
Baby Cleona dan Baby Arvian anak kembar dari Cleopatra dan Aura, mereka berdua sedang tidur pulas tetapi sangat lucu sekali membuat Aura gemas, begini rasanya menjadi seorang ibu selalu gemas pada anaknya sendiri pikirnya.
"Haii kakak adekk, udah bangun ya anak mami". Ujar Aura sambil tersenyum menatap anaknya.
"Lucu banget sih, gemes dehh". Ujarnya lagi menatap anak anaknya.
"Tentu saja kamu saja menggemaskan honey". Ujar Cleo pada istrinya.
"Jangan gombal deh mas". Ujarnya sambil memalingkan wajahnya.
"Siapa yang gombal, aku beneran loh syang". Ujar Cleo memeluk istrinya dari samping.
"Heum yayaya aku percaya". Ujarnya sambil menatap anak anaknya.
"Anak terus yang di peluk akunya engga?". Tanya Cleo pada istrinya.
"Kan kamu yang meluk aku sayang". Jawabnya pada sang suami.
"Ah iya juga ya". Ujarnya sambil terkekeh.
Sedangkan di kamar Geo dan Luna, mereka sedang menatap anaknya yang tersenyum pada mereka walaupun tidak begitu jelas, tetapi membuat mereka berdua senang melihat kedua anaknya kompak tersenyum manis.
"Anak kita lucu banget sih Hubby". Ujar Luna sambil memeluk lengan suaminya.
"Iyaa sama lucunya seperti kamu sayang". Ujar Geo menatap istrinya.
"Ih kamu bisa aja hubby". Ujar Luna sambil tersenyum malu pada suaminya.
"Kenapa malu gitu syang?". Tanya Geo dengan tersenyum tipis menatapnya.
"Gapapa kok Hubby, udah ah jangan bahas lagi". Jawabnya pada sang suami.
"Hahah iyaa syang ngga". Ujar Geo pada istrinya.
Ting!
...James Suaminya Jasmine...
...Online...
Nih yang lo minta kan fotonya
^^^Wihh makasih brother^^^
Okee santaii aja, ah gimana kabar ponakan gue?
^^^Baik baik aja kok mereka, sini aja lo main sama Jasmine ke rumah kalau kangen biar istri gue adanya temennya tuh kalau Jasmine ke rumah, soalnya gue ada kerjaan di luar yang gabisa ditinggal nih^^^
Ahh siaplah kalau gitu, gue ajak aja Raditya sekeluarga kecilnya kerumah lo gimana?
^^^Okee okee aja sih, yaudah kalau mau kerumah kabarin aja Luna, sementara ia ditemani saMa bunda kok karena masih harus banyak belajar^^^
__ADS_1
Oke deh kalau gituu , eh lo udah baikan? ngga ada lagi musuh kan?
^^^Tenang aja James, gue udah ngga ada lagi musuh karena udah diurus sama bokap^^^
Okee deh, yaudah gue siap siaap mau kesana ya
^^^Okee^^^
Geo menyimpan ponselnya di saku celana, ia langsung berbicara pada Luna tentang pekerjaannya, untung saja Luna memahaminya hanya saja ia tidak mau terjadi apa apa pada Geo, kecelakaan Geo membuatnya trauma apalagi sempat koma selama seminggu.
"Ingat ya selalu kabari bunda atau istri kamu, jangan sampai kejadian waktu itu terjadi lagi". Ujarnya pada putranya.
"Iyaa siap bundaku yang cantik". Ujar Geo pada bundanya.
"Hubby nanti kalau dah sampe kantor kabarin aku, ingat selalu aktifkan ponselnya". Ujar Luna pada suaminya.
"Iyaa sayang pasti ituu". Ujarnya sambil mengecup kening istrinya.
"Yaudah sana kamu berangkat". Ujar Anna pada anaknya.
"Baiklah bunda, sayang aku berangkat ya, bunda aku berangkat jaga istriku yang cantik ini ya bundaku sayang". Ujar Geo padanya.
"Iyaa pastinya, kamu hati hati bawa mobilnya Geo". Ujar Anna diangguki oleh anaknya.
Beberapa menit kemudian setelah Geo pergi ke kantornya datanglah teman Geo serta teman Luna ke rumah kediaman Geo dan Luna, Anna yang melihat itu mempersilakan mereka untuk masuk ke dalam rumah, Luna yang melihat mereka pun senang sekali apalagi melihay keponakannya juga datang.
"Bunda Apakabar?". Tanya Jenni memeluk Anna.
