuk mampir, tetapi ia tidak tau jika Zura hanya ingin bertemu dengan Aunty Berlian.


"Hallo Omah cantik". Ujar Zura saat bertemu dengan Michelle.


"Haii sayang, gimana syutingnya lancarkan?". Tanya Michelle pada ponakannya.


"Lancar dongg Omah, walaupun abang tiap aku Syuting ngga pernah lihatt". Jawabnya dengan sedih pada Auntynya.


"Raden, lain kali jangan gitu". Ujar Michelle pada ponakan lelakinya.


"Iyaa deh ngga kaya gitu lagi Omah". Ujarnya pada Michelle sambil menunduk.


"Oh ya Aunty, Bunda ada dirumah Aunty kan?". Tanya Andira padanya.


"Iyaa ada lagi main sama yang lainnya". Jawabnya pada Andira.


"Ohh semuanya lagi ngumpul di rumah Aunty?". Tanya Andira pada Auntynya.

__ADS_1


"Iyaa sayang, yok masuk ke dalam". Jawabnya sambil mengajak mereka semua.


Anna serta yang lainnya menoleh ke arah pintu terbuka, terlihat Andira serta kedua anaknya masuk ke dalam rumah bersama Michelle, Zura yang telah melihat adanya Aunty Berlian langsung berlari memeluk Aunty nya.


"Aduduhh kenapa nihh? main meluk aja?". Tanya Berlian pada ponakannya.


"Kangen banget sama Aunty hehe". Jawabnya pada Aunty nya.


"Kangen Aunty? yang bener aja?". Tanya Berlian sambil menggoda Ponakannya.


"Beneran ihh kangen banget". Jawab Zura pada Aunty nya.


"Iyaa deh iyaa Aunty percaya kok sayang". Ujarnya pada Zura.


"Iyaa harus percaya dong Aunty". Ujar Zura pada Aunty nya.


"Sayang, sini peluk oma". Ujar Anna pada cucunya.


"Asyiap Omaku yang cantik". Ujarnya sambil beranjak menghampiri sang oma.


"Cantiknya cucu oma". Ujarnya sambil mencium pipi gembul Zura.


"Hihi makasih oma". Ujarnya yang juga ikut mencium pipi sang oma.


Beberapa menit kemudian Lion dan Aera datang membuat Zura menoleh mencari seseorang dibelakang mereka, tetapi mereka berdua hanya bersama Arion dan Andrew membuat Zura sedikit kecewa karena tidak melihat orang itu.


"Kenapa anak mom cemberut seperti ini sayang?". Tanya Andira padanya.


"Beneran gapapa sayang?". Tanya Andira pada anaknya.


"Beneran gapapa mom". Jawabnya pada Mommy nya.


"Heum baiklah kalau begitu, sapa Aunty Aera dan Uncle Lion sanah". Ujar Andira pada anaknya.


"Okee siap mom". Ujar Zura sambil berjalan menuju Uncle Lion dan Aunty Aera duduk bersebelahan dengan Arion dan Andrew.


"Aunty, Kak Lau ngga ikut?". Tanya Zura padanya.


"Kak Laura besok bareng sama abang Leon sayang". Jawab Aera pada ponakannya.


"Heum aku udah kangen banget sama Kak Le-Laura". Ujarnya yang hampir saja keceplosan pada Aunty Aera.


Aera tersenyum tipis saat mendengar ucapan ponakannya yang tadi hendak memanggil anak keduanya Leonard, tetapi cukup Aera saja yang tau maksud dengan cemberutnya sang ponakan nya, ia jadi teringat saat dulu selalu merindukan Lion suaminya yang merupakan abangnya.


"Sayangg, sinii ada yang cari kamu nih". Ujar Andira pada anaknya.


"Siapa mom?". Tanya Zura pada Mommy nya.


"Zesika sahabat kamu sayang". Jawabnya pada anaknya.

__ADS_1


"Okee kalau gitu aku temui dulu ya". Ujar Zura diangguki oleh Andira.


"Haii Zes". Ujar Zura padanya.


"Haii Raa". Ujarnya sambil tersenyum tipis pada Zura yang merupakan satu satunya sahabat yang ia punya.


"Kenapa kamu datang kemari Zes?". Tanya Zura padanya.


"Aku cuman mau pamitan sama kamu Ra". Jawabnya dengan sedih pada Zura.


"Hahha kamu kalau bercanda ada ada aja sih Zes". Ujarnya sambil tertawa pada sahabatnya.


"Aku serius Ra, aku ngga bercanda". Ujar Zesika sontak membuat Zura terkejut.


"Zes, kamu sahabat aku satu satunya Zes kenapa kamu harus pindah sih? nanti aku sama siapa Zes?". Tanya Zura dengan sedih pada sahabatnya.


"Kan masih ada yang lainnya Ra, aku pergi ya Ra". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan Zura.


"Zes!! kembalii Zes!! aku mohon!! hiks hiks". Ujar Zura sambil terisak.


Semuanya menghampiri Zura yang menangis dengan kencang, Andira memeluk putrinya dengan erat membuat tangisan Zura semakin kencang, Raden yang melihat kembarannya menangis pun tak tega, segera ia memeluknya membuat tangisan Zura berangsur berhenti.


"Ternyata benar adanya ya bang". Ujar Zura dengan tatapan kosongnya.


"Maksud kamu sayang?". Tanya Andira pada anaknya.


"Setiap yang datang pasti akan pergi mom". Jawabnya dengan sedih.


"Jadi maksud kamu Zesika sahabat kamu satu satunya pergi ninggalin kamu? dia pindah rumah atau gimana?". Tanya Andira pada anaknya.


"Dia pindah rumah dan sekolah juga tempat Syuting bunda". Jawabnya dengan terisak.


"Sutt sayang, udah jangan nangis lagi ya". Ujarnya sambil mengusap air mata anaknya..


Begitulah kehidupan, pasti setiap yang datang akan pergi, pasang pun akan surut juga, disetiap orang yang bertemu pasti akan berpisah, begitupun awal juga akan ada akhirnya , begitupun dengan kisah novel yang akan berakhir sad ending ataupun happy ending tergantung yang menulisnya gays:)


Terimakasih untuk pembaca setia author:)


...****************...


Nulis Bab \= 07 April 2023


Update Bab \= 08 April 2023


Semangat terus ya gays, menjalani ibadah puasa Ramadhan 1444 Hijriyah nya :)


Ngga kerasa lebaran 13 hari lagi ya gays :( Maaf kalau author banyak kesalahan ya :)


Author mulai lanjut ngetik jam 15.40 sore gays, jadi maaf kalau telat lagi updatenya hehe karena kemarin nulis baru ada 200 kata sekarang dilanjut sambil update juga sih hehe :)

__ADS_1


Seperti biasa aku lanjut lagi nulis jam 7 malam sepulang kerja gays, jadi maaf kalau lama ya karena aku juga bukan hanya menulis satu bab untuk satu novel tapi ada tiga novel gays, jadi aku selang seling nulisnya gays hehe :)


Jangan lupa Like and Comment juga Vote nya ya guys :) Jangan lupa tambahkan karyaku ke Favorit kalian ya :) Terimakasih sebelumnya ya gays :) Kalian memang thebest :)


__ADS_2