
Selalu ada pepatah, jika sekeras-kerasnya batu lama kelamaan akan hancur oleh setetes air. Apalagi hati yang tak bertulang, keangkuhan, rasa kecewa perlahan runtuh dengan rasa sayang.
Sekeras apapun hati Queen kecewa tetap saja di dalam hati kecilnya, Queen rindu akan sosok sang ayah. Tapi engo selalu menghalangi langkah Queen untuk menjenguk. Rasa kecewa yang sang ayah tolerkan membuat Queen membenci. Apalagi sikap sang ayah selalu membedakan dirinya dan Jek.
Queen tahu itu, karena diam-diam Queen selalu melihat kehangatan sebuah keluarga yang tak pernah Queen rasakan. Kenapa harus Queen yang merasakan itu, bukan orang lain.
Sendari kecil memang Queen kurang perhatian dari Angga, karena Angga selalu sibuk dengan pekerjaannya dan ketika pulang selalu bertengkar dengan sang mama.
Kenapa Angga tak bisa mencintai Queen seperti Angga mencintai Jek. Bahkan perlakuakn Angga pada Jek sangat berbeda di banding dirinya.
Itulah kenapa Queen sangat benci dan kecewa pada sang ayah.
"Rora.., "
Queen masih tak bergeming walau Farhan memanggilnya. Queen masih betah melamun di salah satu kursi taman belakang kampus.
Taman di mana tempat Queen selalu menenangkan dirinya dengan sebuah buku yang selalu menemani kesendirian Queen.
__ADS_1
"Rora.., "
"Sitt.., "
Queen mendesir terkejut ketika pipinya merasa dingin karena Farhan menempelkan minuman dingin ke pipinya.
"Apa masih tentang, Om? "
Ucap Farhan sambil duduk di samping Queen, Farhan membuka tutup botol minuman teh pucuk lalu memberikannya pada Queen.
"Biar menangin?"
Farhan hanya menggeleng tak ada feminim sama sekali di diri Queen. Rasanya Farhan tak percaya Queen berubah menjadi gadis tomboy. Padahal dulu Queen adalah gadis manja dan feminim, sangat bawel dan cerewet. Tapi lihatlah sekarang, dia begitu cuek dan dingin.
"Aku tahu kamu kecewa dan marah sama om, mungkin jika aku di posisi kamu, aku juga akan melakukan hal seperti itu. Tapi, sebesar apapun kesalahan om Angga tak akan bisa merubah darah yang mengalir di tubuh kamu. Jenguklah walau sebentar, kamu tak tahu batas usia orang sampai kapan! "
Perkataan Farhan sukses mengalihkan dunia Queen. Queen menatap rumit Farhan yang nampak tenang mengatakan semuanya.
__ADS_1
Farhan berbalik hingga tatapan mereka bertemu saling mengunci satu sama lain. Farhan menarik tangan Queen ke atas pangkuannya dengan genggaman lembut.
"Kita tak pernah tahu usia seseorang sampai kapan, mereka ada di dunia ini. Kamu tahu, aku sungguh merindukan sosok papa. Aku ingin memeluknya dan mengatakan sebuah rasa rindu yang membelenggu. Tapi, kamu tahu itu tak mungkin bisa terwujud karena dunia kami sudah berbeda. Temuilah dia, luapkan rasa apapun yang membelenggu hati kamu selagi om Angga masih terlihat. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari, jika orang yang sudah menjungkir balikan hati kamu benar-benar pergi. Kesampingkan dulu egomu, setidaknya kamu melihat walau hanya sebentar.., "
"Kenapa harus aku yang selalu datang!"
Farhan terkesiap mendengar ucapan Queen, Farhan merasa tertampar oleh kata itu. Paktanya memang Queen yang datang ke padanya, bukan Farhan yang datang pada Queen untuk menjelaskan semuanya.
"Kamu tahu jawabannya sendiri. Terkadang kita memang sulit untuk berkata jujur, jika di balik kejujuran itu sangat menyakitkan untuk di ingat. Halnya apa yang aku lakukan. Aku terlalu pengecut untuk datang kepadamu bukan karena aku tak mau, tapi di setiap kali melihat lukamu membuat aku jauh lebih sakit bahkan aku hampir depresi karena terlalu takut untuk menerima kenyataan ini. Mungkin itu juga yang di rasakan om Angga, dia terlalu malu, takut dan tak sanggup jika harus menghadapi kamu. Om Angga terlalu takut kamu tak memaafkannya, karena rasa bersalah yang terus mengerogoti,"
Queen termenung meresapi setiap untaian kata yang Farhan ucapkan. Tapi ego Queen terlalu tinggi hingga Queen tetap tak mau bertemu sang ayah.
"Maafkan aku, aku tak memaksa kamu. Aku hanya tak ingin kamu menyesal di kemudian hari.., "
Ucap Farhan melemah menarik Queen dalam pelukannya. Sesekali Farhan mencium puncak kepala Queen sambil mengelus surai panjang Queen.
Apa yang harus aku lakukan...
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa Like dan Komen....