
Arief budiman,mahasiswa semester 7 yang merupakan anggota bem di universitas indonesia.pria yang tampan,hangat,dan juga populer dikampusnya,arief anak pertama dari dua bersaudara,dan adiknya seorang perempuan yang berumur 16 tahun dan masih kelas 3 sma.arief berasal dari keluarga yang sederhana juga,tapi karna tanggungan keluarganya hanya dirinya dan sang adik tidak membuat mereka hidup kekurangan.
setelah beberapa waktu lalu anissa menghubungki arief untuk izin tidak mengikuti ospek,siapa sangka chat diantara mereka trus berjalan,ya walaupun si dingin anisa hanya membalas sesuai apa yg ditanya saja tidak pernah bertanya balik,seperti arief yang selalu menanyakan kabar dan lain sebagainya. seorang arief menjadi tertantang untuk mendekati seorang anissa gadis cantik yang dingin terhadap orang yang tidak dia kenal.
setelah selesai acara ospek dikampusnya akhirnya nisa sudah sehat kembali dan tiba saat nya untuk masuk kuliah,hari-hari anisa dikampus sangat biasa bahkan dia tidak memiliki satu teman pun di kelasnya.anissa sendiri ditempatkan di kelas internasional di mana isinya orang-orang yang memang cerdas dan dari golongan berada tak terkucuali juga mahasiwa dari luar negri yang juga berada di kelas Itu,jadi dikelas ini semua mahasiswa maupun dosen memakai bahasa inggris.bukan masalah bagi anisa untuk berbahasa inggris karna dari sekolah menengah pertama anisa sudah belajar berbahasa inggris ya walaupun tidak mengikuti les bahasa inggris tentunya.anisa memang orang susah bergaul dengan orang-orang baru apalagi di kelasnya banyak orang berteman memandang kasta,nissa sadar kalau dirinya itu tidak setara dengan mereka.di kampusnya anisa hanya memiliki sella sebagai teman.
sella : "hai nis" sapa Sella yang menghampiri anissa yg baru saja keluar kelas.
nisa : "hai juga sella"anissa yang menoleh kepada sumber suara dan membalas sapaan dari teman baru nya Itu.
sella : "kekantin yuk" ajak nya
nissa: "nggak ah sel gue mau keperpus aja mau cari reperensi buat makalah" tolak nya,sebenarnya anissa juga lapar tapi karna orang tua nya belu mengirimkan uang bulanan kepadanya jadi dia beralasan untuk ke perpustakaan karna memang dia memerlukan buku untuk repensi makalah nya.
sella : "beneran ni nggak mau ke kantin"tanya nya kepada anissa
anissa : "hemm"
sella : "ya udah yok gue temenin ke perpustakaan,elo kan nggak punya temen selain gue" benar saja sella sudah mengetahui kalo anissa tidak mempunyai teman lain selain dirinya.
anissa : "iya ayok,entar gue ada kelas lagi ni"
balas anissa seraya menarik tangan sella
sesamapainya di perpustakaan anissa sibuk membaca buku diatas meja yang disiapkan di perpustakaan.sedangkan sella sibuk memainkan handphone nya,sesekali dia melirik ke Arah anissa,karna lama keheningan diantara mereka sella meletakkan hp nya dan berbicara ke pada Nissa
sella : "nis" seraya menoleh ke arah anisa yang ada di sampinya
__ADS_1
nisa : "hemm" menjawab tampa melepas pandangan nya dari buku yang ia baca
sella : "elo punya cowok nggak?" tanya nya yg masih memperhatikan nissa
nissa : "nggak" jawab nya singkat tampa menoleh ke arah sella
sella : " kenapa?" tanya nya kembali
anissa : "pacaran aja belom pernah" jawabnya yg masih pokus membaca buku
sella :" miris banger sih hidup lo,udah jadi mahasiswa belum pernah pacaran"ejek nya"gue aja udah dari smp pacaran"
nissa : "trus lo bangga gitu? cih apaan yang dibanggain kalo pacaran masih mintak duit sama orang tua" jawab nya yg masih setia dengan bukunya
sella : " iya juga sih" jawabnya sambil melipat tangan kanan nya dan menyangga dagunya pakai tangan.
nissa : " udah yok gue ada kelas ni" berdiri sambil merapikan bukunya.
meraih handphone nya di meja samping tempat tidurnya.Dan terlihat chat dari seseorang yang nomornya tidak ia simpan.
