
........
Mobil mewah itu terus melaju menembus padatnya jalan raya.Tak seperti biasanya,dimana mobil selalu dalam keadaan hening tiap kali Leon berkendara,kali ini,musik menggema dari dalam kendaraan roda empat itu.
Leon mengizinkan istrinya untuk memutar musik favorit nya sambil bernyanyi sesuka hatinya.Leon yang masih sibuk dengan kemudi di tangan nya hanya diam sambil mendengarkan sang istri yang nampak begitu asyik melantunkan lagu lagu yang terdengar membosankan di telinganya itu tanpa ekspresi..
Tak berselang lama.....
Kendaraan berharga fantastis itu sampai di depan sebuah toko bunga dua lantai yang merupakan tempat usaha pemberian Leon.
Sepasang suami istri dengan topi di masing masing kepala itu nampak berjalan beriringan menuju tempat dimana Sarah nampak sudah sibuk menata bunga bunga indah tersebut di depan toko.
"assalamualaikum....." ucap Aleta mengucap salam.
"wa Alaikum salam...."jawab sang ibu sambil menoleh ke arah sumber suara.
"kalian?" ucap Sarah dalam mode bertanya.Tumben sekali Leon ke toko dan tak pergi bekerja ke kantornya...?Pikir Sarah.
Aleta mendekati sang ibu lalu meraih punggung tangan wanita itu dan menciumnya.Sedangkan Leon hanya diam masih dengan mode angkuh nya.
"tuan.... selamat pagi...."ucap Sarah pada sang menantu.Ia bahkan masih memanggil pria itu dengan sebutan tuan.
"hmmm....."jawab Leon singkat.
Aleta hanya menoleh ke arah ibu dan suaminya secara bergantian lalu tersenyum.Se luluh luluhnya Leon,ia tetaplah pria dingin dan mengerikan jika bersama orang lain.
"emm...sayang...kamu mau tunggu di dalam aja atau disini?" Aleta.
"Aku ingin melihat aktifitas mu dari dalam saja...."ucap Leon.
"oke..."jawab wanita cantik itu.Aleta lalu menoleh ke arah sang ibu
"kita ke dalam dulu ya buk"ucap Aleta kepada ibunya.Sarah hanya mengangguk.
Sepasang suami istri itu kemudian melangkah masuk ke dalam toko.Aleta berjalan di belakang Leon guna meletakkan tas ransel miliknya di sana.Wanita itupun memulai aktifitasnya sebagai penjual bunga.Sedangkan Leon hanya asyik tiduran di sofa ruang tunggu itu sembari memainkan ponselnya.Sesekali ia nampak melirik ke arah luar dimana Aleta mulai sibuk melayani para pembeli yang datang silih berganti.
...****************...
Tepat pukul dua belas siang.....
Saat jam makan siang tiba......
Di dalam ruang tunggu toko bunga itu...
Seorang pria yang katanya ingin menemani sang istri di toko itu nyatanya kini malah asyik tertidur dengan kedua lengan yang terlipat di atas dada.
Aleta tersenyum.Dengan segenggam kelopak bunga mawar merah ditangannya,wanita itu mendekati Leon yang nampak memejamkan matanya.
__ADS_1
Parasnya yang tampan di usianya yang sudah matang itu terlihat sangat tenang.Hilang kesan garang dan kejam yang selalu pria itu tampilkan.
Aleta berdiri di samping sofa tempat Leon terlelap.Sambil berusaha menahan tawa,wanita itu memulai tingkah usilnya dengan menaburi tubuh Leon yang tertidur itu dengan kelopak kelopak bunga di tangannya.
"betapa hatiku....takkan piiiluuuu.....telah guguuuurrr....pahlawankuuu.........."
Suara itu mengalun merdu setengah lebay.Taburan kelopak bunga mawar merah nampak menghujani seonggok tubuh tegap yang kini nampak tertidur lelap di atas sofa abu abu tersebut.
Leon mengerjab ngerjabkan matanya,ia merasakan sesuatu menerpa wajahnya secara bertubi-tubi.Pria itu perlahan membuka matanya,dilihatnya di sampingnya Aleta tengah asyik bernyanyi Gugur Bunga sambil menaburkan bunga bunga mawar itu ke atas tubuhnya selayaknya menaburkan bunga di atas makam pejuang.
