
Pesta ulang tahun pun terus berlanjut.
"cek....cek....."
Suara itu berhasil menyita perhatian semua yang berada di sana. Seorang laki laki muda tiga puluh tahunan yang merupakan MC yang di undang di acara ulang tahun tuan Baskara itu nampak naik ke atas panggung guna memulai acara ulang tahun pria kaya raya tersebut.
"selamat malam tuan tuan dan nyonya nyonya..... selamat datang di acara ulang tahun tuan Baskara......................."
Sang Mc pun memulai kata kata sambutannya untuk membuka acara ulang tahun tersebut. Semua nampak memperhatikan.
Rangkaian acara pun mulai di gelar, di awali dengan naiknya para keluarga Baskara ke atas panggung,termasuk Leon juga didalamnya, kata sambutan dari sang empunya acara, ucapan selamat ulang tahun dari istri tercinta, hingga.......
"nah .....untuk acara selanjutnya.....ini adalah pemutaran sebuah vidio...vidio ini di buat oleh para putra putri dari tuan Baskara. Sebuah vidio perjalanan hidup tuan, meniti karir dari nol, membesar kan anak anaknya hingga bisa seperti saat ini, berdiri di panggung ini, menjadi sosok seorang tuan Baskara dengan sejuta kerajaan bisnisnya yang tersohor...." ucap sang Mc di sambut dengan riuh tepuk tangan para tamu undangan.
"silahkan di putar vidio nya....." ucap sang Mc.
Semua mata pun tertuju pada layar besar di belakang panggung rendah itu. Sebuah vidio berisi kumpulan kumpulan foto tuan Baskara dari kecil, remaja, menikah, hingga memiliki buah hati.
Perjalan karirnya mulai dari sekolah,kuliah, memulai bisnis hingga sesukses saat ini pun juga ikut di tampilkan...
Hingga.......................
.
.
.
.
.
"eeeeemmmmhhhh.....!!"
Suara itu menggema....
Semua melotot. Kaget....!
Sebuah vidio seorang wanita tengah berhubungan badan dengan seorang pria di sebuah ruang meeting terputar jelas di sana....!
Semua kaget....!
Apalagi Mayang, Rinjani ibunya, Baskara, Renata, Mario, Sean dan semua yang ada di sana...!
Sebuah vidio dimana Mayang nampak meracau hebat, membungkuk berpegangan pada sebuah bangku meeting bundar bersama seorang pria yang nampak memaju mundurkan tubuhnya di belakang wanita itu.
"apa apaan ini....?!!!" ucap Baskara terlihat murka.
Rinjani kaget. Mayang melotot, mulut nya terbuka namun tak mampu mengeluarkan suara. Leon yang berada di samping nya diam tak bergerak. Para tamu undangan makin dibuat riuh. Dalam vidio yang sepertinya merupakan rekaman cctv kantor itu terlihat jelas Mayang nampak meracau hebat menikmati pergerakan sang laki laki di belakang nya.
Renata yang tengah berada di antara para tamu sosialita itu berjalan cepat mendekati panggung.
Kehebohan belum selesai,
Kemudian......
ting.....
Ting.....
Ting.....
Ting.....
Ting.....
Ting.....
Ting.....
Suara bunyi ponsel saling bersahutan.
Pertanda pesan masuk hampir ke seluruh ponsel milik para pengunjung disana.
Makin heboh....!
Saat layar utama di ruangan itu masih mempertontonkan adegan senonoh yang masih berusaha di stop boleh pihak penyelenggara, para tamu dibuat geger dengan masuknya sebuah vidio percakapan di sebuah lift antara Mayang dengan laki laki lain yang di ketahui bernama Fathur itu di ponsel masing masing para tamu. Sebuah percekcokan antara dua manusia, menyebut nama Leon dan Aleta serta penyebutan sejumlah dosa dosa yang pernah Mayang dan Fathur lakukan.
