Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 53


__ADS_3

Kini Raditya dan kembarannya sedang membuka kado yang mereka dapatkan dari banyaknya orang, Aura juga membantu membuka kado mereka dengan riang, disana juga ada Cleo namun ia hanya bisa melihat dari jauh.


"Kenapa ngga ikutan saayang?". Tanya Anna pada ponakannya.


"Aku takut Aura histeris melihatku". Jawab Cleo pada Anna.


"Ngga mungkin, buktinya tadi kalian tertawa bersama bukan". Ujar Anna pada Cleo.


"Ya memang Aunty, tetapi ntahlah rasanya Cleo takut jika Aura kembali histeris". Ujar Cleo pada Anna.


"Baiklah sayang, Aunty kesana dulu ya". Ujarnya diangguki oleh Cleo.


Sedangkan Raditya serta yang lainnya pun menyadari jika Cleo tidak ikut serta membuka hadiah kado mereka, Geo melihat Cleo yang tersenyum dari jauh sedangkan Aura yang melihat itu merasakan tak enak.


Aura menghampiri Cleo yang terdiam saat dirinya datang, Cleo mundur karena takut Aura berteriak histeris lagi, tetapi Aura semakin mendekati Cleo lalu menggenggam tangan Cleo agar tidak mundur dari nya.


"Ayok ikut sama yang lainnya". Ajak Aura sambil tersenyum tipis.


"Gausah, kamu aja sama yang lainnya". Ujar Cleo pada Aura.


"Ngga, udah ayoo ahh". ujar Aura menarik tangan Cleo.


"Tapi Aur.. ". Ucapan Cleo terhenti oleh Aura.


"Ngga ada tapi yaa, kalau kamu menjauh gara gara kejadian itu, kamu tenang aja, aku bisa mengontrol diri aku kok". Ujar Aura sambil tersenyum menatap Cleo.


"Heum, baiklah kalau begitu". Ujar Cleo sambil tersenyum membalas senyuman Aura.


Anna yang melihat itu tersenyum senang, begitu juga dengan Raditya dan kembarannya, akhirnya mereka membongkar hadiah kado bersama dengan Cleopatra, bahkan kadang mereka berteriak histeris melihat hadiah paling besar.


"Bagaimana sayang? kalian suka?". Tanya Nathan yang datang tiba tiba bersama Clarissa.


"UNCLE NATHAN, AUNTY!". Teriak mereka kecuali Aura yang tidak tau siapa mereka.


"Haii sayangg, Aunty kangen sama kalian, sengaja Aunty titip hadiahnya pada bunda kalian". Ujar Clarissa memeluk mereka satu persatu.


"Wahh Abyan makin lucu ya aunty". Ujar Ghea memegang pipi anak Nathan dan Clarissa.


"Iyaa dong pasti". Ujarnya sambil terkekeh.

__ADS_1


"Eh ini siapa? kok gue baru liat?". Tanya Nathan menatap Aura.


"Itu Aura uncle, adik kita". Jawab Geo padanya.


"Sejak kapan Anna hamil lagi kak?". Tanya Clarissa pada Rangga.


"Bukan anak kandung tapi kita udah nganggap dia anak kita sendiri". Jawab Rangga pada Clarissa.


Mereka berbincang bersama sambil melihat ke arag anak anak yang lanjut membuka hadiah kado tersebut, hingga bagian Aura membuka kado dari Cleo untuk sikembar, Aura merasa terharu melihatnya karena Cleo memberikan kado yang sangat banyak orang inginkan.


"Dek, kenapa?". Tanya Raditya pada Aura.


"Abang, ini hadiah dari Cleo banyak banget yang mau loh". Jawab Aura dengan berkaca kaca.


"Hadiah apa Emangnya?". Tanya Anna pasa Aura.


"Ini mii, bingkai gambar serta foto saat bersama, jarang loh yang memberikan ini saat ulang tahun". Jawab Aura menampilkan hadiah Cleo didepan semuanya termasuk Cleo.


"Wahh makasih yaa dek, kita suka hadiahnya". Ujar Rachel memeluk Cleo.


"Iyaa sama sama kak". Ujar Cleo sambil tersenyum senang pada mereka.


Saat membuka hadiah dari Aura mereka semua senang, karena Aura memberikan hadiah yang sangat lucu sekali, boneka boba untuk kedua kakaknya serta mainan robot untuk kedua abangnya.


