Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 99


__ADS_3

Waktu tak terasa kini pernikahan Raditya dan Jennifer akan segera dilaksanakan dalam beberapa menit lagi, Raditya menunggu dengan gugup di altar sedangkan Andrio menepuk pundak ponakannya agar tenang, untuk Jennifer yang akan mengantarnya adalah Tania sendiri ke altar.


"Tenang bangg, tarik nafas lalu buangg". Ujar Rangga padanya.


"Gugup banget tau Ayah". Ujarnya pada Andrio.


"Iyaa ayah tau bang, karena ayah juga pernah di posisi abang". Ujar Andrio sambil terkekeh.


"Aduh ayah coba pegang tangan Adit dingin gini". Ujarnya pada Andrio.


"Haaha ya ampun abangg tenang jangan tegang mulu". Ujarnya tertawa pelan .


Hingga beberapa menit kemudian Jennifer datang di dampingi oleh Tania sebagai wali nikahnya, Tania meresakan genggaman tangan anaknya yang bergetar, ia mengulum senyumnya ketika tangan anaknya sangat dingin karena gugup.


"Tenang sayang, jangan gugup gini, tarik nafas pelan pelan lalu keluarkan". Ujar Tania berbisik pada anaknya.


"Iyaa bunda". Ujarnya pada Tania.


"Silahkan untuk mempelai perempuan untuk menaiki altar". Ujar Geo yang sebagai MC di pernikahan abangnya.


"Raditya, bunda titipkan pada kamu anak satu satunya bunda Jennifer Putri Aurora, jagalah Dia baik baik, sayangi dia cintai dia, jangan pernah kamu sakiti hatinya , jangan kau hancurkan mentalnya, jangan bermain fisik ya Dit, jika kamu sudah bosan padanya tolong pulangkan Jenni pada bunda, jadilah suami yang bertanggung jawab dan bisa membimbing keluarga kecil kamu kelak". Ujar Tania pada Raditya.


"Bunda". Lirih Jenni menatap bundanya.


"Baik bunda, Raditya janji akan membuat Jenni bahagia, tidak akan menyakiti nya secara fisik maupun batin serta mentalnya bun, Raditya akan menjaga Jenni dengan sepenuh hati bila perlu Raditya mengorbankan hidup dan mati untuk Jenni bun". Ujar Raditya menatap Jenni yang menatapnya berkaca kaca.


Beberapa menit kemudian mereka berdua akhinya sah menjadi pasangan suami dan istri, semuanya mengucapkan selamat pada keduanya hingga beberapa menit kemudian sang fotografer menyuruh pengantin untuk bergaya.



Semuanya sontak bahagia melihat kedua nya di foto, Anna memeluk besannya Tania merasa senang melihat Raditya dan Jenni sudah sah menjadi pasangan suami dan istri, Tania membalas pelukan dari besannya sungguh ia tidak menyangka anaknya mendapatkan Geo dari keluarga yang terpandang.


Ghea datang dengan keluarga kecilnya menghampiri Raditya dan Jenni yang sedang duduk, Raidtya yang melihat ponakannya berlari ke arahnya pun langsung membuka tangannya lebar, setelah nya menggendong anak dari saudara kembarnya dengan gemas.


"Selamat ya abang, akhirnya nyusul nikah juga". Ujar Ghea memeluk tubuh abangnya.


"Selamat ya kak, sekarang udah sah jadi istri abang aku paling nyebelin". Ujarnya sambil terkekeh.


"Jangan dengerin omongan dia Yang". Ujar Raditya pada istrinya.


"Ahaha abang pasti malu kan". Ujar Ghea padanya.


"Udah Syaang, jangan berdebat antrian panjang nih". Ujar Andreas pada istrinya.


"Ah iyaa benar yaudah yuk mas". Ujarnya pada suaminya.

__ADS_1



"Wah gue kelangkahin lagi". Keluh Andra saat sampai di pelaminan.


"Selamat ya Raditya dan Jenni". Ujar Cinta sambil tersenyum ramah..


"Iyaa terimakasih kak". Ujar keduanya pada Cinta.


"Ternyata bukan hanya Geo yang belum menikah tetapi abang juga belum". Ujar Geo terkekeh pada Andra yang kesal.


Beberapa jam kemudian acara pernikahan Raditya dan Jenni pun selesai, mereka kembali ke rumah kediaman mereka masing masing , kamar Raditya sudah dihias sedemikian rupa dengan banyaknya bunga di atas kasur.


Ting!


...Laluna Sayang...


...Online...