Video itu dikirim bukan hanya para tamu, tapi juga ponsel pribadi milik Baskara, Rinjani, serta Leon sendiri.
Belum usai kegaduhan....!
Lagi dan lagi......
Saat sebagian tamu masih sibuk dengan vidio di ponsel mereka, layar utama dibelakang panggung tiba tiba mati. Vidio yang menunjukkan adegan dewasa yang tak pantas itu lenyap. Namun..........
sepersekian detik kemudian....
Layar kembali menyala, mempertontonkan adegan di dalam sebuah bangunan lusuh. Pertengkaran seorang wanita dan laki laki. Dimana disana nama Leon di sebut sebut lagi.
Pria bernama Fathur yang terlihat murka itu mengungkapkan dosa dosa yang pernah ia lakukan dengan Mayang Anjani. Berselingkuh dengan Mayang, menjebak dan memfitnah seorang wanita bernama Aleta, serta menggugurkan kandungan hasil hubungan gelap antara Mayang dan sosok pria bernama Fathur itu.
Semua terdengar dan terekam jelas, diperdengarkan dan di pertontonkan kepada ratusan tamu undangan yang hadir. Bahkan adegan pemukulan, pembunuhan, dan penyeretan jasad Fathur yang Mayang lakukan pun juga terekam dengan jelas, semuanya disaksikan oleh ratusan mata yang berada disana tanpa bisa di stop. Seperti nya acara ulang tahun itu memang sudah di sabotase oleh seseorang...!
Baskara lemas. Ia ambruk...! Pesta ulang tahun nan megah kacau...!
Rinjani sang istri histeris melihat suaminya tumbang. Beberapa orang mendekat, mereka membawa sang empunya acara yang tak sadarkan diri itu ke rumah sakit. Sepertinya ia terkena serangan jantung karena melihat vidio sang putri yang begitu menjijikkan dan mengerikan...!
Mayang menggelengkan kepalanya. Apa apaan ini?!! bagaimana ini bisa terjadi?!!
"nggak...!! ini nggak bener....!!ini semua bohong...!" ucap Mayang frustasi sambil menjambak rambutnya..
Mayang menoleh ke arah Leon yang diam seribu bahasa dengan sorot mata tajam mengerikan.
"mas ...kamu percaya kan sama aku ..?!!" tanya Mayang.
Leon tak menjawab.
"ini semua nggak bener mas....ada yang ingin fitnah aku....!!" ucap Mayang mencoba meyakinkan pria itu.
__ADS_1
"aku sudah berusaha untuk percaya padamu Mayang...!" ucap Leon.
"mas ...dengerin aku....!!"
"kau membohongi ku...!!!!!! kau berselingkuh dibelakang ku hingga menghasilkan seorang anak yang akhirnya kau gugurkan...! kau menjebak Aleta...! kau memfitnahnya....!! kau berperan seolah seperti istri yang sempurna padahal sebenarnya kau iblis...! kau biadaap Mayang...!!" ucap Leon menggebu gebu sambil menunjuk nunjuk ke arah wanita itu bak seorang lelaki yang tersakiti.
tapi memang iya sih. ðŸ¤
Mayang menggelengkan kepalanya cepat sambil mencoba meraih tangan Leon namun laki-laki itu menolaknya.
"mas.... dengerin dulu....!!" ucap Mayang menangis.
"aku menyesal Mayang....aku menyesal sudah mencoba percaya padamu..! kelakuan mu sangat menjijikkan....! mulai sekarang....! ku jatuhkan talak untukmu...! secepatnya aku akan menceraikan mu secara hukum di pengadilan...!!" ucap Leon penuh amarah lalu pergi meninggalkan tempat itu.
Mayang makin menangis. Ia memanggil manggil nama Leon sambil hendak berlari menyusul laki laki itu namun sebuah tangan tiba tiba menahannya.
seeeeetttt.....!!
Mayang menoleh.
Itu Renata...! ia menarik kasar tangan Mayang yang kini hendak berlari mengejar Leon.