"Kita juga baik bunda, ah semakin berat sekarang badannya bun". Ujar Jenni pada mertuanya.
"Ah tidak apa sayang". Ujarnya dengan tersenyum lembut menatap cucu nya.
"Yaudah kalian berbincanglah, bunda ke kamar dulu". Ujarnya lagi diangguki oleh mereka.
Raditya mengecek CCTV kantor adiknya untuk memastikan sesuatu, Jenni yang melihatnya pun hanya menatap suaminya penasaran, kini mereka sedang berbincang bersama mengenai berbagai hal untung saja kedua anak Luna sudah dipindahkan ke dalam kamar begitupun juga dengan anak Jenni dan Aura.
"Ah ya kapan kalian akan menikah?". Tanya Luna pada James dan Jasmine.
"Nanti juga kita kabarin". Jawab James pada Luna.
"Jangan terlalu lama buat nikah yaa, umur kalian mau masuk kepala tiga". Ujar Raditya yang ikut menimpa.
"Iyaa santaii aja kali mungkin semingguan lagi, iya kan sayang?". Tanya James pada Jasmine.
"Iyaa syaangg". Jawab Jasmine pada kekasihnya.
"Emang kalian ngga iri smaa kita yang tidur ada yang nemenin?". Tanya Cleo menggoda James dan Jasmin.
"Udah jangan digoda mas". Ujar Aura pada suaminya.
"Iyaa Cleo jangan goda mereka entar yang ada mupeng". Ujar Luna pada adik iparnya.
"Hahaha benar jugaa". Ujar Raditya tertawa keras.
__ADS_1
"Kalian ini sangat menyebalkan". Ujar James pada mereka berempat.
Anna yang mendengar dari jauh pun tersenyum kecil melihat mereka, hingga tak terasa Geo pun bersamaan dengan James dan Jasmin yang akan pulang karena Cleo, Aura, Jenni dan Raditya masih ingin berada di rumah kediaman Geo dan Luna.
Geo menyalimi tangan bundanya, lalu menghampiri istrinya yang sedang mengajak anak abangnya bermain, ia duduk disamping istrinya membuat Luna langsung menyalimi tangan suaminya.
"Hubby ngga ada yang ikutin kan?". Tanya Luna pada suaminya.
"Engga ada sayang". Jawabnya sambil tersenyum pada istrinya.
"Syukurlah kalau begitu hubby". Ujar Luna sambil tersenyum manis pada suaminya.
"Ah ya apakabar kalian?". Tanya Geo menatap keempat orang tersebut.
"Kabar kita baik". Jawab mereka dengan kompak.
"Lebih baik kalian makan dulu, daritadi kalian belum makan kan, Geo kamu juga baru pulang". ujar Anna pada mereka.
"Okee siap bunda". Ujar keenam orang tersebut padanya.
Kini mereka sedang makan bersama dengan tenang, hanya terdengar dentingan sendok dan garfu hingga beberapa menit kemudian mereka selesai memakan makanannya, tetapi Luna dan Aura menambah kembali karena mereka sedang menyusui.
"Apakah kalian belum kenyang?". Tanya Cleo menatap keduanya.
"Ya belum lah, bahkan kurang karena kita ibu menyusui". Jawab Luna padanya.
"Ah baiklah kalau begitu". Ujar Cleo sambil beranjak dari duduknya.
"Kamu mau kemana mas?". Tanya Aura pada suaminya.
"Mau lihat Baby Cleo saMa Baby Arvi". Jawabnya pada sang istri.
"Ah baiklah kalau begitu". Ujarnya pada sang suami.
Anna dan Rangga memasuki kamarnya sedangkan anak anak mereka masih berada di ruang tengah, Anna memeluk suaminya karena merasakan bahagia melihat anak anak mereka sudah mempunyai keluarga kecilnya sendiri kecuali Andira dan Mahesa.
Ting!
...Mahesa Putraku...
...Online...
Bunda, help me
^^^Kenapa boy? terjadi sesuatu padamu?^^^
Bukan bunda, tapi orang yang Mahesa suka tidak mempercayai jika aku orang yang setia bunda 😢
^^^Ah baiklah, bunda akan membantumu begitupun juga dengan ayahmu^^^
Baiklah bunda
Anna langsung menceritakan pada suaminya tentang anaknya, Rangga yang mendengar itupun langsung bertindak dan Anna hanya mengikuti langkah suaminya, mereka pamit keluar pada mereka Geo dan Luna.
__ADS_1