Gadis Dingin

Gadis Dingin
Bab 138 Mafia langit Asia!!!


__ADS_3

Jerman ....


Di sebuah markas suasana begitu mencengkram. Keheningan menyelimuti ruang tersebut. Tak ada yang berani bercakap bahkan berdehem pun tak ada. Hawa dingin semakin membekukan persendian orang-orang yang memakai topeng.


Mereka hanya bisa menunduk ketika lord mereka menatap tajam. Mereka tahu apa kesalahan mereka. Ini semua di luar kendali, rencana yang sudah di susun rapih nyatanya berantakan. Bahkan malah anak buahnya yang babak belur.


Terbesit dalam pikiran siapa sebenarnya Farhan itu. Bagaimana bisa seorang diri mengalahkan anak buahnya yang handal tak di ragukan lagi kemampuannya dalam membunuh.


Bahkan polisi pun tak bisa melacak jejak. Tapi kali ini anak buahnya terkalahkan. Ini bagai sebuah penghinaan bagi dirinya. Belum ada yang bisa mengalahkan anak buahnya kecuali satu kelompok yang sampai sekarang mereka tak mau berurusan dengan kelompok tersebut. Karena, kelompok mereka bersebrangan.


Sama-sama di dunia bawah namun berbeda jalur. Tapi tidak mungkin kalau Farhan salah satu dari kelompok tersebut. Jika iya, maka keberadaan markasnya akan terancam.


Sang Lord menatap tajam pada seseorang yang duduk santai di kursi kebesarannya.


"Kak, mengapa menatapku seperti itu. Anak buah kakak yang gak becus membunuh satu orang saja."


Ucapan remeh Marsel layangkan pada anak buah kakak nya.


"Apa informasi tentang Farhan itu akurat hah, anak buahku tidak pernah gagal dalam misinya kecuali sejak awal kau salah memberi informasi!!"


Suara berat nan dingin begitu menusuk membuat Marsel bergidik ngeri.


"Aku yakin, informasi itu akurat. Dia bahkan dulu pernah berada di RSJ. Gak mungkin kan kalau .."


"Oh sittt ..."


Salah satu orang bertopeng mengeram sakit membuat dia tak bisa lagi menahan berat tubuhnya.


Sendari tadi dia menahan sakit di bagian pundaknya.


Sang Lord langsung menatap anak buahnya yang mengeram sakit. Membuat Marsel menghentikan ucapannya.


Srekk ....


Lord menyingkap baju anak buah seketika matanya memicing melihat tanda memar di pundak anak buahnya.


"Lord,"


Lord mengambil simbol yang anak buahnya berikan. Simbol itu jatuh ketika Lord menyingkap kasar baju anak buahnya.


Dia meneliti simbol itu, lalu matanya teralih pada memar di pundak anak buahnya.


Seketika darahnya mendidih dengan mata memerah. Tangannya mencengkram simbol mata satu.


Bugh ...


Uhuk ...

__ADS_1


Lord menendang adiknya membuat Marsel langsung berbatuk. Terkejut dengan apa yang kakaknya lakukan.


"Apa yang kakak lakukan!!"


Bentak Marsel penuh emosi karena kakak nya tiba-tiba menendangnya. Membuat dadanya begitu sakit.


"Sialan, kau mamang bodoh. Kau sengaja membuat keberadaan kakak di temukan hah!!!"


Lord benar-benar sangat marah besar ketika menyadari simbol itu dan juga memar yang anak buahnya dapatkan. Pantas saja anak buahnya kalah karena mereka salah mengambil strategi.


Marsel sungguh bingung kenapa kakaknya marah besar seperti itu. Harus dia marah pada kakaknya karena anak buah kakak sudah gagal membunuh Farhan.


"Kenapa kakak yang marah!"


"Kau memang bodoh, selalu saja menyusahkan. Apa kau tahu, orang yang ingin kau bunuh dia adalah anggota black ghost, Mafia dari langit Asia!!!"


Semua orang membelalakkan bola matanya di balik topeng yang mereka pakai. Kelompok mafia itu sudah lama tak terdengar di dunia bawah. Karena yang mereka tahu kelompok itu bekerja sama dengan PBB. Dan siapa tidak kenal dengan julukan mafia langit Asia itu, sehingga para kelompok mafia menamai dengan Black ghost. Karena kelompok itu bukan cuma bisa memegang senjata tapi juga meretas jaringan satelit. Hingga mereka yang berada di dunia bawah tak berani berurusan dengan mereka. Karena yakin hidup mereka akan terancam. Bukan hanya terancam nyawanya tapi juga pekerjaan ilegal mereka.


