Gadis Dingin

Gadis Dingin
Bab 137 Serangan!!!


__ADS_3

Jerman ...


Rasa rindu yang begitu menggebu membuat Farhan tersiksa. Farhan terus saja lembur guna menyelesaikan pekerjaannya. Sampai Farhan tak sempat memberi kabar pada sang istri. Farhan ingin cepat selesai dan kembali ke tanah air sebelum istrinya melahirkan.


Kekacauan di perusahaan membuat Farhan hampir setiap hari memecat karyawan yang terlibat dalam korupsi dan penggelapan narkoba. Dimana ada beberapa kepala bagian divisi yang meluncurkan produk dengan menyelipkan narkoba di dalamnya. Ini terjadi ketika orang yang Farhan percaya memegang perusahaan meninggal dan di gantikan dengan yang baru. Bahkan Farhan harus mengganti kerugian begitu besar karena memutus kontrak kerja dengan perusahaan yang terlibat dunia bawah.


Dan sialnya, produk perusahaan dirinya yang di jadikan tameng untuk menutupi kebusukan mereka. Jadi ketika polisi menemukan barang itu tentu orang yang di salahkan adalah Farhan sendiri.


Apalagi kepala bagian divisi keuangan, Parhan tak segan-segan memecat dan menjebloskannya ke penjara.


Namun, tak semudah itu bagi Farhan memutus kontrak kerja sama dengan dunia bawah. Karena tentu nyawa Farhan akan jadi taruhannya karena sudah berurusan dengan mereka.


Farhan harus bermain cerdik menghadapi sampah-sampah dunia. Apalagi ketua dunia bahwa belum tahu siapa Farhan sebenarnya.


Hari ini Farhan baru selesai memutus kerja sama dengan G.I Grup. Diaman perusahaan itu di naungi oleh para mafia. Yang tak lain adalah, Misel Alexander Malopo.


Farhan menghidupkan ponselnya, banyak panggilan masuk dari sang istri ke ponselnya.


Farhan menghela nafas berat, Farhan ingin menghubungi sang istri tapi Farhan mengurungkan niatnya. Karena Farhan tahu, di Indonesia pasti sudah larut malam.


Farhan memandang Poto sang istri. Itulah yang sering Farhan lakukan setiap kali dia kangen pada istrinya.


"Sebentar lagi sayang, bee pasti pulang,"


Gumam Farhan sambil mengelus wajah sang istri yang ada di layar ponselnya. Dimana Poto tersebut, Farhan mengambilnya ketika mereka akan tidur.


Ting ...


Farhan mengerutkan kening ketika ada pemberitahuan email masuk pada komputer nya dengan kode rahasia. Hanya orang-orang tertentu yang tahu kode itu. Seketika Farhan membulatkan kedua matanya ketika menyadari siapa yang memberi pesan lewat kode rahasia. Tentunya pesan itu sangat penting.


Farhan langsung membukanya hingga deretan huruf muncul dengan beberapa sandi.


" There are some people targeting you, be careful. Immediately leave a trail, don't let your wife know. Hurry back in one piece!


Ada beberapa orang yang mengincar kamu, berhati-hatilah. Segera tinggalkan jejak, jangan sampai istrimu tahu. Cepat kembali dengan utuh!"


Farhan terkejut membaca pesan rahasia itu. Dengan cepat Farhan memasukan kode pada layar komputer nya. Hingga terbukalah bahwa ada satu akses yang memang mencoba masuk dalam keamanannya. Itu sudah sangat lama, kenapa Farhan baru menyadarinya. Tentunya karena Farhan terlalu sibuk.


Untung saja Farhan menerapkan sistem keamanan khusus yang dulu pernah di buat mama Dinda namun gagal. Tapi, Farhan mencoba menyelesaikannya dengan kode rahasia. Hingga sistem itu berhasil di ciptakan.


"Maafkan bee sayang, kamu harus tetap tenang!"


Farhan memindahkan data-data kekacauan perusahaan agar tidak terdeteksi oleh Queen. Sudah selesai Farhan langsung men delete semuanya dan menggantikannya dengan masalah baru yang tidak menimbulkan istrinya curiga.


Fiuhh ...


Farhan menghela nafas kasar, lalu segera membereskan semua berkas-berkas nya.

__ADS_1


"Baiklah, sepertinya mereka telah membangunkan macan tidur. Sudah lama juga aku tak melatih ototku."


Monolog Farhan tersenyum seringai meninggalkan gedung mencakar langit menuju apartemen nya.


Farhan memang memilih tinggal di apartemen dari pada di mansion uncle Smith.


