Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 25


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Andrio telah pulang dari rumah sakit, bersama calon istrinya ia dibantu membereskan bajunya, sedangkan yang lainnya akan menunggu dirumah.


"Sayang". Panggil Andrio padanya.


"Iya kenapa sayang?". Tanya Michelle membalikan badannya.


"Rasanya aku udah ga kuat pengen nikah deh". Jawab Andrio membuat Michelle merona.


"Kenapa memangnya?". Tanya Michelle penasaran.


"Karena aku mau saat aku akan tertidur maupun bangun tidur ada kamu disampingku sayang". Jawab Andrio memeluk Michelle dari belakang.


"Udah deh mending kamu diem dulu yaa, aku lagi beresin baju kamu sayang". Ujar Michelle pada Andrio.


Andrio pun hanya melihat gerak gerik Michelle yang kesana kemari, ingin membantu tetapi dilarang oleh Michelle. Hingga beberapa menit kemudian Michelle selesai membereskan nya.


"Hayu sayang kita pulang". Ajak Michelle padanya.


"Pulang? kamu bawa mobil sayang?". Tanya Andrio pada kekasihnya.


"Bawa sayang, udah ah ayo". Jawab Michelle sambil menggenggam tangan calon suaminya.


"Kamu tunggu dulu disini, aku bawa dulu mobilnya kesini yaa". Ujar Michelle diangguki oleh Andrio.


Beberapa menit kemudian Michelle tiba dimana Andrio menunggunya, ia keluar untuk memasukkan barang barang ke bagasi, lalu membantu Andrio masuk ke dalam mobil.


"Aku ngerasa ngga berguna tau ngga sih". Ujar Andrio setelah duduk dikursi.


"Ngga berguna gimana maksud kamu?". Tanya Michelle sambil menjalankan mobilnya.


"Aku kan cowok sayang, masa kamu yang angkat barang, yang nyetir juga". Jawab Andrio pada nya.


"Sssttt jangan bilang kamu ngga berguna syaang, kamu baru aja sembuh, wajarr". Ujar Michelle padanya.


Selama perjalanan menuju rumah, Andrio selalu menempel pada Michelle, seakan terbalik karena biasanya yang akan manja adalah perempuan namun ini malah lelaki.


"Sayang, lepas dulu dong aku kesusahan nyetirnya". Ujar Michelle pada nya.


"Ngga mau sayangg". Ujar Andrio merengek padanya.


"Ishh yaudah udah jangan merengek gitu".Ujar Michelle diangguki oleh Andrio.


Satu jam kemudian mereka sampai Dikediaman rumah Anggara, Andrio pulang disambut oleh para sahabatnya yang lain, Rangga membantunya untuk masuk ke dalam rumah.


"Semoga selamanya tetap sehat sehat ya sayang". Ujar Mommy Jinny memeluk Andrio.


"Terimakasih mom". Ujar Andrio padanya.


"Michelle sayang, kamu kah calon istri Andrio?". Tanya Mommy Jinny yang baru tau wajah Michelle.


"Iyaa tante". Jawab Michelle dengan tersenyum tipis.


"Ahh baiklah silahkan duduk". Ujarnya dianggguki oleh Michelle.


Mereka asik berbincang riang bersama, bahkan ada yang melawak siapa lagi jika bukan pasangan yang satu ini Clara dan Alex, mereka cocok jika seleranya humor terus.


"Hahha parah lo Clar, ngga mungkin lahh Alex bisa hamil, dari mana coba". Ujar Clarisa pada nya.


"Ya kan gue pernah liat ada lelaki hamil di film loh". Ujar Clara polos pada mereka.


"Itu cuman film sayang, bukan kenyataan ish". Ujar Alex dengan cemberut pada kekasihnya.

__ADS_1


"Ga lucu kamu cemberut kaya gtuu sumpahh". Ujar Clara membuat yang lain tertawa.


"Ishh bukannya bujuk malah makin menjadi, tau ahh kamu mahh". Ujar Alex sambil membelakangi Clara.


"Kamu tuh perempuan apa lelaki sih? masa ngambek gituu". Ujar Clara semakin membuat Alex kesal bukan main.


"Fiks lo tuh kaya perempuan tau ngga Lex". Ujar Nathan padanya.


Michelle merasa terhibur berada disini, ia yang biasa nya menyepi dirumah sekarang berada di rumah Andrio yang ramai banyaknya orang, membuat nya menghangat melihat suasana sekarang.


"Sebentar lagi kamu akan menjadi bagian dari kita syaang". Ujar Daddy David mengelus rambut Michelle.


"Iyaa dad". Ujarnya pada Daddy David.


"Oh iyaa Rania ga kesini?". Tanya Andrio pada mereka kecuali Michelle yang tidak tau.


Siapa Rania?. Batin Michelle bertanya.


