Gadis Dingin

Gadis Dingin
Bab 28 Kebenaran


__ADS_3

Di sebuah ruangan begitu meruak aura kelam yang menatikan. Bahkan sudah ada dua mayat yang tergeletak. Sang tuan kali ini benar-benar marah karena anak buahnya gagal dalam berencana.


"Apa ini kerja kalian hah! membidik satu cecunguk saja kau tak becus!!! "


Bentak menggelegar memekik gendang telinga mereka yang semakin menunduk gemetar karena tuan mereka sangat murka mengetahui kalau misi mereka gagal.


"Kau, kenapa kau bisa kecolongan hah!! "


Bentak lagi sambil mencengkram kerah baju yang merupakan ketua dari kelompok pembunuh bayaran.


Bughh...


Ketua pembunuh bayaran mengepalkan tangan kuat sekuat tenaga dirinya menahan sakit akibat bogeman kuat di rahangnya yang seakan mau patah saja.


Anak buah pembunuh bayaran masih diam dengan kepala menunduk karena mereka takut akan menjadi sasaran ke murkaan tuan mereka. Tapi, melihat bos mereka di perlakukan semena-mena membuat salah satu anak buah pembunuh bayaran ingn maju tapi di terhenti ketika melihat isyarat bosnya lewat kode yang di gerakan tangannya.


"Tuan! "


Bos pembunuh bayaran bisa bernafas lega ketika asisten tuannya datang tepat waktu dengan wajah serius.


"Saya baru mendapat kabar, Biru masuk ke perusahaan dan berniat mengambil alih semuanya, satu jam lagi akan di adakan miteeng dewan dan pemegang saham sat.. "


Bugh...


Sang asisten yang menjadi sasaran kemarahan tuan mereka. Darahnya mendidih mendengar apa yang di katakan asistennya.


Sang asisten meraba bibirnya yang berdarah dengan wajah datarnya berdiri tegap karena sudah tahu tuannya pasti akan marah.


"Siapa pemegang saham terbesar kedua setelah anak sialan itu? "


"Tuan Markes!"


"Temui dia supaya memihak pada kita dan ancam siapa saja yang mendukung dan kalian culik wanita yang ada di potho ini, "

__ADS_1


"Kita ke kantor! "


Sang asisten langsung mengikuti langkah tuannya keluar markas. Sedangkan ketua pembunuh bayaran mencengkram erat dua potho yang di lempar oleh sang tuan.


"Bos., "


"Jangan sampai misi ini gagal!"


"Baik bos "


Para pembunuh bayaran langsung meninggalkan markas tuan mereka dengan ekpresi datar yang begitu menyeramkan.


...----...


Queen terdiam dengan pikiran entah kemana, bahkan tatapannya kosong menatap ke depan sana.


Sebuah pakta yang begitu membuat Queen sesak merasakan rasa sakit yang sang mamah rasakan.


Queen seakan belum percaya dengan semuanya.


Lilir Dinda sambil menyeka air mata yang sendari tadi keluar ketika menceritakan apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu.


Dinda menceritakan semuanya karena Dinda tak mau membuat sang putri membenci ayahnya walau bagaimanapun Angga tak sepenuhnya salah di sini.


Dimana dulu Dinda adalah gadis imut yang begitu ceria dan bar-bar semasa kuliah. Fandi sahabat Dinda yang selalu ada kemanapun Dinda pergi. Kisah cinta yang dua manusia itu pendam dan salah satunya tak mau mengungkap karena terlalu takut persahabatan mereka hancur.


Dinda selalu di ajak Fandi kerumah kakaknya yang tak lain adalah Murni. Hubungan mereka begitu dekat bak keluarga sempurna apalagi memang Dinda sudah tak mempunyai orang tua.


Kala itu Murni sedang mengandung Jek, Dinda selalu senang bercerita tentang apa saja yang di jalaninya waktu kuliah. Bahkan Dinda juga dekat dengan Angga suami Murni dan mereka berdua sudah Dinda anggap kakak sendiri. Apa lagi Murni memang sangat keibuan dan itu membuat Dinda merasa kehangatan seorang ibu di diri Murni.


