
Tak terasa kini sudah setahun lebih Ghea mencoba menerima pernikahannya dengan Andreas, walaupun Ghea terpaksa menerimanya karena ia masih muda bahkan umurnya baru memasuki usia 20tahun saat sudah menikah.
"Sayangg". Panggil Andreas memeluk Ghea.
"Ihh apaan sihh lepass!!". Ujar Ghea jengkel pada Andreas yang sudah menjadi suaminya.
"Yangg, udah setahun loh kita nikahh, masa sih kamu masih belum cinta sama aku?". Tanya Andreas padanya.
"Ngga tauu, aku masih butuh waktu". Jawabnya dengan cuek.
"His setahun lebih ga cukup emangnya?". Tanya Andreas menatap istrinya.
"Aku masih takut ya , dulu aja aku bukan siapa siapa kamu kena bully fans kamu, sekarang apalagi jadi istri bisa bisa aku mati mendadak". Ujar Ghea pada Andreas.
"Sayangg, jangan ngomong itu please, kamu bakalan hidup selama aku masih hidup". Ujar Andreas menatap istrinya sendu.
Maafin aku kak, maafin aku yang belum bisa menerima kamu, aku masih trauma kak, aku takut fans kamu kembali menyerangku. Batin Ghea menatap Andreas.
Andreas yang melihat itupun akhirnya pergi meninggalkan Ghea sendiri, membuat Ghea merasa bersalah telah mengacuhkan Andreas selama setahun lebih, Ghea bingung harus bagaimana satu sisi ia masih takut satu sisi lagi ia tidak mau durhaka karena tidak memberikan hak pada suaminya.
"Bagaimana ini? aku harus apa?". Gumam Ghea sambil mundar mandir.
"Aku harus berdamai dengan keadaan, bagaimanapun caranya aku harus bisa". Gumam Ghea dengan semangat.
"Seharusnya kak Andre belum berangkat ke kampus kan". Gumam nya sambil melangkah keluar kamar.
"Ya ampun, maafin aku telah lalai ya tuhan". Gumam Ghea saat melihat Andreas sedang memasak.
Ghea menghampiri Andreas yang sedang memasak, lalu memeluk suaminya dari belakang membuat Andreas terkejut, ia membalikkan badannya sesudah mematikan kompor, lalu Ghea menatap Andreas dengan berkedip kedip.
"Kamu kenapa? sakit mata?". Tanya Andreas pada istrinya.
"Ishh ga asik banget sih kak". Ujar Ghea dengan kesal pada Andreas.
"Kamu kenapa sih? tadi marah marah karena aku peluk, sekarang malah meluk aku gini?". Tanya Andreas pada istrinya.
"Emangnya kenapa sih? ngga boleh gitu?". Tanya Ghea balik pada Andreas.
"Ya boleh sayang, boleh banget mau lebih juga". jawab Andreas sambil mengedipkan matanya pada istrinya.
Ghea yang diperlakukan seperti itu pun salah tingkah, ia melepaskan pelukannya sebelum pergi dari dapur membuat Andreas mengulum senyumnya melihat Ghea, Andreas kembali melanjutkan acara memasaknya karena memang ia lapar.
Aku butuh istri bukan pembantu, Ghea adalau ratuku bukan pembantu, jadi ga pantas Ghea berada di dapur walau itu tugas istri juga. Batin Andreas sambil tersenyum tipis.
__ADS_1
"Sayangg, sarapan duluu!". Teriak Andreas pada Ghea.
"Iyaa sebentar kak!!". Teriak Ghea dari ruang tengah.
"Maaf ya kak, malah jadi kakak yang masak padahal itu tugas aku". Ujar Ghea saat tiba di ruang makan.
"Udah gapapa, aku menikahi mu hanya ingin kamu menjadi istriku, cukup layani aku saja, selebihnya aku bisa lakukan". Ujar Andreas membuat pipi Ghea merah merona.
"Heum yaudah deh gimana pak dosen aja". Ujar Ghea sambil terkekeh.
"Ah ya kamu kan bentaran lagi wisuda ya sayang, kamu mau aku bawakan apa?". Tanya Andreas pada istrinya.
"Heum apa ya, gimana kakak aja deh, oh ya kan semua orang gatau kita udah nikah, kecuali keluarga". Jawab Ghea pada Andreas suaminya.
"Gampang soal itu sayang, nanti aku akan mengumumkan saat kelulusan kamu tiba, agar tidak ada lagi yang mengejarku ataupun kamu". Ujar Andreas pada istrinya.