"Nanti dia akan kesini, dia lagi dalam perjalanan kesini katanya". jawab Daddy Dimitri setelah melihat ponselnya.


"Sayang, Rania itu adik nya Rangga suaminya Anna, kamu jangan berpikir yang engga engga". Ujar Andrio saat melihat Michelle diam saja.


"Eum maaf aku sempat berpikir yang engga engga". Ujar Michelle malu .


"Iyaa gapapa sayang". ujar Andrio pada Michelle.


"Woyy ngopi ngapa Ngopii, diem diem bae". Celetuk Alex tiba tiba.


"Lo kenapa sih Lex? stres lo?". Tanya Rangga pada sahabatnya.


"Enak aja lo, yaa gue warass lahh". Jawab Alex kesal padanya.


Semuanya menoleh pada Alex yang sudah berdiri, para sahabatnya siap siap menutup telinganya, karena sudah tau suara sahabatnya akan seperti apa jika bernyanyi saat bercanda.


Tetapi kenyataan suara Alex membuat semuanya terpana termasuk Clara sebagai pacarnya, Alex sangat mendalami nyanyiannya membuat semuanya juga ikut bernyanyi walau ada bagian yang tidak hafal.


...Semata karenamu...


Apalah arti cinta yang indah


Apalah arti cinta dan sayang


Slalu terhalang masalah lama


Tentang rasa percaya..


Hati yang ku jaga slalu..


Untuk dirimu yang mengeluh..


Tentang pribadi yang slalu salah..


Di pandangan mu sayang..


Tapi ku tetap terus melangkah..


Karena ku tak mau berpisah..


Hilang kan semua curiga..


Yang membuat kita trus berjarak.

__ADS_1


Percayalah pada diriku.


Ku kan slalu menjagamu.


Hingga akhir hidupku.


Malam bantu aku.. Tuk luluhkan dia..


Bintang bantu aku.. Tuk tenagkan dia..


Dari rasa cemburu, dari rasa curiga..


Karena hati ini kusimpan, hanya untukmu.


Tenangkan dirimu, kau terlalu jauh.


Sebenarnya aku, tak seburuk itu..


Semua perjuanganku, dibelakang dirimu.


Semata karenaku, tak mampu hidup tanpamu.


(Yang baca tau lagunya pasti nyanyii ,kecualii yang baru tau coba cari di youtube, enak kok lagunya menurut aku sih hehe)


Alex menyelesaikan nyanyiannya, semuanya bertepuk tangan karena kali ini Alex menyanyikan lagu yang sangat membuat semuanya terpana. Alex menatap Clara sambil tersenyum manis, membuat Clara tertegun melihatnya, seakan Alex yang sekarang berbeda dengan beberapa menit yang lalu.


"Wahh suara kak Alex bagus bangett". Ujar Anna sambil tersenyum pada Rangga.


"Kamu muji kakak , tapi liatnya malah ke suami". Ujar Alex pada Anna.


"Ya biarin toh, gimana aku wlee". Ujar Anna sambil menjulurkan lidahnya pada Alex.


Andrio menatap Michelle dengan tersenyum, membuat Michelle merona ditatap seperti itu oleh Andrio, semuanya menatap pasangan masing masing setelah mendengar lagu yang dinyanyikan oleh Alex.


Hingga suara Lion dan Aera mengalihkan perhatian mereka semua, betapa terkejutnya mereka melihat tingkah keduanya bagai tom and Jerry.


"Harusnya abang ituu ngalah dong sama akuu". Ujar Aera pada Lion.


"Ngalah? ngga mauu". Ujar Lion padanya.


"Siniin ngga mainan akuu". Ujar Aera mengejar abangnya.


"Ngga mau, ngga mauuu, ini punya abanggg". Ujar Lion terus berlari kesana kemari di kejar oleh adiknya.


"Ihhh abang ngga pantass buat mainin ituuu". Ujar Aera pada Lion.


"Cukupp, Stoppp, kalian kenapa sihh? ada apa?". Tanya Daddy David menghampiri keduanya.


"Itu abang, ngambil mainan aku dad". Jawab Aera pada daddy nya.


"Mana mainannya?". Tanya Daddy David pada Lion.


"Ini dad". Lion memberikan mainan itu padanya.


"Yaa ampun Aera sayangg, ini mobil mobilan yang buat cowok, Aera harusnya main barbie jangan mobil syang". Ujar Daddy David dengan lembut pada putrinya.


"Ya tapi Aera sukanya main mobil dad". Ujar Aera padanya.


"Yaudah kalian mainnya barengan dong, jangan kaya gitu". Ujar Daddy David diangguki oleh mereka berdua.


Semuanya yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya sambil tertawa pelan, Aera akan menjadi apa besar nanti jika suka mainan yang dimiliki cowok, apa bakalan jadi tomboy? pikirnya.

__ADS_1


__ADS_2