
Anna merasa senang karena Lion dan Aera serta anak mereka menginap di rumahnya, Semakin ramai rumah nya karena adanya mereka tetapi Anna tidak merasa keberatan sama sekali dengan kehadiran mereka di rumah kediaman nya.
"Ah apakabar ponakan aunty yang cantik dan tampan?". Tanya Anna menatap ponakannya.
"Baik Aunty". Jawab Laura dan Leonard anak kembar Lion dan Aera.
"Aihh gemas sekali kamu sayang". Ujar Anna mencium pipi ponakannya.
"Iyaa dong Aunty". Ujar mereka berdua pada Anna.
Ghea sedaritadi hanya mengulum senyumnya, ingin sekali ia mencium adiknya tetapi pergerakan nya dibatas oleh suami posesif nya, siapa lagi jika bukan Andreas suami bucinnya.
"Kak udah dong ihh, aku pengen meluk adik aku apa salahnya sih". Ujar Ghea cemberut pada suaminya.
"Boleh kalau yang perempuan kalau lelaki ngga boleh". Ujar Andreas membuat Ghea kesal.
"Ish nyebelin banget sih punya suami". Ujar Ghea menatap gemas suaminya.
"Nyebelin juga kamu cinta kan". Ujar Andreas sambil mengedipkan matanya.
"Ishh kak kebiasaan ih". Rengek Ghea pada suaminya.
"Biarin aja syaang". Ujarnya terkekeh pada istrinya.
Beberapa menit kemudian mereka makan siang bersama dirumah kediaman Anna dan Rangga, kebetulan Kenzo pun datang bersama Rachel karena memang mereka berdua habis dari luar, Anna menyuruh mereka kembali ke ruang tengah setelah selesai.
"Nah bunda mau ngomong sama kalian berdua Rachel dan Kenzo". Ujar Anna pada mereka berdua.
"Mau ngomongin apa bun?". Tanya Rachel padanya.
"Apakah kalian sudah menentukan tanggalnya? kalian mau langsung menikah kan? tidak ada tunangan semacam kaya gitu?". Tanya Anna pada kedua orang dihadapannya.
"Heum udah sih bun, tapi gatau Ghea dan Andreas setuju apa ngga nya ,kan kita sama bun, jadi ya menurut Rachel gimana para orangtua aja yang nentuin tanggal". Jawab Rachel pada Anna.
"Ah benar juga ya, nanti kalian akan nikah barengan, ya walaupun Ghea dan Andre udah nikah tapi mereka hanya akad saja, belum resepsi". Ujar Anna sambil menggangguk nganggukkan kepalanya.
"Nah jadi para orangtua aja yang mikirin tanggal nya, Rachel tinggal jadi pemeran aja". Ujarnya terkekeh pada Anna.
"Iyaa deh iyaa, udah deh sana kalian kencan lagi aja, mentang mentang ngga ada Ayah disini bisa seenaknya mesra di depan bunda". ujar Anna pada mereka berdua.
Karena sedaritadi Kenzo habya menatap Rachel yang sedang melihat ponselnya, itu semua di lihat oleh Anna yang membuatnya kesal karena Kenzo tidak menghargai yang lebih tua di depannya, juga anaknya Rachel yang asik memainkan ponselnya.
"Udah deh sana pergi ah, bunda kesal liatnya". Ujar Anna pada mereka berdua.
"Ish bunda marah marah mulu deh, yaudah Rachel saMa kak Kenzo pergi, byee bunda". Ujar Rachel sambil berlalu pergi dari hadapan Anna.
"Hish dasar anak nyebelin, tapi sayangnya bunda menyayangi kalian semua". Gumam Anna sambil tersenyum menatap kepergian keduanya.
__ADS_1
Ghea dan Andreas kembali turun ke bawah menghampiri Anna yang terlihat sedang tersenyum sendiri, Ghea duduk disamping Anna sedangkan Andreas duduk disamping istrinya, membuat Anna menghela nafasnya kesal pasangan satu keluar datang pasangan yang lain pikirnya.
"Bunda kenapa sih? tadi senyum senyum sendiri sekarang malah keliatan kesel gitu?". Tanya Ghea memandang bundanya.
"Pikir aja sendiri sama kalian". Ujar Anna pada Ghea dan Andreas.
"Ihh bunda lagi datang bulan ya marah marah mulu perasaan". Ujar Ghea pada bundanya.
"Tau ahh". Ujarnya semakin membuat Ghea dan Andreas merasa heran.
