
buuuuuggghhhh......!!!
pyaaaaaaaaarrrrrrrr.....!!!!
daaaaaggghhhh......!!!
"aaaaaaaaaakkkkkhhhhhhhh.......!!!"
Wanita itu mengamuk di dalam kamarnya.Ia menghancurkan apapun yang berada di hadapannya.Wanita itu histeris.Ia kacau..!
Vas bunga, peralatan make up semua di lempar ke lantai.Tempat tidur di acak acak.Kursi di banting.Kaca cermin pecah....!
Mayang murka...! wanita itu kalut....!! Ia menghancurkan semua benda yang ada di dalam kamarnya..!
Bertahun tahun lamanya ia mencoba menarik hati Leon,semua sia sia..!
Dan sekarang,dengan mudahnya seorang wanita asing masuk ke dalam hati pria itu...! wanita yang pastinya belum lama dikenalnya..! wanita yang tak jelas asal usulnya..!wanita yang ia yakin hanya wanita biasa,bukan dari kalangan terpandang seperti dirinya..!
Tidak ...ini tidak bisa dibiarkan...!Mayang tidak boleh kalah...!
Aleta sudah menabuh genderang perang.Itu artinya Mayang harus meladeni permainan gadis ingusan itu...!
Wanita tiga puluh lima tahun itu bergerak.Ia mengambil tas selempang yang semula dilempar nya asal.
Diraihnya benda pipih yang berada didalam tas mahalnya itu.Ia pun segera menuju ke aplikasi WhatsApp dan mencari nama Baby boy disana.
Tuuuttt.... tuuuutt.... tuuuutt.....
"halo.."ucap seorang pria dari seberang sana.
"dimana kau?"tanya Mayang.
Sang baby boy,Fathur,yang kini tengah berada di sebuah kamar hotel bersama beberapa orang wanita berpakaian super mini itu nampak tersenyum sinis mendengar suara Mayang yang menanyakan keberadaan nya.
"kau merindukanku?"tanya Fathur angkuh sambil memainkan gelas sloki di tangannya.
Mayang tersenyum sinis.
"apa kau tidak bisa serius sedikit jika sedang berbicara denganku?"tanya Mayang kesal.
"aku serius denganmu dari dulu...!tapi kau selalu menganggap ku bercanda...!"ucap Fathur lalu kembali menenggak alkoholnya.Sedangkan disamping kanan dan kirinya dua orang wanita nampak begitu gatal menjamah seluruh anggota badan Fathur entah yang mana saja.
"sudahlah.....dimana kau sekarang?aku mau bertemu dengan mu...!"ucap Mayang kesal.
"aku sedang bersenang-senang dengan banyak bidadari disini..tapi kalau kau membutuhkan ku...aku bisa menemui mu sekarang...karena bagiku,kaulah yang lebih penting ..."ucap Fathur setengah mabuk.
Mayang menghela nafas panjang.
"kita bertemu di hotel biasa...! sekarang....!"ucap Mayang kesal.
"oke my lovely...."ucap Fathur.
Mayang segera mematikan ponselnya.Ia kemudian kembali meraih tasnya dan berlalu pergi meninggalkan kamar yang sudah tak karu karuan bentuknya itu.
...****************...
__ADS_1
Ditempat terpisah,
Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore.Seperti biasa,ibu Sarah sudah pulang terlebih dahulu bersama seorang sopir,sedangkan Aleta,ia biasanya pulang agak sore sambil menunggu dijemput suaminya dari kantor.Sambil menunggu,Aleta biasa membersihkan toko itu terlebih dahulu.Menyapu,mengepel dan sebagainya.
Berhubung hari ini Leon tak bekerja,kini mereka tengah berada di dalam ruang tunggu toko itu.Sebenarnya Aleta hendak bersih bersih,tapi suami tampannya itu melarang sang istri kesayangan untuk melakukan aktivitas tersebut.
"sayang aku mau bersihin ini ...biar kita bisa cepet pulang...."rengek Aleta yang kini berada di samping Leon.
Laki laki itu nampak merangkul pundak Aleta yang duduk di ujung sofa panjang itu.Wajah keduanya cukup dekat.Mata si pria tak lepas menatap paras ayu sang wanita kedua yang berhasil merajai hatinya itu.
"kau istriku....bukan pembantu..."ucap Leon.
"ya bukan gitu ..kan cuma buat bersihin ini doang,biar bersih aja ...biar kita bisa cepet pulang..."ucap Aleta.
Leon tersenyum...
"Aleta...."ucap Leon sambil menggerakkan tangannya membelai pipi mulus sang istri
"apa?"tanya Aleta.
Leon diam sejenak....lalu......
