Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 112


__ADS_3

Kini semuanya sedang berkumpul dirumah kediaman Yunanda karena kelahiran Aura dan Luna berbarengan, kedua wanita yang kini sudah menjadi seorang ibu pun sedang makan karena terus merasa lapar wajar saja keduanya melahirkan bayi kembar.


"Sayang, minum dulu nih". Ujar Geo pada istrinya.


"Iyaa makasih hubby". Ujar Luna pada suaminya.


"Iyaa sayang sama sama". Ujar Geo mengelus rambut istrinya serta mengecup kening istrinya.


"Ah iyaa nama anak kalian siapa nih?". Tanya Ghea pada kedua pasang suami istri tersebut.


Geo dan Luna serta Cleo dan Aura menoleh bersamaan pada keluarganya yang sebagian ada di rumah sakit, mereka berempat saling pandang hingga akhirnya salah satu dari mereka menjawabnya terlebih dahulu siapa lagi jika bukan Geo.


"Nama anak Geo dan Luna yang pertama adalah Gabriel Xavier Putra Anggara dan yang kedua adalah Gibran Samuel Putra Yunanda". Ujar Geo pada mereka semua.


"Wah panggilannya berarti El sama Sam aja ya? kan ga mungkin keduanya di panggil El atau El sama Er Aja? ". Tanya Anna pada anaknya.


"Terserah kalian deh asal jangan nama yang ngga tertera di namaa anakku". Jawab Geo pada mereka.


"Panggil namanya aja Gibran saMa Gabriel apa susahnya sih". Ujar Rachel pada mereka.


"Udah mendingan kita dengerin namaa anak Cleo saMa Aura sekarang". Ujar Ghea pada mereka semua.


"Ah benar juga, siapa nama cucu mami syang?". Tanya Rania pada keduanya.


"Namanya anak yang pertama adalah Cleona Aurora Putri Candrawangsa dan yang kedua adalah Arvian Xavier Putra Dirgantara, Panggil saja mereka Nana atau Rora dan Arvi atau Vian". Jawab Aura pada mereka semua.


"Wah namanya bagus sekali sayang, halo cucu oma yang ganteng dan cantik". Ujar Rania menatap kedua bayi mungil tersebut.


"Wah anak ayah udah jadi ayah sekarang, apalagi punya dua anak laki laki kembar, sudah dipastikan istrimu akan dicuri oleh anakmu". Ujar Rangga membuat semuanya menggelengkan kepalanya.


"Yah, udah dong jangan di goda terus ihh, kasian tuh mukanya udah cemberut gitu". Ujar Anna sambil mencubit pinggang suaminya.


"Awss sayang sakitt , kenapa dicubit sih?". Tanya Ranga pada istrinya.


"Habisnya nyebelin banget sih, udah jadi kakek tingkahnya kaya anak kecil aja kamu tau ngga Yah". Jawab Anna sambil menatap kedua cucunya.


"Haha iyaa deh maaf ya sayang maaf". Ujar Rangga memeluk istrinya.


"Jangan pamer kemesraan kalian dong, udah tau ada banyak yang belum menikah nih". Ujar Mahesa dengan kesal pada mereka.


"Hahah sorry son". Ujar Rangga tertawa pelan.


Beberapa jam kemudian Luna dan Aura sudah diperbolehkan pulang membuat semuanya berpencar, sebagian membantu Aura sebagian membantu Luna sedangkan kedua ibu muda tersebut sudah digendong terlebih dahulu oleh suaminya.


Anna dan Rangga ikut di mobil Geo karena mereka berdua menggendong cucu nya begitupun dengan Rania dan Reynaldi yang sama sama menggendong cucu mereka dan ikut di mobil Cleo, hingga beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah kediaman Yunanda.


"Wah cicit nya Mommy udah pulang". Ujar Mommy Jinny dan Mommy Alexa bersamaan.

__ADS_1


"Ayok masuk masukk". Ujar Daddy David dan Daddy Dimitri pada mereka.


"Selamat ya cucu opa sekaarang udah jadi seorang ayah, tanggung jawabmu lebih besar syaang, ingat jangan pernah menyakiti hati istrimu Geo". Ujar Daddy David menasihatinya.


"Iyaa opa makasih". Ujar Geo memeluk opanya.


"Ah bagaimana rasanya menjadi seorang ayah?". Tanya Mommy Alexa pada Geo.


"Senang oma, rasanya terharu melihatnya lahir". Jawabnya sambil tersenyum pada omanya.


"Syukurlah kalau kamu merasakan itu, ah ya ngomong ngomong bagaimana dengan kondisi perusahaan mu?". Tanya Mommy Alexa sambil mengajak cucunya masuk.


