Gadis Dingin

Gadis Dingin
Bab 40 Kejutan!


__ADS_3

Kondisi Angga jauh lebih baik dari sebelumnya. Bahkan Angga menunjukan tanda-tanda dia akan sadar.


Kedatangan Queen, dan mengajak Angga ngobrol sungguh membuahkan hasil yang sangat menakjubkan. Ini bebuah keajaiban yang membuat Murni dan Jek nampak bahagia.


Murni memohon pada Queen agar setiap hari datang untuk sekedar memberi semangat agar Angga cepat pulih. Dan, Queen menyetujuinya, sepulang kampus maka Queen akan menyempatkan waktu pergi kerumah sakit walau itu hanya sebentar lalu pulang lagi.


"Berjuanglah ayah, Queen menunggu ayah bangun. Jangan kecewakan Queen untuk yang kedua kalinya. Maka, jika itu terjadi Queen akan benar-benar membenci ayah."


"Bukankah ayah laki-laki, kenapa ayah lemah. Harusnya ayah kuat dan tangguh. Jangan kalah sama Biru, Biru saja dia bisa bangkit dari depresi dan ketakutannya masa ayah tak bisa."


"Cukup hari ini ya, Queen mau pulang kasihan mama pasti nunggu di rumah. I Love Yuo Ayah..,"


Cup...


Seperti biasa Queen akan mencium kening Angga ketika sudah selesai interaksi. Mata Queen selalu pokus pada wajah Angga tanpa melihat anggota tubuh yang lain. Hingga Queen tak sadar bahwa sendari tadi Angga berusaha menggerakan tangannya. Hingga Queen pamit pulangpun Quren tak tahu kalau Angga begitu tersiksa ingin memanggil nama Queen tapi sayang bibirnya terasa berat untuk di gerakan.


"*Tunggu, Nak. Jangan pergi.. "


"Queen... Queen*..., "


Angga hanya bisa memanggil nama putrinya di alam bawah sadar. Suara sang putri seakan menarik Angga di ruang gelap yang membuat Angga enggan membuka mata. Kerap kali Queen mengajak ngobrol, telinga Angga mendengar namun bibirnya sulit untuk bersua.


"Sepertinya kemajuan pasien sangat bagus, pasien mulai berusaha kembali dari alam bawah sadarnya. Terus lakukan interaksi Queen dengan pasien Insyaallah pasien akan cepat sadar, "


Murni terharu akan penjelasan dokter, kerap kali Queen sudah mengajak Angga ngobrol maka Murni menyuruh dokter memerikasa perkembangan suaminya dan hari ini perkembangannya jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya.

__ADS_1


"Udah selesai sayang..,"


Queen hanya mendelik menatap jengah Farhan yang sendari tadi menunggu dirinya. Setiap hari memang Farhan membujuk Queen untuk selalu menjenguk ayahnya agar cepat pulih karena suport Queen berpengaruh besar bagi kesembuhan Angga.


"Ayo jalan, Bi-Ru..., "


Kesal Queen karena sendari tadi Farhan belum menjalankan mobilnya. Farhan memang setiap hari berangkat pulang bareng bersama Queen. Farhan memang tak mengizinkan Queen bawa motor sendiri ke kampus. Farhan hanya tak mau terjadi apa-apa pada Queen apalagi Farhan tahu bagaimana Queen membawa motor jika dalam keadaan hatinya gak baik.


"Bawanya jangan kaya siput, cepetan dikit napa!"


Queen terus saja mengoceh tak jelas membuat Farhan harus ektra sabar menghadapi kejengkelan Queen yang selalu protes.


Queen sendiri hanya sengaja menjahili Farhan supaya jengkel karena Farhan sudah membuat Queen kesal. Siapa suruh terus mengekang Queen melarangnya gak boleh bawa motor ke kampus.


"Biru jangan terlalu santai, nanti mama nunggu aku. Jika kamu gak bisa bawa mobil biar aku saja! "


Farhan mencengkram erat stir mobil, sendari tadi Queen mengoceh tanpa henti membuat Farhan yang awalnya gemas menjadi kesal sendiri karena tanpa sengaja Queen ngatain bahwa Farhan gak becus bawa mobil.


Brum...


Farhan menambah kecepatan mobilnya sangat tinggi melebihi batas normal lalu berbelok ke arah yang bukan jalan pulang.


Queen di buat terkejut dengan aksi gila Farhan bahkan Queen di buat jantungan dengan aksi yang Farhan lakukan.


Farhan meliuk memutar-mutar mobil di sebuah lapangan yang entah lapangan apa Queen tidak tahu karena saking terkejutnya dengan apa yang Farhan lakukan.

__ADS_1


Bukannya merasa takut, Queen justru terpana dengan aksi Farhan bahkan Queen tak melepas pandangannya dari wajah Farhan yang nampak serius dengan aksinya.


Hingga Farhan menghentikan mobilnya dengan asap yang menyelimuti mobil sport milik Farhan.


Farhan tersenyum seringai langsung keluar dan membuka pintu mobil bagian Queen. Queen masih terdiam belum menyadari kalau Farhan sudah keluar dan membukankan pintu untuknya. Farhan membungkuk tersenyum melihat Queen yang nampak bengong belum menyadari kalau Farhan sudah mendekatkan bibirnya di hadapan Queen.


Cup...


Kecupan lembut mendarat di pipi kiri Queen dan sontak membuat Queen tersadar dari lamunannya.


"Ayo, turun! "


Ucap Farhan lembut sambil membuka sabuk pengaman Queen lalu membantu Queen keluar dengan memegang tangan Queen. Queen seakan terhipnotis hanya diam saja dengan apa yang Farhan lakukan.


"Lihatlah ke atas baby..,"


Bisik Farhan tepat di telinga Queen, sontak membuat Queen repleks mengalihkan pandangannya ke atas.


Deg...


Queen terpaku melihat apa yang ada di atas, ada tiga buah helicopter. Queen bukan terpaku akan adanya heli melainkan sebuah tulisan yang tertulis di sebuah kain yang berkibar di setiap heli dengan tulisan.


Happy Birthday My Haney


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Vote...


...---...


__ADS_2