Dosenku Adalah Suamiku

Dosenku Adalah Suamiku
Bab 113


__ADS_3

Kedua pasang suami istri sedang di bantu oleh para orangtua cara mengurus bayi kembar mereka, baik Aura dan Luna memperhatikan cara Mami Rania dan Bunda Anna yang sedang mengelap sikembar sementara dua bayi lagi dibantu oleh Rachel dan Ghea yang sudah pro.


"Wah gemes banget sih ponakan aunty". Ujar Rachel menatap keponakannya.


"Iyaa kak, menggemaskan sekali mereka inii, aku jadi teringat saat Bintang Bulan kecil". Ujar Ghea padanya.


"Bukankah mereka memang masih kecil?". Tanya Rachel sambil terkekeh.


"Maksudku saat mereka masih bayi kak". Jawabnya dengan cepat.


Anna yang mendengar perkataan mereka pun sama mengingat saat anak anaknya masih bayi, begitupun dengan Rania yang menatap anak anaknya mengingatkan bagaimana dulu ia berjuang untuk melahirkan mereka kedunia, terdengar suara bayi menangis membuat Rania tersadar.


"Wah cucu oma haus sayang?". Tanya Rania pada cucunya Baby Cleona.


"Sabar ya sayang, mami kamu lagi kasih susu buat Baby Arvian nanti giliran sama kamu ya sayang". Ujar Rania sambil menimang cucunya.


"Pintarnya cucu oma heum". Ujarnya sambil tersenyum gemas menatap cucunya.


"Kak Luna, ini anak kamu nangis dua duanya, gimana dong? ". Tanya Aura panik melihat kedua ponakannya menangis.


"Yaa gapapa tinggal dikasih susu aja keduanya, bisa dibarengkan kok". Jawab Luna yang sudah belajar agar tidak panik.


"Yaudah kalau gitu kita ke kamar sayang, masa mau kasih baby susu didepan semua orang". Ujar Geo pada istrinya.


"Ah benar juga, yaudah kamu gendong Baby Gabriel hubby". Ujar Luna pada suaminya.


"Baiklah sayang". Ujar Geo sambil menggendong anaknya.


"Yaudah kalau gitu kita ke kamar dulu ya bun". Ujar Luna pada Anna.


"Iyaa syaang hati hati naik tangga nya". Ujar Anna diangguki oleh keduanya.


Bintang dan Bulan menghampiri adik mereka yang sedang tidur setelah diberikan disusui oleh Aura, mereka menatap gemas adik kecil mereka berdua bukan hanya Bintang dan Bulan yang melihat, melainkan Kendra dan Keynan juga melihat adik kecil mereka yang sangat lucu.


"Bunda gemesin banget sih baby nya". Ujar Bintang pada Ghea.


"Iyaa sayang gemas bukan, sama seperti kalian dulu saat masih kecil". Ujar Ghea pada anak anaknya.


"Oh iyakah bunda?". Tanya Bulan padanya.


"Benar apa yang dibilang oleh bunda syang". Jawab Andreas menghampiri mereka.


"Ayahh darimana saja? kok kita tidak melihat ayah sedaritadi?". Tanya Bulan padanya.


"Ayah di taman belakang sayang". Jawabnya sambil mengelus rambut putrinya.


"Ngapain ayah ditaman?". Tanya Bintang padanya.

__ADS_1


"Ayah sedang membicarakan bisnis tadi bersama rekan ayah ditelpon". Jawabnya pada Bintang.


"Ohh gitu, yaudah kalau gitu". Ujar Bintang sambil kembali fokus menatap adiknya.


Beberapa jam kemudian semuanya berpamitan dari rumah kediaman Yunanda, hanya menyisakan beberapa orang di dalam rumah tersebut, Ghea serta yang lainnya pulang ke kediaman mereka masing maisng.


Sedangkan Anna dan Rangga tetap berada di rumah kediaman Keluarga Yunanda, begitupun juga dengan Rania , Reynaldi, Cleo, Aura, Geo, Luna dan anak anak mereka juga akan menginap dirumah kediaman keluarga Yunanda, Rangga dan Anna sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kamarnya.


"Ayah". Panggil Anna pada suaminya.


"Iyaa kenapa sayang?". Tanya Rangga pada istrinya.


"Sebentar lagi Andira akan memasuki usia yang ke 22tahun, akankah ia menikah dengan cepat?". Tanya Anna pada suaminya.


"Tentu saja tidakk akan, karena ia masih tetap ingin berkarir kamu juga dengarkan apa yang diucapkan oleh Andira saat kamu bertanya tentang pernikahan". Ujar Rangga pada istrinya.


"Ah benar juga ya Yah". Ujarnya sambil memeluk lengan suaminya.


