
setelah pertuan dua bulan yang lalu arief semakin gencar menghubungi annisa bahkan tak jarang dia menawarkan bantuan bahkan hanya untuk mengantar jemput annisa ke kampus.hingga suatu hari annisa menghubungi arief untuk menjemputnya
dikampus untuk pulang kekosan karna nisa takut jalan sendirian dimalam hari
"sudah lama menunggu?" pertanyaan yang dilontarkan arief sambil melepas helm nya.
"lumayan"balas nisa
"kenapa sampai kemalaman" tanya arief lagi
"acara prodi nya baru selesai kak"balas miss
"Cepat naik"sambil memberikan helm kepada nisa
"iya"
hubungan keduanya pun berjalan dengan baik,arief selalu memberikan perhatian lebih pada anissa,tak jarang arief memberikan kode kepada anissa bahwa dia menyukai gadis tersebut.anissa tentu saja tau akan perlakuan lelaki yang selalu mendekatinya tersebut.singga pada suatu ketika arief memberanikan diri untuk mengutarakan perasaan nya kepada Anissa.
"ada yang ingin kubicarakan padamu nisa"
arief memulai pembicaraan sambil menyembunyikan seikat bunga dibelakang nya.
"bicara saja,kenapa kakak tampak gugup sekali berbeda dari biasanya" balas nisa sambil memperhatikan gerak gerik arief.
"aanu nisa"arief tambah gugup kemudian dia mengeluarkan bunganya"aku selama ini menyukai mu dari pertama kita bertemu di taman kampus,aku menginginkan hubungan lebih dekat dengan mu,maukah kau menjadi pacarku?"seraya menyodorkan bunganya ke arah annisa"kalo kau menerima bunga ini bearti kau menerima diriku sebagai kekasihmu,jika kau tak menerimanya itu artinya kau menolakku".
anissa bingung harus bagaimana,karna dia Belum sama sekali menyukai arief,dia hanya mengangga arief hanya sebagai teman saja,dilihatnya kembali raut wajah arief yang menunggu jawabanya,annisa menghela nafas panjang dia kasihan dengan arief bagaimanapun juga lelaki itu selalu bersikap baik kepadanya dan selalu membantunya,tak salah baginya untuk membuka hati nya.
"aku menerimanya kak"balas annisa sambil menerima bunga terswbut
__ADS_1
"kau serius nisa"jawab arief dengan gembira
"ya kak aku akan berusaha membalas perasaan kakak,sebelumnya saya belum pernah menjalin kasih dengan pria manapun"balas nisa dengan polosnya.
"tidak apa-apa aku akan berusa membuat rasa itu tumbuh dan membahagiakanmu.
"barlas arief sambil menggenggam tangan nisa.
kini sudah memasuki semester kedua bagi annisa dan semester akhir bagi arief,arief tengah sibuk dengan skripsinya dan juga persiapan sidak akhirnya.anissa sudah mulai akrab dengan teman kelasnya,dan dia sudah mulai mempunyai sahabat baru selain sella.
"nis pulang nanti kita main kekos lo ya"ucapan elsi dan 3 orangyang teman lain nya sambil merangkul nisa
"boleh"balas nisa sambil tersenyum
nisa mempunyai tiga orang sahabat tiga diantaranya perempuan dan satu laki-laki.
elsi,yuni,dan aldy.mereka selalu pergi berempat baik dikampus maupun diluar kampus,bukan bearti mereka tidak mempunyai teman lain hanya saja mereka telah nyaman satu sama lain untuk berbagi cerita suka dan dukanya.
"kita mau ngapain sekarang,gue lapar guys"elsi yang memulai pembicaraan sambil meletakkan hp nya.
"gue juga" balas aldy yang masih focus dengan game di handphone nya.
"gue pengen seblak jelotot guys"rengek yuni yang masih merebahkan badannya dikasur nisa.
"kita masak aja guys seperti biasa " balas nisa
"ide bagus tu sekalian hemat duit jajan gue hehehe"balas aldy
"okeoke sini minta duit kalian sepuluh ribu setiap satu orang,biar gue sama aldy yang kepasar,dan lo nis yang masak lo kan tau diantara kita lo yang paling jago masak hehehe" balas elsi yang tengah mengumopulkan uang teman-temannya.
__ADS_1
"iya betul tu nis kalo elsi sama yuni yang masak nanti malah keasinan bahkan gosong semua seprti yang terakhir mereka lakukan"ledek aldy yang selalu mengigat ketika temanya yuni dan Elsi yang tidak bisa memasak dan berakhir Dengan gosong.
"hemm oke tapi nanti lo yun yang cuci piring nya"balas nisa pasra karna dari dulu dialah yang selalu memasak untuk teman-temanya pada saat sedang kumpul.
"oke apalah daya aku yang cuman bisa cuci piring.balas yuni pasra
seperti itulah pembagian tugas mereka yang sesekali hanya berganti elsi dan yuni yang roling tugas siapa yang mencuci piring ataupun kepasar membeli bahan yang diperlukan.mereka selalu memasak selain menghemat uang jajan mahasiwa tersebut masakkan nisa tak kalah lezat dengan yang dijual dipasaran sana.
"masakkan lo tu enak banget nis,kenapa nggak lo coba jual aja kan lumayan nambah uang jajan"aldy yang menyarankan sambil mencicipi masakkan anisa.
"ya betul tu nis,ntar gue bantu promo di sosmed gue deh"balas yuni
"gue takut gak focus sama kuliah gue kalo sambil jualan"balas nisa lesu
"kan jualan online nis"balas elsi yg dari tadi menyimak pembicaraan reman-teman nya Itu.
"atau lo titip aja di cafe om gue nis"kini yuni yang memberi saran.
"emm boleh juga tu ide lo yun,tapi jual apa?tanya annisa kepada teman-teman nya itu.
"kue"saran elsi.
"kue buatan lo itu sumpah enak banget nis,kayak kue yang ada di kafe-kafe.
"gimana kalo pempek aja nis,lo kan asli palembang,pempek buatan lo buehh enak banget nggak ada tandingan nya dijakarta"usul Yuni
"kalo saran gue yang simpel-simpel aja nis biarlah nggak terlalu repot"kini aldy yang ikut bicara.
"saran kalian bagus semua guys,lo kompirmasi sama om lo dulu yun boleh nggak gue nitip disitu"
__ADS_1
"aman kalo soal itumah"balas yuni sambil tersenyum.
Dua minggu kemudian yuni menghubungi annisa bawasanya om nya mengizinkan teman nya untuk menitipkan jualanya.semenjak itu anissa selalu mengantar makanan ke cafe itu diantar oleh arief sang kekasih.makanan yang dititip annisa pun berupa cup cake,salad buat,pempek.yang cukup laris di cafe om nya yuni.semenjak menjuak masakkanya annisa sudah tidak lagi meminta uang kepada orang tuanya untuk membeli keperluan sehari-hari nya.orang tua nya mengirim uang hanya untuk membayar sewa kos anissa.