"mama apa sih ma....!! aku mau ngejar mas Leon...!!" ucap Mayang kalut
"diam kamu...!!!!"bentak Renata keras.
Mayang melotot. Ia menghempaskan tangan wanita itu kasar
"ngapain mama bentak aku ..?!!" tanya Mayang tak suka.
Renata mendekati menantunya tersebut. Tangannya terangkat menunjuk ke arah wajah Mayang yang kini terlihat murka dan kacau balau.
"kau .......ternyata selama ini kau sudah berselingkuh di belakang anakku...?!! iya...??!dasar wanita murahan....!!!"
plaaaaakkkk......
Tamparan keras mendarat di pipi Mayang.
Ya ...selama ini Renata rupanya juga tak tau tentang skandal terlarang menantunya dengan asisten pribadi putranya itu. Selama ini ia mengira Mayang adalah menantu idaman yang rela menunggu enam tahun lamanya untuk bisa meluluhkan hati seorang Leonardo Alfindo Ganada.
Renata sakit hati..! ia tak terima putranya di perlakukan seperti itu...!
Mayang menatap bengis ke arah Renata.
"nggak usah sok suci mama....!! mama lupa ...mama juga ikut andil dalam menjebak Aleta ..?! mama yang bayar orang untuk mata matain wanita itu..! mama juga yang bayar orang untuk melempar telur busuk ke arah Aleta....! mama yang mencoba menabrak Aleta dan ibunya ....! mama juga dalang dari perginya Aleta dari kehidupan Leon....!!"
"tapi mama bukan pembunuh....! mama bukan tukang selingkuh...!!" ucap Renata membela diri.
"oh ya...???!!! lalu gimana sama masa lalu mama??! mama pikir aku nggak tau ...mama membayar orang untuk membunuh suami mama dengan kedok perampokan....! mama selingkuh sama majikan mama sendiri hingga lahirlah Leon...! mama itu sama aja sama aku...!! SAMA SAMA BUSUK....!!!! mama bahkan lebih menjijikkan dari aku....! mama cuma pembantu ..! wanita miskin yang kegatelan godain majikannya sampai hamil dan punya anak....!!"
"DIAM KAU MENANTU SIALAN....!!!" ucap Renata murka sambil meraih kepala sang menantu.
Aksi jambak jambakan dan dorong dorongan pun tak terelakkan. Sepasang menantu dan mertua yang biasanya kompak itu kini terlibat pertarungan sengit. Keduanya saling menyakiti, disaksikan para tamu termasuk Mario dan Sean yang masih berdiri di sana namun tak ada satupun yang berani melerai.
Mayang dan Renata masih sibuk berkelahi.
Merasa muak dan jengkel, Renata mendorong tubuh wanita itu sekuat tenaga. Dan.......
Mayang jatuh tersungkur. Renata belum puas. Di ambilnya sebuah vas bunga yang berada di atas meja, lalu......
praaaaaaanggg......
Vas terlempar ke kepala Mayang. Semua yang berada di sana menjerit...
Wanita itu pingsan dengan kepala bersimbah darah. Mirip seperti kondisi Fathur beberapa hari yang lalu.
Renata mundur...! Ia takut...!
Dilihatnya di sekeliling nya, semua menatap ngeri ke arah wanita paruh baya itu
Merasa panik, Renata kemudian kabur. Ia berlari meninggalkan tempat itu, meninggalkan Mayang dan pesta yang sudah kacau balau.
Mario diam tal bereaksi.
Entah apa yang berada dalam benak laki laki itu....
Ia sudah tau peran masing masing wanita itu dalam upaya menyingkirkan Aleta dari kehidupan Leon. Dan kini didepan matanya,ia melihat dua wanita iblis itu saling serang seolah ingin membunuh satu sama lain dan berujung tergeletak nya Mayang di atas lantai nan dingin itu.
Mario menghela nafas panjang....
Benar kata Aleta....