"Iyaa syang, udah yuk sekarang lebih baik kita istirahat Syaang, kamu sedaritadi belum. ada tidur loh". Ujar Rangga pada istrinya.


"Iyaa Ayok Yah". Ujarnya sambil memeluk lengan suaminya.


Ting!


...Luna Sayang...


Bundaa help mee 🤧


^^^Kenapa syaang? ada apa?^^^


Baby Gibran sama Gabriel menangis bunda, ngga tau kenapa 😭😭


^^^Pup ngga syaang? atau haus mungkin^^^


Ngga tau bunda 😭 Hubby udah tidur duluan nyebelin banget dibangunin susah bunda 😭😭


^^^Astaga anak ituu bukannya nemenin istrinya malah tidur, yaudah tunggu ya syaang bunda ke kamar saMa ayah^^^


Iyaa bunda cepetan 😭


Anna menatap suaminya yang menatap penasaran pada nya, Anna tanpa basa basi langsung menarik tangan suaminya keluar dari kamar, akhirnya mereka tidak jadi tidur karena kabar dari Luna padanya, Rangga kebingungan tetapi ia hanya menuruti istrinya saja.


"Sayang sebenarnya ada apa?". Tanya Rangga yang pada akhirnya penasaran.


"Anakmu Yah, ngga bisa apa ya bantuin istrinya jaga baby". Jawabnya dengan kesal.


"Geo maksud kamu syang?". Tanya Rangga pada istrinya.

__ADS_1


"Yaiyalah masa Radit sih". Jawabnya dengan kesal.


"Sayang, kamu didalam?". Tanya Anna dari luar kamar Luna dan Geo.


"Iyaa bun, masuk aja". Jawabnya dengan suara seraknya.


Anna dan Rangga memasuki kamar Luna dan Geo, betapa terkejutnya Rangga melihat putranya asik tertidur padahal kedua anaknya menangis, pantas saja istrinya begitu kesal karena sekarang pun Rangga kesal melihat nya.


"Geo!! bangun kamu!!". Teriak Rangga pada anaknya.


"Ayah? kenapa sih yah? ganggu tidur Geo aja tau ngga". Ujarnya dengan suara mengantuk.


"Kamu lupa apa gimana sih? kedua anak kamu nangis ngga denger apa yaa?". Tanya Rangga sambil menjewer telinga anaknya.


"Aww Aduhh ayahh sakitt lepass yah!!". Teriak Geo padanya.


"Sakit? lebih sakit mana Luna yang melahirkan keduaa anakmu, berjuang hidup dan matinya?". Tanya Rangga kesal.


Geo terdiam, ia baru menyadari jika kini istrinya sudah melahirkan sedangkan Luna sedang menenangkan anaknya dibantu Oleh Anna, hingga beberapa menit kedua anaknya sudah tertidur lelap dan keduanya diletakkan di box bayi.


"Sayang, maafin aku ya karena aku tidak bangun, kamu jadi kerepotan". Ujar Geo menghampiri istrinya.


"Iyaa gapapa". Ujarnya tanpa memandang suaminya.


"Sayang, jangan diamkan aku seperti ini dong". Ujar Geo pada nya.


"Udah aku gapapa kok, bunda ayah makasih yaa, maaf ngerepotin kalian berdua"..Ujar Luna menatap keduanya.


"Iyaa sayang gapapa, kalau misalnya anak bunda yang satu ini tidak bisa dibangunkan kamu bilang aja sama bunda ya syaang". Ujar Anna pada menantunya.


"Iyaa makasih ya bunda sekali lagi"..Ujarnya sambil tersenyum tipis pada mertuanya.


Beberapa menit kemudian Anna dan Rangga kembali ke kamar mereka, sedangkan di kamar Geo dan Luna masih perang dingin karena Luna mendiamkan suaminya tersebut, Geo mendekati istrinya yang sedang menatap pemandangan.


"Sayang, maafin aku dong, please". Ujar Geo padanya.


"Heum ya gapapa kok". Ujarnya pada sang suami.


"Sayang, kamu boleh hukum aku apa aja terserah tetapi jangan mendiamkan aku seperti ini sayang, aku mohon". Ujar Geo padanya.


"Heum baiklah Hubby, hukuman kamu tidak mendapatkan jatah selama sebulan". Ujar Luna dengan santai.


Geo yang mendengar itupun terkejut tetapi ia tidak bisa membantah karena sudah mengatakan pada istrinya, Geo hanya bisa menahan tidak mendapatkan jatah selama sebulan, dia memeluk istrinya dari belakang.


.....................


Maaf ya cuman bisa update satu, HP ku gampang ngeblank wajar aja sih udah lima tahun dari zaman sekolah :#

__ADS_1


__ADS_2