
Hatiku begitu terenyuh membaca pesan David yang menuliskan nama Rima.Melihat Arga membuat aku kembali mengingat kehancuran hidupku hingga melupakan Rima yang seperti peri kecil yang telah membuat aku bangkit kembali dari keterpurukan.
"Rima sayang...maafkan ibu Nai mu ini nak yang telah mengabaikan mu begitu saja.."
Kataku sambil menghapus air mata yang tak bisa kuhentikan.Dan aku berpikir kali ini David benar jika aku tidak memberikan kabar pada mereka,Rima pasti akan cemas dan menangis.Aku pun segera membalas pesan David.
Isi pesanku :
"David ku mohon maafkan atas kekurang ajaranku ini,kau boleh menghukum ku nanti atas permintaan maafku ini.Katakan pada Rima bahwa aku baik baik saja,saat ini aku sedang berada di kamarku di rumah ibu.Ku mohon berikan aku waktu sebentar saja untuk menenangkan diriku.Aku berjanji akan menceritakan alasan kenapa aku pergi begitu saja.Please....."
"Cling...."
Nada notifikasi pesan berbunyi di ponsel David yang menandakan pesanku masuk.David pun bergegas membuka ponselnya dan membacanya.David pun tersenyum sendiri setelah membaca pesanku.Entah apa yang ada dalam pikirannya hanya Tuhan dan dia saja yang tahu.Akan tetapi seolah ingin menggodaku dia pun langsung membalas pesanku.
Isi pesan David :
Wow....ada dua kata maaf di isi pesanmu berarti ada dua hukuman sebagai hadiah dari kata itu,hehe.....
Rima baik baik saja aku sedikit berbohong tadi padanya agar dia tenang dan tidak menangis dengan mengatakan kau sedang pergi ke rumah temanmu ada urusan mendadak.
Bersantailah di rumah orang tuamu tenangkan dirimu hingga kau merasa sudah nyaman untuk kembali.Jangan risau hadiah dari hukuman mu sedang kupikirkan.hehe.....
"Cling....."
Notifikasi pesan masuk di ponselku,pesan dari David.
"Hihi....dasar duda gila...."
Kataku sedikit terhibur membaca balasan dari David.
Tak lama kemudian ayah dan ibuku datang ke kamar menghampiriku.
"Tok....tok..."
"Naima sayang....apa kau baik baik saja?"
Panggil ibu dari luar pintu kamar yang bertanya tanya kenapa aku tiba tiba pulang dan masuk ke kamarku.
"Ya ibu...masuklah"
Jawabku sambil menghapus air mataku.
Ibu pun masuk dan langsung memeluk ku dengan dekapan hangatnya di susul oleh ayah.
"Ada apa nak?"
"Kau bertengkar dengan David?"
Tanya ayah begitu lembut sambil membelai rambutku yang sudah tidak mengenakan hijab.
"Ayah ...kenapa takdir mempertemukan ku kembali dengan masa lalu yang begitu menyakitkan.."
Tangisku pecah dalam pelukan ibu.
__ADS_1
"Apa maksudnya nak dengan masa lalu?"
"Apa kau bertemu dengan Arga?"..
Tanya ibu cemas.
"Ya Bu...aku sangat syok saat melihatnya hingga aku pergi begitu saja meninggalkan David dan Rima dari sana.."
Ceritaku sambil menghapus air mata yang terus menetes.
"Ya ampun....dimana Nai?"
Tanya ibu semakin cemas.
"Di restaurant seafood tempat pavorite kami dulu."
Jawabku.
"Kenapa kalian bisa sampai bertemu di sana nak?"
Ibu semakin penasaran sekaligus kesal kenapa orang setega Arga bisa hadir lagi dalam hidup putrinya setelah dia telah memberi luka yang begitu menyakitkan.
"Tadinya aku juga tidak menduga akan bertemu lagi dengannya,bahkan kehadiran David dan Rima membuat dia telah terhapus dari ingatanku.Tapi siang ini aku tidak menduga jika klien yang ingin di kenalkan David padaku itu ternyata Arga Bu....."
Kataku menceritakan bagaimana aku bisa bertemu Arga kembali.
"Ya ampun...ternyata dia klien David ?"
Tanya ayah terkejut.
Jelasku pada ayah.
"Lalu bagaimana dengan David sayang?"
"Apakah dia mengetahuinya?"
Tanya ibu cemas.
"Aku tidak tahu ibu,karena sejak melihat Arga berdiri di depanku aku sontak berlari dan pergi meninggalkan mereka."
Jawabku.
"Duh...ayah,bagaimana ini bagaimana jika David tahu bahwa klien bisnisnya adalah mantan Naima?"
Ibu mulai resah....
"Tenanglah Bu..."
"Hal ini memang perlu di beritahukan kepada David agar tidak terjadi salah paham,dan sebaiknya Naima langsung ya g bercerita sebelum Arga yang lebih dulu cerita kepada David."
Saran ayah begitu bijaksana.
"Tapi ayah...."
__ADS_1
Rengekku menyandarkan kepala di bahu ayah dengan manja.
"Sayang percayalah,kejujuran mu akan lebih di hargai oleh David daripada kau diam dan menghindar.Ayah percaya David adalah pria yang baik maka dari itu ayah tidak pernah ragu menerima lamaran pak Wijaya untuk meminang mu menjadi istri David.Andai saja jika dulu lamaran pak Wijaya datang sebelum kau mengenal Arga maka rasa sakit yang kau rasakan akibat ulah Arga tidak akan pernah kau alami."