"apa kau sedih sekarang?"tanya nya.
Aleta menyipitkan matanya.
"maksudnya?"tanya wanita itu.
"kau baru saja dipermalukan oleh ibuku.."ucap Leon.
Aleta diam sejenak.
"kau tidak mengambil ku sayang....kau tidak merebut ku..." ucap Leon
"mereka mana tau....!" ucap Aleta memotong ucapan Leon.
"untuk apa kau memikirkan apa yang orang lain pikirkan?yang penting kan apa yang kita jalani..."ucap Leon.
"aku hanya mau kau sayang...aku tidak mau yang lain..."ucap pria itu lagi.
Aleta diam.
"kalau emang gitu kenapa kamu masih mau bertahan dengan dua istri?"tanya Aleta.
Leon diam menatap wajah Aleta.
"kau hanya perlu menjadi istri yang baik untukku Aleta..!aku melarang mu mencampuri urusan pribadi ku dengan Mayang..!"ucap Leon tenang,namun terdengar tegas.
"menjadi istri yang baik..dan menanggung cap buruk sebagai orang ketiga..."ucap Aleta sambil menatap sendu ke arah Leon.
"kau bukan orang ketiga...!"ucap pria itu tegas.
"aku orang ketiga...!" jawab Aleta ngeyel.
"kau bukan orang ketiga...!"sahut Leon lagi
__ADS_1
"aku orang ketiga...!!" ucap Aleta tak mau kalah.
"kau adalah orang pertama....! satu satunya orang yang bisa membuatku jatuh cinta,Aleta...!cinta yang sebenarnya..!bukan cinta yang hanya karena nafsu...!"
"kau bukan orang ketiga...!tapi kau adalah orang pertama yang membuat ku paham...bahwa bukan naffsu yang utama dalam urusan berumah tangga...tapi yang utama adalah pengabdian...! bagaimana rasa bahagia bisa tumbuh hanya karena hal hal kecil yang kau berikan padaku...! perhatianmu...!kepatuhanmu..!caramu menyenangkan dan menjunjung tinggi diriku sebagai suamimu...!caramu menghormati ku...! sesuatu yang tak pernah ku dapat kan sebelumnya..! sesuatu yang bahkan tak pernah ku lihat dan ku rasakan...baik itu dari ibuku ataupun dari istri pertama ku...!!"ucap Leon menggebu membuat Aleta tak berkutik.
Leon menatap dalam wajah ayu itu.
"kau berbeda sayang ...aku mencintaimu lebih dari sekedar fisikmu...!aku mencintaimu karena semua yang sudah kau berikan padaku...!semuanya....!inilah yang aku mau sebagai seorang laki laki..."ucap Leon memelan sambil menatap dalam wajah wanita itu.
Keduanya saling diam untuk beberapa saat.Tak bisa dipungkiri Aleta juga tersanjung dengan apa yang Leon ucapkan.
Leon menyentuh dagu Aleta dengan lembutnya,
"apa permintaan mu yang tadi masih berlaku?"tanya Leon.
Aleta mengernyitkan dahi nya.
"permintaan?"tanya Aleta tak paham.
Leon mengangguk sambil tersenyum menatap wajah Aleta yang nampak berfikir keras.
"permintaan apa?"tanya Aleta lagi.
Leon masih menikmati pemandangan di hadapannya tanpa bergerak ataupun bersuara.
"sayang ... permintaan apa??"tanya Aleta lagi.
Leon tersenyum lagi.
"aku akan menemanimu membagikan perlengkapan sholat itu ke masjid masjid besok..."ucap Leon.
Aleta diam sejenak.Mencoba mencerna ucapan sang suami yang kini menatapnya intens.Perlahan tatapan mata Aleta berubah sumringah.
"serius...?"tanya Aleta.
"anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih ku... karena kau sudah memberikan semua yang kau punya untukku..."ucap pria tampan itu.
Aleta makin berbinar.Akhirnya Leon mau juga diajak ke masjid besok.
Aleta sangat bahagia.Dengan cepat ia memeluk tubuh tegap suaminya itu dengan sangat erat.
"makasih sayang ..!!"ucapnya begitu girang.
Leon tersenyum lebar hingga memperlihat kan barisan gigi gigi nya yang putih.Sesuatu yang sangat jarang di tunjukkan oleh seorang Leonardo Alfindo Ganada yang dingin.
Pria itu membalas pelukan sang istri.Keduanya saling memeluk erat menumpahkan segala bentuk rasa sayang mereka yang makin lama makin kuat saja.
...----------------...
***Selamat malam...
up 21:30
yuk dukung dulu🥰🥰***
__ADS_1