"Siapa black ghost, apa hubungannya!"


Sang Lord kesal pada adiknya yang bodoh itu. Marsel memang bisa hanya menyusahkan ya.


Jika keberadaan mereka sampai di temukan maka habislah riwayat mereka.


"Petrik!!"


"Siap!"


"Siap Lord!"


"Dan kau, serahkan diri ke polisi jika tidak maka akan ku lempar kau ke kandang ular!!"


Marsel membulatkan kedua matanya tak percaya dengan apa yang di katakan kakak nya.


Sang Lord tak mau ambil resiko. Dia tidak mau usaha yang dia rintis dari nol akan hancur gara-gara adik bodohnya. Sepertinya lord sudah terlalu memanjakan adiknya hingga adiknya jadi bodoh seperti itu.


Dari pada usahanya berantakan lebih baik dia menjebloskan adiknya ke penjara.


"Lord lihat ini,"


Ucap Petrik dengan wajah pucat menyerahkan tablet pada sang lord.


Lord membulatkan kedua matanya ketika membaca satu pesan dengan kode rahasia. Di mana pesan itu hanya bisa di mengerti oleh orang-orang mafia.


"Oh sittt!!"


Prang ...

__ADS_1


Lord membanting tablet itu dengan mata memerah. Bahkan urat rahangnya sampai menonjol dengan tangan mengepal erat.


"Kurung Marsel di bawah tanah!!"


"Kakak apa-apa ini!!"


Bentak Marsel tak terima, Marsel terus berteriak mengupat sang kakak karena tega malah memenjarakannya.


Lord memijit pelipisnya yang pusing akibat kecerobohan adiknya.


Mafia langit Asia itu menolak bertemu dengannya. Dengan syarat dia harus mengganti dulu uang kerugian perusahaan 100 Miliar dan menyerahkan adiknya ke jeruji besi. Kalau tidak, semua usaha dia akan hancur dalam 1 X 24 jam.


Baru kali ini lord di buat pusing, marah, kesal atas kelakuan adiknya.


Sedangkan di apartemen, Farhan tersenyum seringai setelah mengirim email pada sang lord.


Dia pikir siapa, ngajak bertemu. Farhan bukan orang bodoh. Dia tahu bagai mana sepak terjang mafia dunia bawah. Dan, mereka belum menyadari siapa Farhan sebenarnya. Mereka baru menyangka kalau dia salah satu anggota Black Ghost.


Rencana menyelesaikan pekerjaan hari ini harus gagal karena serangan itu. Dan itu membuat Farhan mengundurkan jadwal kepulangannya.


Jika saja Lord macam-macam dan membuat Farhan kembali menunda kepulangannya. Jangan salahkan Farhan kalau dia akan memberantas habis markas The Wolves.


Mafia bawah yang sudah lama di cari polisi bahkan sampai PBB ikut turun, karena mafia itu bukan hanya peredar narkoba, tapi juga perdagangan organ tubuh dan gadis-gadis untuk di jadikan s** bebas. Bahkan kelompok itu juga pernah mencuri aset negara.


Cukup sedikit kan jika Farhan menginginkan uang 100 Miliar. Harusnya Farhan menginginkan 100 Triliun. Karena kejahatan Lord sudah sangat di ambang batas.


Farhan menatap Poto istrinya, seketika rasa nyeri, pusing dan marah hilang seketika. Bahkan Farhan belum sempat mengurus lukanya yang tergores pisau. Padahal darah itu dari tadi keluar.


"Sayang, tunggu bee pulang ya. Semoga bee tidak terlambat .."


Gumam Farhan sambil mengelus Poto sang istri.


Merasa sudah tenang, Farhan membersihkan apartemen nya. Untung saja apartemen Farhan kedap suara. Jika tidak maka sendari tadi akan heboh orang-orang di depan pintu kamar Farhan.


"Ini hanya permulaan, jangan bangunkan sosok iblis dalam diri Al-biru."


Monolog Farhan ketika membaca pesan masuk lewat email nya.


Bersambung


Jangan lupa Like, Hadiah, dan, Vote, Terimakasih ...


Hay teman-teman semua ...


Author mau kasih tahu,. Maaf ya bila besok Author gak bisa Up, Author lagi kurang enak badan.


Doain aja ya, semoga author cepet sembuh dan bisa up.

__ADS_1


Tapi, tenang saja Author akan usahakan tetap up kalau author kuat.


Salam cinta dari Author untuk kalian semua muach ...


__ADS_2