Geo aku mohon jangan mendiamkan aku seperti ini, aku minta maaf Geo karena selalu mengulur waktu 😢


Aku rindu sikap kamu yang dulu Geo, jangan diamkan aku seperti ini 😔


Geo, kenapa ngga balas pesanku? kamu marah?


Geo 😢


Anna yang sedaritadi mendengar suara ponsel putranya terus berbunyi pun menatapnya, Geo terlihat sedang melamun tanpa menyadari ponselnya berbunyi membuat Anna berpikir mungkin saja Geo dan Luna bertengkar namun tidak menunjukkannya di depan mereka semua.


"Sayang, hey boy kamu kenapa heum?". Tanya Anna mengelus pundak anaknya.


"Ah Geo gapapa bunda". Jawab Geo padanya.


"Jangan bohong sama bunda sayang, cerita sama bunda kenapa". Ujarnya pada putranya.


"Gapapa bunda, beneran". Ujar Geo pada bundanya.


"Sayang, bunda tau kamu pasti sedang ada masalah dengan Luna Kan? daritadi ponsel kamu berbunyi mungkin dari Luna". Ujar Anna pada putranya.


"Heum ya bun, sebenarnya hanya masalah kecil ko". ujarnya pada bundanya.


"Beneran masalah kecil?". Tanya Anna pada putranya.


"Beneran bunda". jawab Geo padanya.


"Heum baiklah kalau begitu, jangan lama lama bertengkarnya ya syaang". Ujarnya pada putranya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian mereka semua masuk kedalam kamarnya masing masing, begitupun dengan pengantin baru yang sudah masuk sedaritadi karena lelahnya, dikamar pengantin Raditya dan Jenni sudah mengganti pakaian mereka.



Mereka tidak langsung melakukan malam pertama karena kebetulan Jenni sedang datang bulan, membuat Raditya harus sabar menunggu selama seminggu, keduanya bercanda riang bersama di atas kasur tidak terlihat gugup karena mereka berdua sudah sah menjadi suami dan istri.


"Sayang akhirnya kita nikah juga ya". ujarnya pada Jenni.


"Iyaa sayang, aku masih ngga nyangka loh kita udah nikah, serasa mimpi tau ngga". Ujar Jenni pada Raditya yang kini sudah menjadi suaminya.


"Bukan mimpi sayang ini nyata, buktinya aku tadi mencium bibir istriku ini". Ujarnya menggoda sang istri.


"Udah ah jangan godain aku ih". ujarnya pada Raditya.


"Hahaha iyaa deh iya sayang, mending kita tidur pasti lelah kan tadi". Ujar Raditya pada istrinya.


"Iyaa sayang". Ujar Jenni pada suaminya.


Keesokkan harinya Anna melihat pemandangan yang sangat indah, saat ia akan menuju dapur ia melihat Jenni dan Raditya yang sedang memasak, biasanya pengantin baru akan bangun kesiangan tetapi mereka sebaliknya membuat Anna tersenyum.



"Pagi sayang, lagi masak apa nih?". Tanya Anna menghampiri mereka berdua.


"Pagi bunda, ini lagi masak sarapan bun". jawab mereka berdua kompak membuat Anna tersenyum.


"Kalian ini ya pengantin baru, harusnya masih bermanja manja di kamar, ini malah udah di dapur aja". Ujar Rangga dibelakang istrinya.


"Biarlah Yah, lagian Jenni yang menginginkannya". Ujar Raditya pada ayahnya.


"Heum baiklah, kalau begitu kita tinggal ya". Ujarnya diangguki oleh keduanya.


Beberapa menit kemudian kini mereka sedang sarapan bersama, Lion dan Aera pun ikut sarapan bersama karena mereka menginap dirumah kediaman Anna dan Rangga, begitu juga dengan anak anaknya yang sudah menikah dan mempunyai anak.


"Wah masakan siapa nih? enak banget". Ujar Ghea pada mereka.


"Masakan pasutri sayang". Ujar Anna menatap anaknya.


"Wah kalian yang memasak ternyata, sangat couple goals". Ujar Kenzo dengan tersenyum tipis.


"Iyaa dong, emangnya kalian aja yang bisa couple goasl, aku dan Jenni juga bisa". Ujarnya pada mereka semua.


Beberapa menit kemudian mereka selesai memakan sarapannya sampai habis, karena memang sarapan yang dibuat oleh keduanya sangat pas lidah mereka semua membuat keduanya senang melihatnya, apalagi Jenni yang merupakan menantu dikeluarga ini.


Terimakasih tuhan, kau mempertemukan aku dengannya. Batin Jenni menatap suaminya.

__ADS_1


__ADS_2