Duda Sombong Pilihan Ayah

Duda Sombong Pilihan Ayah
Bab 103....


__ADS_3

Suasana terlihat begitu sangat tegang saat aku memasuki ruangan David.


"David ..."


Panggilku merasa tidak enak.


"Maaf,apa aku mengganggu?"


Tanyaku masih berdiri di depan pintu yang baru ku buka.


"Tidak sayang,masuklah...."


"Kau datang di saat yang tepat...."


"Kemari lah,aku sudah menunggumu sejak tadi agar kau mengetahui tuntutan dari manusia manusia serakah ini."


Jawab David memintaku masuk dan terlibat dalam obrolan mereka.


"Ada apa ini?"


"Arga,kau sudah di sini?"


"Dan Sahira....."


"Ternyata kau juga di sini?"


"Kenapa kau meninggalkan memo di meja belajar Rima dan mengatakan jika kau pergi?"


"Apa kau tahu dia sangat sedih saat ini."


Tanyaku penuh dengan kebingungan namun orang orang yang ku tanya hanya merunduk seperti Arga,bahkan Sahira memalingkan wajahmya begitu angkuh.


"David ada apa ini?"


"Bisa kan jelaskan padaku?"


Tanyaku mendekati David.


"Ya tentu...."


"Karena mulut mereka tidak akan mampu menyampaikan kelicikan mereka untuk membuka sebuah kebenaran."


Jawab David menggenggam tangan ku seolah ingin tetap aku berada di sampingnya sebagai kekuatan yang dapat membuat dia tetap tenang.


"Maksudnya?"

__ADS_1


Tanyaku masih bingung.


"Naima,jika dulu kau masih ingat awal pernikahan kita,aku sempat meragukan Rima apakah dia putriku atau tidak karena termakan hasutan seseorang?"


Tanya David mulai menjelaskan.


"Ya tentu..."


Jawabku semakin bingung.


"Dan dialah orang yang sudah menghasutku dengan kebohongan itu.'


Kata David menunjuk pria yang berpenampilan executive itu yang berdiri di sebelah Sahira.


"Apa....?"


"Jadi dia....?"


Tanyaku terkejut.


"Ya...dialah yang bernama Arya,pria yang telah mempengaruhi wanita bodoh ini untuk pergi meninggalkan ku,dan tidak puas dengan itu dia bahkan terus berusaha meyakinkan ku bahwa Rima yang di lahirkan wanita siluman ini adalah putri nya hasil dari perselingkuhan mereka."


"Haha...."


Kata David tertawa untuk mengalihkan amarahnya dan bertepuk tangan seolah mengapresiasi kejahatan yamg Sahira dan Arya lakukan.


"Tapi...hasil test DNA sudah membuktikan bahwa Rima adalah putri kandungmu."


Jelasku.


"Kalian dengar itu...?"


"Kalian dengar?"


"Buka telinga kalian lebar lebar dan masuk kan. ke dalam memory otak kalian apa yang di katakan Naima,bahwa Rima sudah terbukti lewat test DNA sah adalah putri kandungku."


Kata David memperjelas apa yang ku katakan.


"David ceritakan padaku dengan jelas apa yang terjadi sebenarnya?"


Tanyaku lagi pada David semakin penasaran.


"Baiklah sayang biar aku lanjutkan."


"Jadi,wanita siluman ini sengaja datang ke sini dan membawa selingkuhannya ingin mengambil hak asuh Rima dan kembali ingin menghasutku dengan memberi pernyataan bahwa Rima bukan lah putri ku melainkan anak dari selingkuhan nya."

__ADS_1


"Lalu yang lebih hina nya lagi,dia meminta lima puluh persen keuntungan dari proyek kerjasama kita dengan Arga di alihkan pada dirinya sebagai biaya bulanan untuk kebutuhan Rima yang dia minta agar tinggal bersamanya."


"Dan laki laki pecundang ini akan membuat laporan ke kantor polisi dengan kasus penculikan anak jika aku tidak setuju dengan kesepakatan mereka."


Jelas David,menceritakan keserakahan Sahira dan Arya.


"Gubrraaak......!!!"


David menggebrak meja.


"Apa kalian pikir David yang sekarang sebodoh David yang dulu...!!"


"Kalian hanya ingin memerasku dengan memanfaatkan Rima...!!!"


Teriak David begitu emosi sambil memukul meja dengan begitu keras hingga membuat aku tersentak.


"Lalu Arga?"


Tanyaku mulai memahami.


"Arga ini adalah alat yang di gunakan mereka agar bisa sampai padaku lewat jalan bisnis."


Jawab David.


"Maksudnya?"


Tanyaku masih belum mengerti.


"Dengan mengikat Arga dalam bentuk pinjaman bisnis yang bisa menyelamatkan perusahaan Arga agar terus berjalan dan terhindar dari kebangkrutan,laki laki busuk ini (Tunjuk David pada Arya),meminta imbalan dari Arga.Dan sebagi balasannya mereka menggunakan nama perusahaan Arga untuk menjalin kerjasama dalam proyek yang kau pimpin.Jadi jika total keuntungan dari proyek itu dua ratus persen untuk kedua belah pihak ,dengan rencana yang mereka buat,maka mereka akan mendapatkan keuntungan seratus lima pulih persen dan untuk kita hanya lima puluh persen dan mereka juga sudah menghitung keuntungan sebesar itu tidak akan mampu menutupi semua pengeluaran perusahaan kita akan proyek tersebut."


"Dan yang membuat mereka merasa beruntung adalah setelah mereka tahu bahwa Arga ini adalah bagian dari masa lalu seorang wanita yang sekarang telah menjadi istriku."


"Dan rencana mereka pun bertambah,agar Arga juga dapat membujuk mu agar mau kembali padanya dan meninggalkan ku lagi."


"Dengan kata lain mereka sangat berambisi menghancurkan ku,karena lelaki pecundang ini tidak suka jika aku di tunjuk sebagai pebisnis paling sukses di kota ini."


Jelas David begitu tegas.


Aku melihat api kemarahan yang membara dalam luapan emosi David,bahkan semua yang di jelaskannya hanyalah sebuah pembungkus yang membalut luka dalam hidupnya.Tapi keberhasilan nya membuat dia dapat membalik kan keadaan atas apa yang dulu pernah di lakukan Arya dan Sahira.


Setelah mendengar semua cerita David tentang mereka bahkan keterlibatan Arga,aku merasa kali ini aku yang harus berdiri di depan David sebagai perisai yang akan melindungi David dan Rima.


Dan mengenai Arga,aku merasa sangat malu pada diriku karena sempat mengenal pria serendah dia.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2