Hingga...


Sebuah tragedi membuat semuanya hancur dimana Dinda dan Angga di jebak di sebuah hotel sampai Dinda hamil.

__ADS_1


Dinda merasa hancur kala itu, masa depannya di renggut dan itu benar-benar membuat kehidupan Dinda berubah 180 drajat. Karena keegoisan seorang Samuel yang menginginkan Murni hingga menjebak Angga supaya Murni meninggalkan Angga dan dan kenapa harus Dinda yang jadi korban. Bahkan karena kejadian itu hubungan Fandi dan Dinda tak sehangat sebelumnya dimana Fandi selalu mendiamkan Dinda dan bahkan selalu menghindar. Sikap Fandi seperti itu tentu membuat Dinda merasa terpukul, seakan Dinda tak menemukan kekuatan untuk menghadapi semuanya.


Di mana Dinda di anggap perusak rumah tangga orang dan memanfaatkan kebaikan keluarga Prayoga.


Semuanya hancur tanpa sisa, bahkan teman-teman Dinda semuanya menjauh dan menatapnya jijik hingga Dinda dulu berniat mengakhiri hidupnya tapi Angga tepat waktu datang dan bertanggung jawab atas semuanya.


Tapi dalam pernikahan itu ada sebuah syarat yang Murni setujui dimana Murni mengijinkan Angga, suaminya menikahi Dinda selama sepuluh tahun dimana usia Queen mencapai segitu dan mereka harus bercerai. Karena di usia sepuluh tahun Queen sudah besar dan mengerti akan apa yang terjadi tanpa berpikir ulang Dinda menyetujuinya.


Keputusan itu benar-benar membuat Fandi marah dan tak setuju tapi Dinda melakukannya demi anak yang dia kandung walau Dinda harus melerakan cintanya.


Tapi seiring berjalannya waktu Dinda malah melakukan kesalahan yaitu harus jatuh cinta pada Angga. Dimana Dinda tidak jatuh cinta, Angga memperlakukannya dengan baik dan lembut hingga benih-benih cinta muncul tapi sanyang cinta Angga hanya untuk Murni seorang.


"Ma.. mah.., "


Lilir Queen merasa sakit tak kuat mendengar cerita sang mamah. Bagaimana dengan Dinda, yang sendari tadi sudah terisak sakit jika harus mengungkit kenangan pahit itu. Sekarang Queen Faham kenapa sang mamah selalu mengelak jika Queen ingin tahu.Paktanya itu sangat menyakitkan, membayangkan saja Queen berada di posisi sang mamah rasanya Queen tidak sanggup dan tak akan sanggup.


Dua wanita berbeda generasi itu saling berpelukan dengan isakan yang tak henti. Queen mengepalkan kedua tangannya di balik punggung sang mamah. Queen berjanji akan membalas perbuatan orang yang bernama Samuel. Entah siapa Queen tidak tahu dan Queen menahan keingin tahuannya karena kondisi sang mamah tidak memungkinkan untuk melanjut ceritanya.


Om Fandi...


Nama itu terlintas di pikiran Queen, Queen yakin sekertaris sang mamah tahu semuanya dan dia orang yang harus menjelaskannya.


Dan, Queen yakin nama Fandi adalah orang yang sama yang menjadi sekertaris sang mamah dan dia tahu semuanya.


Jika benar! berarti om Fandi begitu tulus mencintai sang mamah sendari dulu. Buktinya sampai sekarang om Fandi tak pernah pergi dari sisi sang mamah. Pantas saja Queen merasa aneh dengan cara menatap om Fandi pada mamahnya ternyata dia adalah cinta pertama mamahnya sebelum sang ayah.


Queen janji mah, akan menggembalikan kebahagiaan mamah pada orang yang tepat.


Jerit batin Queen yakin dan dia akan mengubah semuanya.


Brak...


Queen dan Dinda terkejut langsung melepas pelukannya ketika pintu kamar di buka dengan kasar hingga kedua mata Queen dan Dinda langsung melotot melihat siapa yang melakukannya.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa Like dan Vote...


__ADS_2