"Aleta....!"ucapnya kaget.Ia pun bangkit dan mengubah posisinya menjadi duduk sambil mengucek matanya yang masih terasa setengah mengantuk.Aleta tak peduli,ia masih asyik bernyanyi sembari terus bernyanyi.Ia kini bahkan dengan santai nya memutar badannya seolah tengah menari di atas panggung.
Sarah yang berada di luar toko hanya menggelengkan kepalanya melihat aksi putri semata wayangnya itu.
"telaah....gugur pahlawankuuuu....."
"Aleta berhenti...!"ucap Leon.
"tunaiii....sudah janji baktiiii...."
"Aleta...!"ucap Leon yang kemudian bangkit, dengan cepat ia meraih tubuh istrinya yang masih asyik dengan kelopak bunga mawar di tangannya itu dari belakang.Aleta tergelak mendapati ekspresi Leon yang nampak kesal.
Leon mendekap tubuh istri tersayang nya itu dari belakang.
"ngapain kamu ?"tanya Leon dengan sorot mata tajam menatap ke arah Aleta dari samping
"ya abisnya kamu malah tidur....katanya mau nemenin aku..."ucap wanita itu sambil memasang wajah menggemaskan.
"kau menginginkanku cepat mati?!"tanya Leon lagi tan habis fikir
"enggak...bercanda doang sayang ....ya kalo kamu mati aku jadi janda dong....."ucap Aleta sambil terkekeh.
Leon mengeratkan pelukannya membuat tubuh ramping itu kini seolah tak bisa bergerak di dekap tubuh tegap Leon.
"aduh....nggak bisa gerak..."rengek Aleta.
"kau nakal sekali sekarang hemm?"ucap Leon.
"aduh....iya om...ampun om....jangan om...saya masih kecil om...."ucap Aleta makin berani.
"kau panggil aku apa?"tanya Leon.
"om ..."ucap Aleta.
Leon makin gemas dibuatnya.Pria itu menggerakkan kepalanya.Mendusel sambil menciumi leher pipi serta semua yang ia mau.Aleta terkekeh saat bulu bulu kumis dan jenggot pria itu bergesekan dengan kulitnya.
"udah ah ...capek...!jangan ih....!geli....!!"ucap Aleta coba melepaskan diri.
__ADS_1
"kau yang mulai.."
"iya udah maaf....lepasin..."ucap Aleta lagi.
Leon pun melepaskan pelukannya.Aleta berbalik badan.Ia menggerakkan tangannya,menaburkan sisa sisa bunga ditangannya ke atas kepala Leon membuat semua kelopak bunga itu jatuh dan berserakan di lantai.
"kau ini jorok sekali...suka sekali kau mengotori lantai seperti ini?"ucap Leon.
Aleta hanya nyengir kuda.
Aleta menggerakkan tangannya, bergelayut manja di lengan kekar pria berjambang itu.
"makan yuk...mau makan apa?"tanya Aleta manja.
Leon menghela nafas panjang.
"aku mau makan di luar berdua denganmu...."ucap Leon.
"boleh..."jawab Aleta sambil tersenyum.
"berangkat sekarang?"tanya wanita itu lagi.Leon mengangguk sambil tersenyum.
"ya udah..kamu tunggu bentar aku ambil tas dulu,abis itu kita pamit sama ibuk..."ucap wanita cantik tersebut.
"okey...."jawab Leon.
Aleta pun bergegas mengambil tas ransel miliknya,lalu keluar toko untuk berpamitan dengan sang ibu yang berada disana.
Leon dan Aleta pun pergi.Kini hanya tinggal ibu Sarah yang berada di toko itu.Mantan wanita malam itu kini terlihat sibuk menata bunga bunga cantik disana,hingga....
.
.
Sebuah mobil yang terlihat mewah dan mahal nampak berhenti di depan toko bunga.
Sarah menyipitkan matanya,siapa itu?
...----------------...
***Selamat pagi
..
up 10:04
yuk... dukungan dulu 🥰😘😘😘***
__ADS_1