
Geo dan Laluna sedang berada di kampus, mereka berdua masih status pacaran belum menikah seperti yang lainnya, bahkan Natalia dan Marselina saja belum menikah padahal umur mereka sudah cocok untuk menikah, tetapi mereka masih asik dengan karirnya.
"Sayang, kita ke mall ganti baju". Ujar Geo pada Laluna.
"Baiklah, ayok syang". Ujarnya pada Geo.
"Kamu mau beli baju apa syaang?". Tanya Geo yang kini sedang menyetir mobilnya.
"Apa aja deh, kan aku gabawa uang cash". Jawab Laluna padanya.
"Baiklah kita beli baju couple aja ya". Ujar Geo pada nya.
"Yaudah terserah kamu aja". Ujarnya pada Geo.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di sebuah mall, Geo menarik tangan kekasihnya ke sebuah toko jaket yang sedaritadi menarik perhatiannya, Laluna hanya bisa mengikuti Geo yang menarik tangannya sampailah Geo membeli jaket couple.
"Kita cobain dulu syaang". Ujar Geo pada kekasihnya.
"Iyaa Ayok cobain dulu". Ujarnya pada Geo.
"Wah cocok nih, mbak bisa tolong fotokan?". Tanya Geo pada pegawai disana.
"Boleh tuan". Jawabnya mengambil ponsel Geo.
Geo menatap foto hasil pegawai tersebut ia mengucapkan terimakasih serta memberikan tips untuknya, membuat pegawai tersebut senang dengan tips yang diberikan oleh Geo membuat para pegawai yang lain iri melihatnya.
"Lun, kamu kapan siap nikah??". Tanya Geo menatap kekasihnya.
"Heum aku masih butuh waktu Geo, maafkan aku ya". Jawabnya sambil menunduk.
"Aku selalu memberikan kamu waktu Luna, bahkan saat sebelum abang kembaranku menikah, jika kamu memang tidak siap menikah bilang saja, jangan terus menerus mengulur waktu, aku bisa menikah tanpa cinta pada orang lain jika kamu mau". Ujarnya sambil dengan lembut namun tegas.
"Maaf Geo, maafin aku hiks hiks jangan sayang hiks jangan nikah sama orang lain please hiks hiks". Ujarnya memeluk Geo sambil terisak .
"Huft udah syang, maafin aku ya, aku akan menunggu jika kamu sudah siap". Ujarnya menghapus air mata kekasihnya.
"Makasih Syaang makasih karena kamu selalu ngertiin aku, padahal aku engga". Ujar Laluna padanya.
"Iyaa syang, udah jangan nangis lagi ya, kita mau lanjut jalan loh". Ujar Geo padanya.
"Iyaa ini udah ngga nangis kok". ujarnya sambil tersenyum tipis pada Geo.
Mereka melanjutkan perjalanan nya menuju basecamp tempat dimana Geo, Raditya, Cleo dan James berkumpul bersama pasangan mereka, sesampainya dii basecamp Geo dan Laluna menghampiri mereka yang sedang berdiskusi.
"Baru dateng bro". Ujar James pada Geo.
"Haha iyaa nih". Ujarnya dengan tertawa kaku.
__ADS_1
"Btw disini yang udah nikah ada dua pasang yang belum nikah juga dua pasang". Ujar James pada Geo.
"Benar juga ya, kita kapan nyusulnya bang". Ujar Geo pada nya sambil terkekeh.
"Nanti kalau udah waktunya juga kita bakalan nikah, iya kan syang?". Tanya James pada Jasmin.
"Iyaa benar itu yang dibilang oleh James". Jawab Jasmin padanya.
Kini mereka berbincang bersama, Geo dengan para pria begitupun dengan Laluna yang berbincang riang bersama para perempuan, jarak mereka lumayan jauh membuat para lelaki tidak tau apa yang membuat para perempuan tertawa terbahak bahak seperti itu.
Bahkan baju mereka kompak memakai baju berwarna kuning , baik itu para lelaki atau pun para perempuan semuanya menggunakan baju berwarna kuning, membuat mereka seakan janjian padahal tidak sama sekali, kebetulan saja warna bajunya sama.
...(Jennifer istri Raditya)...
...(Aura istri Dari Cleo)
...
...(Jasmine)...
...(James)...
...(Cleopatra)...
...(Geonard & Laluna)...