Karena bagi Farhan di apartemen lebih baik, apalagi apartemen dekat dengan kantor.


Dengan sengaja Farhan berjalan menuju apartemen nya. Dia tak mau menggunakan mobil. Farhan hanya ingin tahu, apa pesan itu benar atau tidak.


Bukan Farhan sok jagoan atau apa, jelas Farhan hanya ingin semuanya cepat selesai. Karena dia harus kembali, ada sang istri yang menunggu dirinya.


Sudah lima belas menit Farhan berjalan, belum ada tanda-tanda orang yang mengikutinya. Membuat Farhan menyerngit heran. Apa pesan itu salah!


Hingga sampai Farhan sampai di apartemen nya tetap saja belum ada tanda-tanda yang mencurigakan.


Cklek ...


Farhan membuka pintu apartemen nya perlahan sambil tersenyum.


Senyuman itu entah senyuman lega atau senyuman mematikan. Tapi, jangan salah mata Farhan begitu tajam menelisik apartemen nya.


Hingga


Bug ...


Jerit seseorang di balik tirai, Dimana Farhan melemparkan tas kerjanya kearah sana.


Hingga beberapa orang memakai topeng keluar mengelilingi Farhan. Bukannya takut Farhan hanya tersenyum saja sambil membuka botol minum karena tenggorokan haus. Bahkan Farhan sempat-sempatnya membuka jasnya lalu menggulung baju lengan panjangnya sampai sikut.


Melihat apa yang di lakukan Farhan membuat para manusia bertopeng merasa geram. Hingga salah satu dari mereka mengisyaratkan untuk menyerang.


Hingga baku hantam pun terjadi. Awalnya Farhan hanya menghindar dari serangan bertubi-tubi dari orang-orang bertopeng. Namun, ketika orang-orang bertopeng itu mengeluarkan pisau mau tak mau Farhan harus segera mengakhiri semuanya.


"Saya tidak tahu siapa yang menyuruh kalian, namun jangan salahkan saya jika kalian akan ke rumah sakit setelah ini,"


Orang-orang bertopeng merasa terhina akan ucapan Farhan. Seakan Farhan benar-benar merendahkannya. Padahal nyawa Farhan dalam bahaya.


Farhan mengambil kuda-kuda seperti halnya yang selalu di lakukan Iko Uwais dalam film Merantau. Farhan harus hati-hati jangan sampai tubuhnya tergores sedikitpun kalau tidak, maka istrinya akan mengamuk. Farhan hanya menggunakan jas yang sempat ia buka untuk melindungi dirinya dari tinjuan pisau yang hampir menggores perutnya.


Satu persatu Farhan melumpuhkan orang-orang bertopeng. Hingga membuat orang-orang bertopeng menjadi geram karena ternyata lawannya cukup tangguh.


Srekk ...


Jas yang Farhan gunakan untuk melindunginya sobek hingga menjadi dua bagian.


"Kau harus mati!"

__ADS_1


Srekk ...


"Oh sitt,"


Geram Farhan ketika lengannya tergores pisau hingga mengeluarkan darah. Seketika Farhan menatap tajam pada orang yang berani menggores lengannya. Tatapan Farhan sungguh mematikan.


"Baiklah kalian yang memaksa!"


Bug ...


Bug ...


Bug ...


Prang ...


Farhan terus meninju orang-orang bertopeng terutama orang yang sudah membuat lengannya terluka.


Bug ...


Uhuk ...


Orang yang berani menggores lengan Farhan mendapat tendangan indah tepat di dadanya hingga dia berbatuk darah saking kencangnya tendangan itu.


Farhan menyeringai iblis langsung menyerang yang lain dengan kekuatan penuh. Bahkan gerakan Farhan sangat cepat membuat orang-orang bertopeng kewalahan menghadapi satu cecunguk.


Brak ...


Bruk ...


Bruk ...


Bruk ...


Tiga orang terpental akibat tendangan Farhan yang menendang sebuah meja hingga mengenai orang-orang bertopeng itu.


Mereka pikir, orang yang mereka mau bunuh orang biasa namun mereka salah.


Akibat pertempuran itu apartemen Farhan menjadi berantakan. Tidak mudah bagi Farhan melumpuhkan sepuluh orang pembunuh bayaran.


Karena merasa tak mampu lagi melawan Farhan. Orang-orang bertopeng itu langsung kabur.


"Menyusahkan!!


Geram Farhan menatap pada apartemen yang seperti kapal pecah.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa Like, Hadiah, dan, Vote, Terimakasih....


__ADS_2