"Baik oma, bahkan kini sedang berkembang pesat". Jawab Geo padanya.


"Syukurlah kalau begitu". Ujarnya pada cucunya.


Beberapa jam kemudian mereka berpamitan pulang kecuali Anna dan Rangga serta anaknya Geo dan Luna, begitu juga dengan Rania dan Reynaldi serta anak menantunya karena mereka berdua membutuhkan bimbingan dalam mengurus anak apalagi ini anak pertama.


"Bunda ngga mau, Geo gabisa, Geo takut bun". Ujar Geo saat Anna mencobanya menyimpan anaknya dalam pangkuannya..


"Jangan takut, masa kalah sama Cleo syang". Ujar Anna mendekati anaknya.


"Heum baiklah bunda, tapi jangan lepaskan, Geo beneran takut". Ujarnya dengan tangan gemetar.


"Ya ampun Hubby segitu takut nya gendong bayi kecil". Ujar Luna terkekeh melihat suaminya.


"Tanganmu yang bener Geo, jangan sampai membuat anakmu tidak nyaman"..Ujar Rangga yang melihat anaknya.


"Hahaha ya ampun Geo, masa waktu itu lo bisa gendong anak Ghea lah anak lo sendiri gabisa sih". Ujar Raditya pada kembarannya.


"Bedalah bang rasanya". Sahutnya padanya.


Beberapa saat kemudian akhirnya Geo terbiasa menggendong anaknya, bahkan ia sangat senang sekali menggendong anaknya membuat semua yang melihatnya tersenyum senang.


...****************...


Keesokkan harinya seperti yang dijanjikan oleh Anna, ia akan membantu sahabatnya itu tanpa suaminya, kini ia sudah sampai dirumah kediamannya Clarissa terlihat sudah menunggunya diluar rumah dengan ekspresi cemas.


"Ris, lo kenapa?". Tanya Anna menghampirinya.


"Anna cepat masuk anak gue demam tinggi". Jawabnya dengan menarik tangan sahabatnya.


"Gimana bisa sih? makan apa sih anak lo?". Tanya Anna pada sahabatya.


"Ngga tau An, para abang dan kakaknya yang memberikannya". Jawabnya dengan pura pura sedih.


"Hais yaudah gue liat kondisi anak lo". ujar Anna pada sahabatnya.

__ADS_1


"Yaudah ayok An". Ujarnya pada Anna.


Sesampainya di kamar anaknya Anna yang terlebih dulu masuk langsung tergeletak karena menghirup bius, membuatnya langsung pingsan tak berdaya dan Clarisa yang melihatnya langsung memberikan kode pada yang lainnya.


"Maafin gue ya An, suami lo yang minta". Gumamnya saat melihat Anna.


Ting!


...Kak Rangga...


...Online...


Risa, gimanaa berhasil?


^^^Beress kak, Anna udah dibawa ke tempat yang kakak bilang dengan gaun yang udah aku pakaikan^^^


Bagusss!! makasih Ris


^^^Okee kak^^^


Beberapa jam kemudian Anna terbangun dengan tempat yang sama sekali tidak ia kenali, ia ingat tadi masih berada dirumah sahabatnya tetapi sekarang entah ada dimana, hingga suara seseorang membuatnya menoleh.


"An yuk keluar". Ujar Clara padanya.


"Loh kok jadi lo sih? tadikan Clarissa". Ujar Anna merasa heran.


"Udah ikut aja An". Ujar Clara pada sahabatnya.


"Kemana sih?". Tanya Anna padanya.


"Nanti juga lo tau An". Jawabnya pada Anna yang semakin Membuatnya bingung.


Kini Anna sudah sampai ditempatnya, Anna yang berjalan didepan tidak merasakan kehadiran sahabatnya, hingga suara teriakan membuatnya terkejut serta terharu bagaimana tidak mereka memberikan dia kejutan.


Mereka maju satu satu mengucapkan selamat pada Anna, sementara orang yang Anna tunggu tidak terlihat batang hidung hingga suara dibelakangnya membuat Anna menoleh, ucapan suami serta hadiah yang suaminya berikan.


"Makasih sudah sabar menghadapi sikapku, sekali lagii happy birthday my wife". Ujar Rangga padanya.


"Makasih ya mas, aku suka sama hadiahnya". Ujar Anna pada suaminya.


"Iyaa sama sama sayang". Ujar Rangga memeluk istrinya.


...****************...


**Like 👍🏻


Comment

__ADS_1


Vote


Yaa**


__ADS_2