Hingga beberapa jam kemudian mereka semunya berpisah, Geo akan mengantar kekasihnya pulang begitupun dengan James, kecuali kedua pasang suami istri yang akan pulang ke rumah mereka, selama dalam perjalanan menuju rumah Laluna keduanya terdiam tidak bersuara.
"Sayang, kenapa kamu diam saja?". Tanya Geo pada kekasihnya.
"Maafin aku Geo, aku benar benar merasa bersalah karena selalu mengulur waktu". Jawabnya pada Geo.
"Sayang aku kan udah bilang, aku akan menunggu sampai kamu siap, jadi jangan dibahas lagi oke". ujarnya pada kekasihnya.
"Heum baiklah, makasih sebelumnya Geo". Ujarnya pada Geo.
"Udah ah, daritadi kamu bilang makasih mulu". Ujar Geo sambil tersenyum tipis pada nya.
__ADS_1
"Hehe iya habisnya kamu selalu ngertiin aku". Ujarnya sambil tertawa pelan.
Beberapa menit kemudian mereka berdua sampai di rumah sederhana Luna, Geo turun membukakan pintu untuk Kekasihnya membuat Luna merasa bersyukur karena Geo memperlakukan nya seperti ratu, menurut pepatah kita akan diperlakukan seperti seorang ratu jika pria menyayanginya.
"Makasih ya udah antar aku pulang, kamu hati hati bawa mobilnya". Ujar Luna pada Geo.
"Ngga disuruh masuk nih?". Tanya Geo pada kekasihnya.
"Ngga Geo, mamah lagi ngga ada dirumah". Jawab Luna padanya.
"Yaudah kalau gitu aku pulang ya sayang, kamu jaga diri baik baik dirumah". Ujar Geo mengelus rambut kekasihnya.
"Iyaa syaang, kamu juga hati hati ya, kabarin aku kalau udah sampe rumah". Ujar Luna pada nya.
"Okee siap ratuku". Ujar Geo sambil tersenyum manis pada kekasihnya.
Luna menatap Geo yang sudah masuk ke dalam mobil, lalu ia pun memasuki rumahnya setelah melihat mobil Geo menghilang dari pandangannya, ia tersenyum senang karena Geo mengerti tentangnya, tetapi ia pun merasa sedih karena membuat Geo selalu menunggu.
Sedangkan Geo yang baru saja tiba di rumah, malah melihat semuanya berpasangan kecuali Andira dan Mahesa serta anak kecil lainnya, ia merasa jomblo sendiri ketika melihat semua keluarga nya tersebut, membuat nya kesal..
Ting!
...Laluna Sayang...
...Online...
Sayang, kamu sudah sampai rumah?
^^^Sudah sayang, tapi sangat menyebalkan^^^
Kenapa syaang?
^^^Semuanya berpasangan, ayah bunda, abang sama Jenni, Uncle Lion Aunty Aera, Kak Rachel abang Kenzo, Kak Ghea bang Andre, semuanya bermesraan di depanku membuatku kesal 😡^^^
Ya ampun maaf ya sayang, garagara aku belum menjawab pertanyaan soal kamu tentang nikah, kamu jadi harus melihat pemandangan itu setiap hari, maaf ya syang 😢
^^^Iyaa gapapa syang, aku udah biasa tetapi tetap saja kesal melihatnya 🤯^^^
Yaudah kamu tenangin diri kamu dikamar, biasanya kamu suka nyanyi kan Syaang buat nenangin diri kamu
^^^Yaudah kalau gitu udah dulu ya syang bye syang 😘 i love you ❤^^^
Iyaa syang, byee jugaa syang 😘 love you too 🤗❤
Geo berlalu dari hadapan mereka semua, membuat semuanya mengernyit bingung melihat Geo yang jalan dengan menghentakkan kakinya, bahkan sampai anak anak yang masih kecil pun kaget melihat Geo seperti raksasa saja.
Sesampainya dikamar, Geo langsung merebahkan dirinya di ranjang, lalu bangkit mengambil gitarnya ia memainkan gitar tersebut sambil bernyanyi membuat Aera yang tak sengaja lewat kamar Geo pun berhenti mendengarkan Geo bernyanyi.
"Ah ponakan ku sedang galau ternyata, kasian juga pengenn nikah tapi ceweknya masih belum ngasih jawaban". Gumam Aera menatap pintu kamar Ponakannya.
"Semoga saja kalian secepatnya menyusul Raditya dan Jenni". Gumamnya lagi sebelum berlalu dari sana.
__ADS_1
...****************...
Jangan lupa like, Comment dan votenya:)