Gadis Dingin

Gadis Dingin
Bab 36 Ma.. mama..


__ADS_3

Farhan Berkali-kali memejamkan mata menahan amarah yang memuncak. Bahkan Farhan mencengkram erat stir hingga tangannya memutih.


Amarah yang sudah naik ke ubun-ubun harus Farhan tahan melihat Queen merentangkan kedua tangannya tepat di depan mobil membuat Farhan mau tak mau harus mengendalikan amarahnya karena tak mau membuat Queen ketakutan. Karena Queen mengenal Farhan adalah laki-laki lembut penuh kasih sayang bukan laki-laki pemarah.


Queen yang sudah bangun dari tidur panjangnya, bukan tidur panjang tapi Dinda sengaja menyuntikan obat bius kurun waktu yang di tentukan hingga Queen sadar kembali. Ketika sadar Queen langsung menanyakan keberadaan Farhan, tanpa menjawab Queen langsung keluar dari tempat persembunyiannya tepatnya di ruang bawah tanah, masih di rumah Dinda.


Queen terkejut melihat rumahnya berantakan dengan para bodyguar banyak yang luka dan di pastikan pasti ada sesuatu yang di sembunyikan darinya. Queen menatap sang mama meminta penjelasan dengan apa yang terjadi. Pada akhirnya Dinda menceritakan kejadian yang sebenarnya di mana ada beberapa pembunuh bayaran yang akan menbawa Queen dan terpaksa Dinda harus menurut apa yang Farhan rencanakan tanpa melukai Queen.


Sesudah mendengar penjelasan sang mama Queen menyuruh sang mama mengantarkan dirinya ke tempat Farhan mau tak mau Dinda menuruti.


Dan, sekarang Queen sudah berada di depan mobil Farhan yang nampak murka. Amarah yang baru pertama kali Queen lihat, biasanya Farhan begitu mudah mengendalikan dirinya tapi hari ini Queen melihat Farhan berbeda.


Queen merasa kesal karena Farhan tak mau turun bahkan Farhan menekan klakson mengisyaratkan nya untuk minggir. Bukan namanya Queen jika tak bisa membuat Farhan bertekuk lutut terhadapnya.


Dorr...


Dinda membekam mulutnya dengan mata membola tak percaya dengan apa yang sang putri lakukan. Queen dengan santai membidik ban mobil Farhan hingga kempes.


Queen dengan cepat membuka pintu mobil, seketika Queen tertegun melihat mata Farhan yang memerah dengan tangan yang sudah memutih. Queen tahu apa yang di rasakan Farhan, Farhan sedang menahan gejolak amarahnya.


"Pergi.., "

__ADS_1


Tegas Farhan tanpa melihat Queen, Farhan tidak mau amarahnya malah menyakiti Queen.


Bukannya pergi Queen malah menangkup pipi Farhan hingga menghadap padanya.


"Buka matamu, Biru..,"


"Aku faham apa yang kamu rasakan karena aku pernah berada di posisi itu. Tapi kamu tak mungkin pergi ke kantor polisi dalam keadaan begini. Apa kamu mau menghancurkan rencana yang sudah kamu susun? "


"Bahkan kamu tega membuat aku jadi putri tidur..,"


Farhan Berkali-kali menghembuskan nafas kasar dan dalam berusaha tak menunjukan sisi lemahnya. Bagaimana mungkin Farhan tak marah dari kecil Farhan sudah kehilangan sosok orang tuanya dan sekarang mendengar mamanya masih hidup tapi Farhan harus menelan kekecewaan lagi karena Farhan tak bisa menyelamatkan sang mama.


"Ta.. tapi bajingan itu lagi-lagi memisahkan aku dengan mama! "


"Siapa bilang? "


Seketika Farhan membuka kedua matanya bingung. Apa maksud dari perkataan Queen.


Queen menarik tangan Farhan supaya keluar dari mobil.


"R.. rora apa maksud perkataan mu? "

__ADS_1


"Lihatlah..., "


Farhan mengalihkan pandangannya ke arah telunjuk Queen. Seketika Farhan terdiam dengan tubuh gemetar. Manatap Queen lalu menatap pada sosok yang sedang menatapnya penuh kerinduaan.


"A.. apa ini nyata? "


"Hm, "


"Mama.. ma.. mama, "


Lilir Farhan langsung berlari berhampur pada sosok yang sudah lama Farhan rindukan.


Dinda dan Murni menitikan air mata haru melihat pertemuan antara anak dan mama. Begitu juga Queen tersenyum bahagia, sambil menatap pada sosok yang membantu Queen menyelamatkan mama Farhan.


Sebelum ledakan terjadi Gery yang memang ayah dari Riko sahabat Queen dari geng motor melesat pergi keruangan khusus dimana mama Farhan di kurung.


Gery dengan cepat membawa mama Farhan keluar dengan susah paya, dan berlindung di balik pohon besar arah timur markas hingga sepuluh menit Gery berhasil keluar terdengar ledakan besar dan menghancurkan semua bagunan hingga tanpa sisa.


Bersambung...


Jangan lupa Like dan Komen....

__ADS_1


__ADS_2