
Braaaaaakkkk...........
Sebuah mobil mewah nampak menghantam sebuah pohon besar yang berdiri di tepi jalan raya yang cukup sepi. Seorang wanita yang menjadi pengemudi kendaraan naas itu nampak memekik. kepalanya terbentur kemudi mobil, bodi depan kendaraan berharga fantastis itupun nampak ringsek dan mengeluarkan asap.
"aaaaakkkkhhh....!!" pekik Mayang sambil memegangi kepalanya.
wanita itu membuka pintu samping mobilnya, dengan kepala berat akibat benturan yang cukup keras itu Mayang melangkahkan kakinya mencoba menjauh dari mobil yang kini nampak berasap itu.
Namun....
Baru beberapa langkah Mayang menjauh dari mobilnya, tiba tiba......
ciiiiiiiitttttttt........
Sebuah mobil hitam tak kalah mentereng nampak berhenti mendadak. Seorang pria muda dengan wajah tak ramah nampak turun dari salah satu kendaraan roda empat milik sang bos.
Mayang melotot...!
Itu Fathur....!
Laki laki itu masih dalam kondisi marah saat ini. Ia tak kalah menyeramkan dari Leon jika sedang dalam mode buas seperti ini...!
Mayang mundur, Fathur berjalan cepat mendekati wanita yang baru saja mengalami kecelakaan itu.
Merasa tak aman, Mayang pun berbalik badan dan secepat yang ia bisa ia pun berlari menjauhi laki laki muda itu.
Fathur tak tinggal diam, pria yang emosinya sudah di ubun ubun itu pun makin mempercepat langkahnya mengejar wanita itu dan.......
seeeeetttt.....!!
tak sampai jauh Mayang berlari, Fathur sudah berhasil menarik tangan itu, membuat wanita yang masih pusing itu terpelanting dan berbalik badan menatap Fathur.
"mau kemana kau?!" tanya Fathur dengan suara dingin mirip seperti Leon.
"lepaskan aku...!!" ucap Mayang berontak meminta di lepaskan. Namun Fathur justru makin mengencangkan cengkeraman nya atas lengan wanita tiga puluh lima tahun itu.
Fathur tersenyum sinis.
"jangan mimpi jalaaang...! sudah cukup kau mempermainkan ku...! kau adalah milikku...!!" ucap laki laki itu mengerikan membuat Mayang melotot di buatnya.
seeeeetttt.....
"aaaaaaaaaakkkkkhhhhhhhh.....!!!"
Fathur menyeret wanita itu dengan kasarnya. Dengan langkah terseok seok sambil memukuli lengan kokoh Fathur, Mayang meronta ronta sambil berteriak-teriak minta di lepaskan. Namun sayang, kondisi jalan yang sepi membuat teriakannya terbuang sia sia. Tak ada yang mendengar dan tak ada yang peduli. Fathur dengan kasarnya melempar tubuh indah itu masuk ke dalam mobilnya.
"lepaskan aku bajiingaan....!!" teriak Mayang sambil mencoba memukuli Fathur namun laki laki itu tak peduli, ia membanting pintu mobil di samping Mayang dengan kasar nya membuat Mayang pun terjingkat kaget.
Mayang takut....! namun ia tak mau tinggal diam. Ia mengambil ponselnya dan mencoba mencari nama Leon di aplikasi WhatsApp miliknya saat Fathur berlari mengitari mobil tersebut.
Belum sempat ia menghubungi Leon, tiba tiba.....
seeeeetttt......
Fathur sudah duduk di kursi kemudi mobil itu. Dengan cepat ia merampas ponsel di tangan Mayang dan menjauhkannya dari wanita itu. Mayang berontak lagi. Ia bergerak brutal mencoba mengambil kembali ponselnya dari tangan Fathur sambil terus mengucap sumpah serapah untuk pemuda yang sudah berkali kali mencicipi tubuh nya itu.
"anjiiiing kau baangsat....!! kembalikan ponselku dasar laki laki gila...!! jangan main main denganku...!!!" teriak Mayang tak terkendali di dalam mobil yang sudah terkunci pintunya.
"bajiiingan kembalikan ponselku....!!!"
"DIAAAAMM.....!!!"
cuuuuuuiiiiihh......!
.
.
__ADS_1
.
.
Hening ..!
.
.
.
.
Mayang meludah tepat di wajah Fathur membuat laki laki itu terdiam seketika.
Nafas Mayang naik turun, begitu juga pergerakan dadanya. Emosi menguasai dirinya. Ia benci dengan laki laki di hadapan nya itu.
Fathur tertawa sumbang. Ia mengusap cairan berbusa di wajahnya itu sambil tertawa. Kurang ajaar sekali jaaalang ini...! pikir Fathur.
Laki laki itu menoleh ke arah Mayang yang nampak ngos ngosan, lalu.....
.
.
.
.
plaaaaakkkk....!!
sebuah tamparan sekuat tenaga menghantam pipi Mayang. Saking kerasnya wanita itu sampai terpelanting dan membentur pintu mobil yang tertutup. Rambut panjangnya nampak menutupi sebagian wajahnya.
