Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 29


__ADS_3

Dirumah Andrio dengan istrinya, mereka sedang menikmati makan siang, Andrio terus saja mengelus serta mencium perut istrinya yang sudah membuncit, ia tak sabar untuk kelahiran anaknya ke dunia.


"Anak daddy baik baik yaa didalam sana". Ujar Andrio sambil mengecup perut istrinya.


"Iyaa daddy". Ujar Michelle seperti anak kecil pada suaminya.


"Aku sangat menantikan kehadiran buah hati kita lahir ke dunia syaang". Ujar Andrio sambil tersenyum pada istrinya.


Pipi Michelle merah merona mendengar kata sayang padahal itu sudah biasa Andrio panggil, Andrio mencium kening istrinya membuat Michelle merona kembali.


"Sayang, hari ini mau kemana gitu?". Tanya Andrio pada istrinya.


"Heumm, aku mau ke danau dekat taman indah mas, ajak yang lainnya juga ya". Jawab Michelle pada suaminya.


"Oke syaang, mas kabari dulu adik mas ya". Ujar Andrio diangguki oleh Michelle.


Anna dan Rangga yang saat itu sedang duduk saja di sofa sambil menonton televisi, tiba tiba suara ponsel Anna berbunyi menandakan ia pun melihatnya ternyata abangnya mengirim pesan.


...Abang Rio...


...Online...


Dek, istri abang pengen ke danau dekat taman indah, pengen ajak yang lainnya juga, kamu mau ngga?


^^^Wahh, asik aku mau dong bang, nanti aku tunggu di rumah Mommy aja yaa^^^


Okeeyy, kitaa berangkat bareng dari sana


^^^Siap bangg^^^


Anna tersenyum senang setelah membalas pesan dari abangnya, Rangga menatapnya seolah bertanya ada apa pada istrinya, Anna memeluk suaminya membuat Rangga membalas pelukan itu.


"Mas kita siap siap". Ujar Anna pada suaminya.


"Haa, siap siap? emangnya mau kemana sayang?". Tanya Rangga pada istrinya.


"Abang Rio ngajak kita ke danau dekat taman indah mas, sama Mommy Daddy juga yang lainnya mas". Jawab Anna dengan tersenyum senang.


"Baiklah ayo kita siap siap". ujar Rangga diangguki oleh Anna.


Beberapa jam kemudian mereka berdua telah sampai di danau, bersama dengan yang lainnya membuat Anna merasa ia sedang piknik, Lion dan Aera berlari lari disekitar sana sambil bermain air gelembung.


"Jangan lari larii, nanti kecebur ke danau baru tau rasa kau". Ujar Andrio pada mereka berdua.


"Kan ada abang Rio, abang Rangga yang akan nolongin". Ujar Lion enteng membuat semuanya tersenyum tipis.

__ADS_1


"Wahh indah bangett yaa, itu Aera liat ada pelangi disana". Ujar Aera menunjuk pada langit bagian barat.


"Wahh iyaa beneran indah loh padahal tadi ga hujan mas". Ujar Anna pada suaminya.


Mereka menikmati momen tersebut, kadang Rangga maupun Andrio mengelus serta mencium perut istrinya, membuat para orangtua tersenyum senang. Daddy David berdiri karena ada yang tertinggal dimobil.


Saat suaminya pergi untuk mengambil sesuatu, Mommy Alexa melihat seseorang di balik pohon, ia menatap dengan tajam untuk memperjelas sampai Mommy Alexa melihat pistol itu akan menembaki Michelle menantunya.


"SAYANGG AWASSS!!!"


DORRR


Mommy Alexa tertembak kaki bagian sebelah kanan, Andrio serta yang lainnya terkejut melihat Mommy Alexa yang tertembak. Karena menolong Michelle dari bahaya. Mommy Alexa langsung tak sadarkan diri karena tidak kuat menahan rasa sakit luka tembakan.


"MOMMY!! ALEXA!!". Teriak mereka membuat Daddy David yang baru saja kembali kaget.


"Cepat cari tau, siapa yang melukai istriku". Ujar Daddy David pada bawahannya.


Daddy David melihat sosok itu yang kabur dari pohon, langsung saja bergerak cepat menuju mobilnya sambil berteriak pada anaknya.


"Andrio bawa Mommy ke rumah sakit, Daddy akan mengejar pelaku itu!!". Teriak nya diangguki oleh Andrio.


"Sial kenapa pula harus ketauan sih!! arghh". Kesal pelaku tersebut.


Daddy David menjalankan Mobil dengan kecepatan tinggi mengejar pelaku tersebut, tetapi tiba tiba saja mobil pelaku tertabrak truck besar membuat ia mengerem langsung mobilnya.