Ia tak perlu berbuat apa apa. Cukup Tuhan yang bekerja. Kini manusia manusia itu seolah saling buka aib masing masing tanpa perlu Aleta dan keluarga melakukan pembalasan dendam apapun.
Tuhan tidak tidur. Tuhan tau bagaimana cara memberikan balasan untuk umat umatnya yang dzolim. Ia mendengar tangisan dua wanita teraniaya itu. Dua wanita yang tersingkir karena fitnah keji yang mereka terima.
Kini para pemfitnah itu sudah menemukan karma mereka masing masing. Satu sudah tewas, satu tergeletak tak sadarkan diri, satu lari tunggang langgang ketakutan, sedangkan yang lainnya.....? mungkin tengah menunggu ajal mereka....
Mario menghela nafas panjang....
"Sean.... kita pulang....." ucap Mario.
"baik jenderal...." jawab Sean tenang.
Dua pria beda usia itupun melangkah pergi, meninggalkan tempat itu dan Mayang yang kini nampak di bopong menuju rumah sakit.
........
Sementara di tempat terpisah.....
Sebuah mobil nampak berhenti di sebuah jalan sepi,.
Seorang pria matang yang meninggalkan pesta ulang tahun lebih cepat itu nampak keluar dari kendaraan roda empatnya. Ia menyandarkan tubuhnya di bodi samping mobilnya sambil menikmati semilir angin malam yang terasa sejuk dan menenangkan.
Ya.....itu Leon.
Ia memilih pergi menghindari keramaian itu. Meninggalkan orang orang licik yang pasti tengah sibuk bergelut dan adu argumen setelah kepergian nya.
Leon menyalakan rokoknya, lalu menghisap nya dan membuang asapnya ke udara sambil matanya menatap lurus ke arah gemerlap bintang yang nampak begitu indah malam ini.
__ADS_1
Suasananya terasa sangat hening dan menenangkan....
Lalu.....
drrrrttt..... drrrrttt.......
ponsel di saku jas nya bergetar. Leon merogoh sakunya dan mengambil benda pipih canggih miliknya.
.
.
Bayu....
memanggil.....
Leon mengusap tombol hijau disana dan menempelkan benda itu di telinganya.
"halo" ucap Leon.
"target masuk perangkap tuan... jumlahnya kurang lebih lima puluh orang..." ucap Bayu.
Leon mengangkat satu sudut bibirnya. Lalu.....
"tenggelamkan....." ucapnya dingin.
"baik tuan" jawab Bayu sang manusia yang ia sewa untuk membereskan kutu kutu kecil disekitarnya.
Ya....
Leon menyewa seseorang untuk menjebak para anak buahnya. Berpura pura menjadi suruhan sebuah komplotan tertentu. Mengiming imingi mereka dengan sejumlah uang dan materi lainnya agar mau berkhianat pada Leon.
Apa tujuannya?
Tak lain dan tak bukan, Leon ingin tau, siapa saja anak buah yang setia, siapa yang tidak...!
Ia sudah cukup muak dengan semua kebohongan yang dipertontonkan orang orang di sekitarnya. Ia ingin bersih bersih. Membereskan orang orang yang tak bisa ia percaya lalu melenyapkannya tanpa perlu mengotori tangan nya.
Dan benar saja....lima puluh orang masuk perangkap. Kini mereka tengah berada di dalam sebuah kapal speed boat yang akan membawa mereka menuju neraka.
Leon bekerja sama dengan Bayu sudah mengatur siasat sedemikian rupa, membawa mereka menyeberang tengah malam menggunakan kapal tak layak jalan, lalu akan menenggelamkan mereka ditengah tengah lautan tanpa adanya pelampung dan alat keselamatan lainnya.
Selesai......
kutu kutu itu mati satu persatu.
Leon tersenyum getir.
Ia menang, ia berhasil, namun nyatanya itu tak membawa kebahagiaan untuk laki laki itu.