Nasihat ayah yang begitu bijaksana dan begitu adem di dengar di telinga dan di rasa di hati.
"Tapi ayah,bagaimana ayah bisa yakin David adalah pria yang baik?"
"Padahal ayah sama sekali jarang berbicara padanya."
Tanyaku heran kenapa ayah begitu mempercayai David padahal ayah tidak pernah melihat keseharian David yang hari hari hanya aku yang mengalami bagaimana rasanya menghadapi tingkahnya.
"Kau benar,tapi bukan berarti ayah tidak tahu cerita kehidupan David jauh sebelum dia mengenalmu."
"Pak Wijaya yang sekarang telah menjadi ayah mertuamu teman dekat ayah sejak sekolah hingga kini,tentu saja kami saling bercerita dan menyaksikan pertumbuhan kalian dari kecil hingga beranjak dewasa yang akhirnya kami harus berpisah setelah pak Wijaya memtuskan untuk tinggal di luar negeri dalam beberapa tahun sejak David duduk di bangku kuliah."
"Ayah melihat sendiri bagaimana tumbuh kembang David dan bagaimana sikapnya sejak dulu."
Cerita ayah tentang sosok seorang David.
"Oya..."
"Seperti apa dia sejak dulu?"
"Pasti arogan dan sombong kan yah?"
Tanyaku yang langsung memfonis karakter seorang David seperti sebagaimana seperti sikapnya sekarang.
"Hehe....."
"Tidak nak,David itu tidak seperti apa yang ada dalam penilaian mu bahkan seperti yang kau katakan yaitu duda yang sombong.Tapi David yang dulu adalah pria yang periang,suka bercanda,jiwa sosialnya tinggi,bahkan sangat penyayang,terlebih lebih jika itu menyangkut adik perempuannya dan ibunya.."
Sambung ayah melanjutkan cerita tentang kebaikan seorang David.
"Tapi kenapa sekarang sosok David tidak seperti yang ayah ceritakan?"
Tanyaku penasaran,sejenak cerita ayah mampu membuat aku lupa tentang Arga.
"Penyebabnya adalah Sahira."
Jawab ayah.
"Sahira?"
"Sahira istri pertama nya alias ibu kandung Rima?"
Tanyaku semakin penasaran.
"Ya,kau benar ..."
"Sahira adalah wanita yang pertama kali membuat David mengenal cinta,Dia begitu mencintai Sahira dan meletakkan kepercayaan nya sepenuhnya kepada Sahira,hingga dia di butakan oleh cintanya kepada sahira.Kehidupan David yang dulu tidak sehebat kehidupannya yang sekarang,dia hanya seorang pemilik supermarket kecil di kota tempat mereka tinggal dulu.Dia tipekal pria yang sangat bertanggung jawab rela bekerja keras untuk keluarga kecilnya apa lagi demi memenuhi keinginan sahira.Akan tetapi sangat di sayangkan cinta sahira tidak setulus cinta david kepada istrinya.Sahira yang menginginkan kehidupan mewah akhirnya tergoda dengan jeratan cinta seorang pengusaha kaya bernama Arya.Dengan memuji kecantikan Sahira,arya menjanjikan Sahira bahwa dia tidak hanya akan menjadikan dia seorang model terkenal tapi juga akan menikahinya dan memberikan fasilitas hidup yang mewah.Sebagai wanita yang berpikiran matrealistis,akhirnya sahira tergiur dengan penawaran Arya dan berencana meninggalkan David yang telah beberapa bulan di selingkuhinya.Hingga akhirnya perselingkuhan itu diketahui oleh David.David yang waktu itu sangat polos dan lugu berusaha memaafkan perbuatan Sahira dan berjanji akan bekerja lebih giat lagi agar dapat memberikan kehidupan seperti yang di inginkan Sahira asalkan Sahira tidak pergi meninggalkan dirinya dan Rima karena saat itu usia Rima masih tiga bulan.
Namun Sahira yang saat itu telah di butakan oleh cinta Arya dengan janji akan di berikan kehidupan mewah,lebih memilih Arya dan meninggalkan David beserta Rima.Bahkan Sahira sempat memberikan penghinaan kepada David dengan mengatakan "Kehidupan mewah seperti apa yang dapat kau berikan padaku jika kau hanyalah seorang pemilik toko supermarket."Dan kalimat itu yang di jadikan cambuk oleh David untuk memotivasinya trus bekerja keras hingga dia jadi pebisnis yang sukses dan di segani di kota ini.Sejak saat itu David menjadi pria yang dingin,arogan dan sombong,rasa sakit yang di alaminya karena perbuatan Sahira menjadikan dia pria yang paling membenci kata cinta dan wanita."
__ADS_1
Cerita ayah tentang masa lalu David yang ternyata begitu kelam dari masa laluku.Secara garis besar mungkin kami adalah pasangan yang memiliki kesamaan dalam masa lalu,yaitu sama sama di tinggalkan oleh orang yang kami cintai,yang membedakan hanyalah alasan di balik cerita masa lalu kami,jika aku di tinggalkan orang yang ku cintai karena aku tidak bisa menjadi seorang ibu,tapi David di tinggalkan oleh orang yang di cintai ya karena sebuah penghianatan.
Bersambung......