"Mereka berdua meninggal dunia". Ujar polisi yang mengurus kasus tersebut.


"Astaga bagaimana bisa? Dia yang telah menghina anakku?". Tanya Daddy David kaget melihat Keysa bersama lelaki yang entah siapa.


"Tetapi syukurlah dia mendapatkan hukumannya". ujar Daddy David lalu pergi.


Beberapa menit kemudian Daddy David sampai, Disana sudah ada anak dan menantu serta sahabatnya menunggu diluar, ia pun menghampiri mereka.


"Bagaimana keadaan Mommy?". Tanya Daddy David pada anaknya.


"Mommy masih di periksa dad". Jawab Andrio pada Daddy nya.


"Daddy udah menangkap pelaku nya?". Tanya Anna yang sedaritadi diam.


"Mereka sudah kembali pada tuhannya". Jawab Daddy David pada mereka.


Semuanya kaget mendengar apa yang Daddy David ucapkan, terutama Michelle yang tadinya akan ditembak oleh seseorang itu. Anna menatap pada daddy nya seolah bertanya apakah benar.


"Ya pelaku yang telah menembak Mommy adalah Keysa yang menghina kamu sayang". Jawaban Daddy David membuat mereka kaget.

__ADS_1


"Belum ada kapoknya yaa dia". Geram Rangga.


"Udah mas, tuhan udah memberikan dia pelajaran yang setimpal".Ujar Anna mengelus tangan suaminya.


Hingga beberapa menit kemudian keluar dokter yang telah menangani Mommy Alexa, semuanya serentak berdiri saat dokter keluar apalagi Daddy David yang merasakan cemas pada istrinya.


"Bagaimana keadaan istri saya dok?".Tanya Daddy David padanya.


"Operasi nya berjalan dengan lancar, peluru juga sudah dikeluarkan, pasien akan segera kami pindahkan ke ruangan". Jawab Dokter membuat semua nya lega.


"Terimakasih dokter". Ujar Daddy David diangguki oleh dokter tersebut.


Sekarang Mommy Alexa sudah dipindahkan ke ruangan khusus, namun ia masih belum tersadar membuat mereka cemas menunggunya, hingga beberapa menit kemudian Anna melihat jari Mommy nya bergerak langsung saja memanggil dokter.


"Syukurlah kondisi nyonya baik baik saja, hanya tidak boleh banyak bergerak selama luka operasi belum mengering". Ujar Dokter pada mereka.


"Terimakasih dok, kira kira kapan bisa pulang?". Tanya Mommy Alexa padanya.


"Kemungkinan besok jika cairan inpusan telah habis, karena baru saja ditambah". Jawab Dokter tersebut diangguki oleh nya.


Michelle memeluk pelan tubuh mertuanya, ia merasa bersalah membuat Mommy Alexa terbaring di ranjang rumah sakit, Mommy Alexa mengelus rambut Michelle.


"Maaf ya mommy, garagara nolongin aku jadi kaya gini". Ujar Michelle pada Mommy Alexa.


"Gapapa sayang, Mommy tidak mau kamu dan cucu Mommy kenapa napa". Ujar Mommy Alexa mengelus Michelle layak putrinya sendiri.


"Yaa tapi ga harus mengorbankan mommy". Ujar Michelle terisak.


"Ssstt udah jangan nangis,, Mommy kan gapapa nihh buktinya Mommy ada didepan kamu". Ujar Mommy Alexa mengusap air mata Michelle.


Rangga dan Anna pamitan akan pergi beli makan ke kantin, serta menanyakan apakah mereka akan menitip makanan atau tidak nya, sesampainya di kantin Anna melihat sahabatnya yaitu Amanda.


"Amanda!!". Teriak Anna membuat Amanda menoleh.


"Ehh An, kak Rangga, kalian sedang apa disini? ada yang sakit apa mau cek jenis kelamin?". Tanya Amanda menghampiri mereka berdua.


"Iyaa Mommy sakit tertembak oleh Keysa itu". Jawab Anna pada sahabatnya.


"Apaa!!! bisa bisanya diaa!". Geram Amanda namun segera Anna menjelaskan bahwa Keysa telah diberi hukuman oleh tuhan.


"Astaga". Ujar Amanda kaget.


Mereka pun akhirnya terpisah karena Amanda harus segera ke ruangan adiknya yang di rawat karena tertabrak motor, sedangkan Anna dan Rangga masih memesan makanan.


Maaf dari kemarin susah banget buat update nya, padahal udah nulis sebenarnya:(

__ADS_1


__ADS_2