"Baiklah kak". Ujarnya pada suaminya.
Keduanya sarapan bersama untuk yang pertama kali nya, mereka memakan sarapannya dengan nikmat, hanya terdengar dentingan sendok dan garfu hingga beberapa menit kemudian mereka selesai memakan sarapannya sampai habis tak tersisa sedikitpun.
"Kamu masuk kuliah siang sayang?". Tanya Andreas pada istrinya.
"Iyaa kak". Jawab Ghea pada suaminya.
"Yaudah nanti hati hati berangkat nya sayang, oh ya aku sepulang dari kampus langsung ke perusahaan". Ujar Andreas pada istrinya.
"Boleh ngga sebelum berangkat, minta energi nya". Ujar Andreas pada istrinya .
"Energi? bukannya baru aja sarapan ya kak". Ujar Ghea pada suaminya.
"Energi ini yang aku maksud". Ujar Andreas mengecup bibir istrinya sekilas..
"Daahh sayangg". Ujarnya sambil berlalu pergi dari hadapan Istrinya.
Ghea yang masih terkejut pun baru menyadari sedaritadi dia memegang bibirnya, tiba tiba Ghea menjadi salah tingkah karena perlakuan suaminya, ia kembali masuk ke dalam rumah sambil tersenyum senang tanpa Ghea sadari semuanya disaksikan oleh Andreas melalui CCTV.
Ting!
...Kak Nata...
...Online...
__ADS_1
Kita lagi liburan nihh 😝
^^^Wahh kakak liburan ngga ngajak ngajak nihh 😬^^^
Ngapain ngajak yang udah nikah 😝 minta aja sama suami kamu dek 😂
^^^Mentang mentang belum pada nikah, cuman aku yang udah kalian gitu ya sama aku 😢^^^
Udah ah jangan lebayy kamu Ghea 😂
^^^Ihh nyebelin, dah ahh aku mau siap siap mau ngampus, bye byee 👋🏻👋🏻^^^
Ghea menyimpan ponselnya di atas meja, lalu memasuki kamarnya untuk menyiapkan buku yang akan dia bawa ke kampus, setelahnya ia menyiapkan baju yang akan ia gunakan setelahnya baru deh ia masuk ke dalam kamar mandi.
Sedangkan di kampus, Andreas melihat semuanya dengan jelas, bagaimana jika istrinya tau kalau kamar mereka terpasang CCTV hanya saja ukurannya sangat kecil, bisa marah yang ada jika istrinya tau selama ini ada CCTV.
"Shitt badan Ghea bikin gue tegang". Gumam Vino saat melihat Ghea tidak menggunakan baju.
"Aish udah ah, takutnya gue gakuat". Ujarnya menutup apk cctv lalu melanjutkan pembelajaran nya.
"Semoga aja Ghea tidak menyadarinya". Gumamnya lagi sebelum benar benar bangkit dari duduknya.
"Baiklah anak anak sudah mengerti semuanya?". Tanya Andreas pada mahasiswa nya.
"Sudah mengerti pak!!". Ujar mereka bersama membuat Andreas menunjukkan jempolnya.
Sedangkan Ghea saat ini sedang dandan tetapi penampilan nya tentu saja tidak ada yang berubah, Ghea selalu menampilkan penampilan cewek tomboy bukan seperti kembarannya yang Feminim, Ghea keluar rumah setelah siap untuk berangkat ke kampus.
Beberapa menit kemudian Ghea sampai di kampus, ia keluar dari mobil yang dibelikan suaminya, membuat yang lain melihatnya terpesona pada tampilan Ghea walaupun tomboy, lalu datang lah Rachel dibelakang bersama dengan Chika sahabatnya.
Kembali terdengar suara riuh ketika melihat kembaran Ghea, membuatnya menoleh ke belakang mendapati duplikat dirinya alis kembarannya, Rachel memeluk Ghea karena sudah lama tidak bertemu jika bukan di kampus.
"Sayangg". panggil seseorang membuat mereka menoleh.
"Pak Andre manggil sayang pada siapa?". Tanya salah satu mahasiswa.
"Mungkin salah satu diantara mereka berdua". Jawab orang disampingnya.
"Ah masa, ngga mungkin deh". Ujarnya pada teman kampusnya.
__ADS_1
"Lihat aja nanti". Ujarnya diangguki oleh nya.
Dan benar saja Andreas memeluk Ghea dan dibalas oleh Ghea membuat semua mahasiswa bersorak melihatnya, ada juga yang iri pada Ghea karena bisa mendapatkan Andreas. tetapi keduanya menghiraukan nya.