"lagi apa cantik" isi pesan tersebut
"lagi balas chat"balas dari anissa
"jangan-jangan wa gue nggak lo save ya?"balas nya lagi
"iya" balasan dari anissa dia memenang to the point nggak suka berbelit-belit.
__ADS_1
"save dong siapa tau lo perlu gue" balas dari orang tersebut
"perlu apa gue sama elo" balas nissa sambil mengreyitkan kening nya.
" elo lupa kalo lo lernah mintak tolong sama gue,dan I ng at sertifikat ospek lo ada sama gue,karna elo nggak ngikutin prosedur ospek jadi elo harus berhadapan Langsung sama gue untuk ngambil tu sertifikat". balasnya sambil tersenyum licik
"iya iya gue save" balas anisa sambil menghelas napas kasar sambil mengacak rambutnya frustasi,karna dirinya yang tidak pernah menggangu orang sebelun nya dan sekarang ada yang mengganggu nya."siapa nama lo biar gue save"
"arief budiman,panggila gue arief Aja" balas nya
"iya" balas nisa singkat
arief selalu menhubungi anissa kadang ngechat kadang nelpon,kadang vidio call dan tidak pernah diangkat oleh anissa.hingga arief penasaran dengan sosok anissa ini.hingga dua bulan berlalu akhirnya kkn arief pun selesai dan kini kembali ke jakarta.dan dia tidak sabar ingin melihat sosok anissa rahmania budiono yang selalu mengusik pikiran nya.dan alasan untuk bertemu pun hanyala karna sertipikat,itulah alasan anissa yang harus menemuinya. dan sesuai kesepakatan kedua nya bertemu di taman kampus.arief yang sedang duduk dibangku taman sambil mengirimkan chat kepada anissa.
"cepatan gue baru pulang kkn,Belum balik kerumah,cuman demi nyerahin sertifikat lo doang" isi pesan arief,ya memang benar dia belun pulang kerumahnya hanya karna ingin sekali bertemu dengan gadis bernama anissa tersebut
"iya bentar lagi dosen gue keluar" balas anissa dari seberangsana sambik mengusap wajahnya
"lama amat gue tunggu 5 menit,kalo dalam waktu itu lo belum datang juga,siap siap ikut osoek taun depan" balas arief sambil terseyum
setelah mebaca pesan terakhir dari arief anissa pun langsung bergegas keluar kelas tanpa membalas chat dari arief,setelah sampai ditaman kampus anissa langsung melakukan panggilan ke nomor arief.
"hallo gue udah di taman lo dimananya" suara anissa yang masih tersengal-sengal karna berlari
"gue di banku taman yang menghadap danau"balas arief dengan santai
"gue kesan jangan tutup panggilan nya" dan anissa pun langsung data ng ketempat yang dimaksud."gue udah di dekat danau lo di bangku yang mana" balasnya lagi sambil mengusap peluhnya.
__ADS_1
"lambaikan tangan mu"balas arief sambil melirik kiri kanan.kemudian terlihatlah wanita tinggi Dan Lansing yang tengah membelakanginya memakai celana levis navy di padu kan dengan jaket hoodie mustard dan rambut hitam yang di kuncir.dan dihampirinya dan di pegagang bahu gadis tersebut,anissa merasa ada yang memegang bahunya langsung menoleh..
sebulan kemudia