Ini adalah bentuk kasih sayangnya pada Aleta. Menyingkirkan orang orang yang sudah berbuat dzolim pada wanita itu. Membuat mereka saling membunuh tanpa perlu mengotori tangan dan nama baik seorang Leonardo Alfindo Ganada.
Lihat sekarang.....
Tak ada yang tau bahwa Leon lah sosok di balik semua kejadian mencengangkan ini. Semua yang menyaksikan drama malam ini pasti beranggapan bahwa laki laki itu adalah laki laki malang yang di khianati cintanya oleh istri yang sangat ia sayangi.
Hebat bukan?
bukankah sebuah akting yang sangat sempurna untuk sebuah pertunjukan yang sangat spektakuler..?
Awalnya ia berniat ingin mengumpulkan saja para kutu" itu dan membakarnya dalam satu tempat, makanya ia meminta Fathur untuk mengumpulkan anak buah nya di salah satu villanya (bab 86)
Namun nyatanya Leon berubah pikiran. Ia tak mau mengotori tangan nya.
Ia ingin terlihat bersih...maka ia pun mengubah tak tik nya. Dan inilah yang terjadi sekarang.....sangat sempurna....!!
Kini ia di pandang sebagai laki laki malang yang di khianati oleh istri dan asisten nya. Tak ada yang tau, bahwa sesungguhnya, ialah dalang di balik semua peristiwa ini.
Leon kembali menghisap rokoknya. Cukup lama ia menyendiri di tempat itu.
Merasa sudah lelah, ia pun bergegas untuk kembali masuk ke dalam mobil dan pulang. Namun baru saja ia membuka pintu mobil itu, sebuah mobil hitam datang dan berhenti tepat di depan kendaraan roda empatnya.
Leon mengehentikan pergerakan nya.
Seorang pria seusianya turun dari kursi kemudi mobil itu,lalu berjalan menuju pintu belakang dan membukakan pintu disana.
Seorang pria paruh baya berpenampilan gagah turun. Ia berjalan mendekati Leon dengan langkah tenang.
Ya ...itu Sean dan Mario.
Leon tersenyum. Ia menutup kembali pintu mobilnya dan berjalan mendekati pria ayah kandung wanita pujaan hati nya itu.
"aku turut prihatin atas apa yang menimpa keluarga mu malam ini..." ucap Mario.
Leon tersenyum lembut.
"tuan........." ucap pria itu.
"sampaikan pada putri anda....saya sudah membersihkan semua penghalang yang dulu menghalangi hubungan saya dan dia... menyingkirkan manusia manusia pembenci putri anda, seperti apa yang putri anda inginkan...." ucap Leon tenang membuat Mario dan Sean melotot mendengarnya.
"katakan juga padanya....saya akan memantaskan diri saya disini untuk wanita yang tidak pernah bisa saya lupakan seumur hidup saya"
"jika dia berkenan, datang lah kembali...saya tidak akan mencari dia karena saya tau ...dia butuh waktu untuk menjauh dari saya sementara waktu..."
"tuan...saya sudah menepati janji saya.... sekarang saya hanya minta tolong pada anda...dekap putri anda....dia butuh kasih sayang dari orang orang terdekat nya."
"bantu dia bangkit, agar dia bisa kembali berdamai dengan keadaan dan melupakan traumanya di kota ini...."
"saya minta maaf, saya pernah menoreh luka yang teramat dalam untuk Aleta...saya permisi.....saya titip wanita tercinta saya ....tolong buat dia bahagia....." ucap Leon dibarengi sebuah senyuman lembut.
Mario tak bergerak mendengar ucapan pria itu.
Leon pun kembali ke mobilnya. Ia pun berlalu pergi meninggalkan pria yang kini diam mematung setelah mendengar ucapan yang begitu tulus yang keluar dari mulut Leon.
...----------------...
***up 22;15
..
__ADS_1
wess...capek ..lanjut besok siang.....
dukungan dulu yuk 🥰🥰🥰🥰🥰***