Mayang kaget..! ia terdiam seketika. Wanita itu kemudian kembali mengangkat wajahnya dan menatap benci ke arah Fathur. Tangannya terangkat hendak membalas pukulan Fathur, namun....
plaaaaakkkk.....
Mayang menoleh lagi... hendak memukul Fathur lagi namun.....
plaaaaakkkk...
Plaaaaakkkk...
Plaaaaakkkk...
Plaaaaakkkk...
pukulan bertubi tubi Fathur layangkan membuat wajah mulus itu seketika menjadi memar penuh luka dan berdarah di ujung bibirnya.
Mayang menangis. Fathur benar benar kalap. Ia benar benar di kuasai amarah dan kecemburuan.
Belum puas menghajar Mayang, laki laki itu kemudian menarik rambut panjang wanita itu, membuat kepala sang pemilik raga pun terdongak ke atas dan meringis menahan sakit.
"aaaaaaaaaakkkkkhhhhhhhh.....!!" pekik nya.
Fathur mendekat kan wajahnya ke telinga Mayang,lalu berbisik....
"sudah tau siapa aku? bagaimana jika aku marah...?"
Mayang merinding.
"tenang sayang, aku tidak akan membunuhmu...aku hanya ingin bersenang-senang denganmu...!"
"diam....dan jangan berfikir untuk lari... karena aku pasti akan mengejar mu dan mendapatkan mu" ucap Fathur berbisik pelan namun terdengar mengerikan di telinga Mayang.
Fathur menghempaskan tubuh wanita itu. Mayang makin takut.
__ADS_1
Fathur pun dengan segera tancap gas dari tempat itu membawa Mayang yang nampak menangis takut
...****************...
Tak sampai sepuluh menit perjalanan.....
Buuuuuggghhhh......!!!
Tubuh molek itu terlempar dengan kasarnya. Di atas lantai kotor sebuah gudang lusuh tak terpakai,entah bekas apa..!
Ya.... Fathur yang seolah di rasuki iblis kini membawa wanita itu ke dalam sebuah bangunan tua jauh dari keramaian.
Pria itu nampak berjalan perlahan mendekati Mayang yang kini meringsut mundur di bawahnya.
"mau apa kau?! jangan macam macam, Fathur...!!" gertak Mayang.
Fathur hanya menyeringai.
"jangan mendekatiku....!!"bentak wanita itu lagi kini mulai ketakutan.
"kau kenapa? bukankah kita sudah sangat sering bertemu? kenapa kau jadi takut begini padaku sayang?" tanya Fathur lembut namun terdengar mengerikan.
Pria itu mengubah posisi tubuhnya. Ia berjongkok di hadapan Mayang yang nampak kacau.Posisi kedua nya cukup dekat saat ini. Tangan Fathur tergerak mengusap pipi berair milik istri Leon itu, namun Mayang menepisnya.
"jangan sentuh aku...! atau ku adu kan perlakuan mu ini pada suami ku...!!" ucap Mayang mengancam.
Fathur tertawa sumbang lagi. Tawa yang semula pelan namun perlahan menjadi keras menggelegar menggema memenuhi ruangan kosong itu.
"lagi lagi suamimu...! adu kan sayang....! katakan apa yang ingin kau katakan....!!" ucap Fathur tak gentar.
"kau katakan apa yang ku lakukan padamu...maka aku juga akan mengatakan apa yang sudah kita lakukan di belakang dia....!" ucap Fathur mengancam membuat Mayang pun ciut.
"kita sudah menjalin hubungan sejak lama...! kita berhubungan selayaknya suami istri dibelakang suamimu...! kita menjebak Aleta...! memfitnah dia...dan satu lagi......kau pernah mengaku sakit pada suamimu....padahal saat itu...kau baru saja melakukan aborsi...anak hasil hubungan terlarang kita...!!" ucap Fathur seolah membeberkan semua dosa dosa yang sudah keduanya lakukan.
"kira kira siapa yang akan dirugikan?" tanya Fathur lagi
"kau tidak lupa kan? ponselku penuh dengan foto foto telannjangmu...!" ucap Fathur lagi membuat Mayang terdiam.
Rupanya Fathur bukan pria bodoh. Ia kira rasa kagum dan cintanya pada Mayang bisa membuat Fathur jadi dungu dan rela melakukan apapun demi dirinya. Namun nyatanya tidak...! laki laki itu kini justru menjadi ancaman baru bagi Mayang disaat hubungannya dengan Leon mulai membaik.
Tidak....ini tidak bisa dibiarkan...! Laki laki itu harus disingkirkan jika ingin hubungannya dan Leon tetap aman...!
Mayang menatap penuh kebencian ke arah laki laki itu. Lalu....
"apa maumu?" tanya nya.
Fathur mengangkat satu sudut bibirnya.
"gampang ... sangat sederhana...." ucap Fathur.
"cerai kan suamimu....dan kembalilah menjadi lovely ku" ucap Fathur.....
.
.
.
.
deeeeggghhhh....!
...----------------...
***Lanjut besok.....
Mata udah capek.....
__ADS_1
up 22:10
yuk....dukung dulu 🥰🥰🥰🥰🥰🥰***