Keempatnya menerima dengan baik pemberian Aura serta memeluk Aura bergantian, membuat Aura tersenyum senang diperlakukan seperti itu oleh mereka semua, Cleo menatap Aura yang tersenyum pun senang melihatnya.


"Apa kalian suka sama hadiahnya?". Tanya Aura pada mereka.


"Tentu saja kita suka, makasih ya dek". Jawab Ghea mewakili yang lainnya.


"Iyaa sama sama kak, makasih juga udah nerima hadiah dari aku, padahal yang lainnya memberikan hadiah yang bagus pada abang dan kakak". Ujar Aura menunduk pada mereka.


"Sstt udah gapapa sayang, jangan sedih begitu". Ujar Anna memeluk Aura.


"Iyaa, kita juga senang menerima nya kok, apalagi boneka boba nya sangat lucu". Ujar Rachel memeluk boneka tersebut.


Beberapa menit kemudian mereka beristirahat karena lelahnya membuka banyaknya hadiah, Aura yang tidur memeluk Ghea sedangkan yang lainnya tidur normal, mereka tertidur di lantai tanpa sepengetahuan para orangtua.


"Astaga mas, lihat anak anak". Ujar Anna pada suaminya.

__ADS_1


"Pantas saja suara mereka tidak terdengar". Ujar Rangga menghampiri mereka.


"Mas bantu abang gihh". Ujar Rania pada suaminya.


"Iya sayangg". Ujarnya pada istriinya.


"Berat banget sih padahal badannya kecil". Ujar Nathan menggendong Ghea.


"Ya wajar dia kan makan banyak atau lo aja yang gakuat". ujar Andrio meledek sahabat Rangga.


Kini Anna dan Rangga sedang berbincang bersama dengan yang lainnya setelah memindahkan anak anak ke kamar tidur, walaupun kekurangan personal tetap saja ada yang mereka tertawakan mulai dari Alex yang masih saja bersikap konyol.


Hingga beberapa menit kemudian Nathan dan Clarissa pamitan untuk pulang, Anna dan Rangga mengantar mereka sampai ke pintu depan rumah setelah melihat mobil mereka pergi, keduanya masuk kembali ke dalam rumah.


"Bang, kalau mau pulang, nanti mereka kita yang antar pulang". Ujar Rangga pada Andrio.


"Heum gausahlah , kita ikut tidur disini aja, udah 5watt nih mata gue, takutnya nabrak bawa mobil". Ujar Andrio pada mereka.


"Yaudah sana masuk kamar tamu". Ujar Anna pada abang nya.


"Iyaa ini juga mau, btw kalau anak anak bangun, bangunin abang ya dek". Ujar Andrio pada adiknya.


"Iyaa abangg". Ujar Anna pada abangnya.


Kini tersisa Anna dan Rangga yang sedang duduk di sofa sambil menonton televisi, tanpa terasa keduanya tertidur saling bersandar, Anna yang bersandar di pundak suaminya sedangkan Rangga bersandar di kepala istrinya.


Waktu tak terasa kini sudah jam 5 sore mereka pun terbangun dan melihat anak anaknya yang sedang menatap mereka, kemudian Anna dan Rangga duduk dengan tegak membuat anak anaknya terkekeh menatap keduanya.


"Haha bunda sama ayah lucu juga kalau tidur". Ujar Raditya pada mereka.


"Haha benar bang, apalagi tidur nya saling bersandar begitu". Ujar Ghea pada abangnya.


"Ishh kalian tuh, kenapa jadi ketawain bunda sama ayah, btw kemana yang lainnya? Cleo sama dua kakak kembar kalian?". Tanya Anna melihat sekelilingnya.


"Mereka udah pulang bunda, tadinya kita mau bangunin bunda sama ayah, tapi kata mereka jangan kasian". Jawab Geo pada Bundanya.


Anna yang mendengar itupun mengangguk anggukan kepalanya, lalu kemudian ia menyuruh mereka untuk menonton televisi bersama, sedangkan Anna dan Rangga masuk kamar untuk membersihkan badan mereka.


Hingga beberapa menit kemudian mereka kembali ke ruang tengah, melihat anak anak saling bersandar, membuat keduanya terkekeh melihatnya, lalu memotret momen tersebut yang menurutnya sangatlah lucu.

__ADS_1


__ADS_2