"Yaudah deh kalau gitu Ghea sama Kak Andre pulang aja ke rumah, bunda marah mulu". Ujarnya hanya diangguki oleh Anna.
"Mau kemana bang? kak". Tanya Geo yang baru saja turun.
"Mau pulang aja, bunda sensi mulu". Jawab Ghea padanya.
"Kalian mau pulang aja kaya mau jalan, pake kacamata segala". Ujar Raditya pada mereka berdua.
"Terserah kita dong, udah ah byee abang dan adikku yang jelek". Ujarnya sambil terkekeh.
"Ganteng gini dibilang jelek". Gerutu Raditya di setujui oleh Geo.
"Kita foto bareng cepetan". Ujar Raditya diangguki oleh Kembarannya.
...Abang Adit...
...Online...
Ganteng gini, dibilang jelek dasar adik rese kamu Ghea 😌
^^^Hahaha iyaa deh yang jelek 😂😝^^^
His makin menjadi aja ni anak 😡
^^^Gitu aja marah, maaf deh maaff yaa abangku sayangg 🤗😘^^^
Gue abang tapi kenapa muka kamu sama Rachel terlalu dewasa, wah berarti muka abang awet muda 😂
^^^His malah ngehina muka aku tua gitu 🤧^^^
Iyaa muka kamu dan Rachel tuaa 🤣
^^^Nyebelin bangett sihh bilangin ayah lohh 😬^^^
__ADS_1
Bilangin aja, abang ga takut 😝😝
Anna yang melihat kedua anak nya tertawa sambil melihat ponsel, membuat Anna penasaran langsung menghampiri kedua anaknya, Raditya yang sadar bundanya menghampiri pun menghentikan ketawanya.
"Kalian ngetawain siapa sih?". Tanya Anna pada mereka berdua.
"Ah gapapa kok bunda ". Jawab Raditya disetujui oleh Geo.
"Kalian ngga bohongkan?". Tanya Anna pada kedua putranya.
"Beneran bun, ngga bohong kok". Jawab Geo padanya.
"Yaudah, awas kalau kalian bohongin bunda". Ujarnya menatap tajam kedua anaknya.
"Iyaa bunda ngga ihh". Ujar mereka berdua pada Anna bundanya.
Sedangkan saat ini Ghea dan Andeas baru sampai dirumah kediaman mereka, Ghea turun lebih dulu lalu disusul oleh suaminya, mereka masuk ke dalam rumah bersama, Ghea rindu suasana rumahnya karena beberapa hari menginap dirumah kedua orangtuanya.
"Sayang rasanya sudah lama aku ngga meluk kamu seperti ini". Ujar Andreas memeluk istrinya dari belakang.
"Iyaa kak, karena selama dirumah bunda segan lah kita mau apa apa juga". Ujar Ghea pada suaminya.
"Iyaa juga ya sayang". Ujarnya asik memeluk istrinya.
"Kak, bagaimana jika aku hamil, kakak mau anak perempuan apa laki laki?". Tanya Ghea pada suaminya.
"Sedikasihnya aja syaang, kakak ngga akan pilih pilih". Jawab Andreas pada istrinya.
"Kalau aku sih pengen dua duanya". Ujar Ghea pada suaminya.
"Kembar dong syaang?". Tanya Andreas menatap istrinya.
"Iyaa kak, kalau bisa itu juga". Jawab Ghea pada suaminya.
"Bisa syaang, kita kan punya gen keturunan kembar". Ujar Andreas pada istrinya.
"Ahh iya benar juga ya". Ujar Ghea sambil menggangguk nganggukkan kepalanya.
"Kalau gitu kita bikin baby sayang". Ujar Andreas membuat pipi Ghea merona.
Ghea hanya menganggukkan kepalanya, membuat Andreas langsung saja memulainya dari mencium kening istrinya hingga terakhir pada bibir istrinya serta ********** dengan lembut, hingga terdengarlah suara ******* saling menyaut membuat kamar mereka menjadi saksi.
Hingga beberapa jam kemudian mereka baru selesai jam 4 sore, Ghea sudah tertidur karena kelelahan begitupun dengan Andreas yang memeluk istrinya dengan lembut hingga membuat Ghea semakin nyaman dalam tidurnya.
"Terimakasih my wife". Gumam Andreas pada istrinya.
"Terimakasih karena kamu sudah mau menerima cintaku sayang".
"I love you Ghea Adisti Putri Yunanda".
__ADS_1
"Aku menyayangi mU sampai kapanpun".
Setelah itu Andreas pun tertidur dengan lelap memeluk istrinya.