Istri Kedua Tuan Leon

Istri Kedua Tuan Leon
54


__ADS_3

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan pun ikut berganti .....


Semua berjalan seperti yang sudah seharusnya.....


Aleta dan Leon kian hari kian dekat. Laki laki itu bahkan sudah sangat jarang menemui ibu dan istri pertamanya. Pasca pertemuan mereka di mall beberapa waktu yang lalu, Leon seolah menjadi anti pati pada dua wanita itu. Pria itu bahkan berencana ingin menggugat cerai Mayang setelah urusan pekerjaan nya yang akhir akhir ini sedikit menumpuk itu selesai.



Pagi ini.....


Leon tengah berada di dalam bathtub yang sudah terisi air itu. Ia nampak begitu menikmati segelas alkohol yang berada di tangan kanannya sedangkan mata tajamnya nampak fokus menatap seorang wanita cantik yang kini sudah dalam kondisi tak berbusana. Sambil duduk di atas kloset, wanita itu nampak menatap sebuah benda panjang dan pipih di tangan kanannya. Wajahnya terlihat penuh harap, membuat Leon mengangkat satu sudut bibirnya melihat wajah menggemaskan itu.


Aleta menghela nafas panjang. Ia menoleh ke arah sang suami sambil memasang wajah menyesal.


Leon menyipitkan matanya. Aleta mendekati pria itu,lalu duduk di pinggiran bathtub.


"bagaimana?" tanya Leon sambil menggerakkan gelas sloki di tangannya mengusap usap lembut paha mulus Aleta.


Aleta menggelengkan kepalanya. Ia menyerahkan tes kehamilan yang berada di tangannya itu kepada Leon.


Leon pun menerima nya. Satu garis biru terpampang disana. Menandakan bahwa hasilnya negatif. Aleta belum hamil juga di usia pernikahan nya yang sudah menginjak usia tiga bulan.


Leon menghela nafas panjang.


"apa ada yang salah?" tanya Leon.


Aleta menghela nafas panjang. Ia kemudian masuk ke dalam bathtub itu dan merebahkan kepalanya di dada bidang sang suami.


Leon menenggak habis minumannya, lalu memeluk manja wanita cantik di samping nya itu.


"mungkin Allah belum mempercayakan salah satu makhluk nya hidup di rahim aku sayang..." ucap Aleta.


Leon menoleh..


"kenapa segala sesuatu selalu kau sangkut pautkan dengan Tuhan. Mungkin kita perlu ke dokter sayang, kita konsultasi, aku ingin secepatnya punya anak darimu.... setelah itu, aku akan menceraikan Mayang..." ucap Leon.


"itu namanya ikhtiar...! berusaha dengan sungguh sungguh..." ucap Aleta.


"tapi usaha aja tanpa doa juga nggak akan sempurna kan?" ucap wanita itu lagi.


Leon tak menjawab.


"Allah yang ngasih sayang, Allah yang menciptakan makhluk hidup yang bernama manusia. Ia yang meniupkan ruh kedalam rahim para wanita... apa salahnya kalau kita mencoba untuk memohon di mudahkan oleh Nya...?" tanya Aleta.


Leon tersenyum.


"terserah kau saja....apa yabg ingin kau lakukan, aku akan mendukungmu.." ucap Leon.


Aleta hanya tersenyum. Leon mengecup pucuk kepala Aleta. Tangannya kemudian bergerak mengusap lembut tubuh wanita itu menggunakan air bathtub.


Aleta mendongak. Leon kembali memberikan kecupan kecupan lembut pada benda indah berwarna merah muda itu. Tempat keluarnya suara suara indah milik Aleta Balqis Aqilah.

__ADS_1


Aleta membalas perlakuan Leon, di tangkupnya wajah berjambang lebat itu tanpa melepaskan pagutannya. Aleta naik ke pangkuan Leon. Wanita yang terlihat mulai agresif itu kembali meliuk liukan tubuhnya di atas sana, membuat sang pria kini mulai merasakan gerah akibat aksi panas sang istri.


Keduanya pun melanjutkan mandi pagi mereka, diselingi adegan panas diantara keduanya yang kian hari kian menggila. Tubuh keduanya seolah kini sudah menjadi candu bagi masing masing. Membuat kedua anak manusia itu kian hari makin mesra saja.



...****************...


Waktu terus berjalan....


Beberapa jam kemudian tepat pukul sebelas siang....


Aleta nampak berjalan di trotoar dekat komplek pertokoan tempat dimana toko bunganya berada.Wanita itu kemudian berjalan menuju sebuah restoran cepat saji yang mengandalkan olahan ayam sebagai menu utamanya.


Aleta masuk ke dalam bangunan yang identik dengan warna merah itu. Ia pun segera mendekati sang penjual yang nampak menyapanya dari balik bar pemesanan makanan itu.


"selamat siang kakak....mau pesan apa?"tanya sang penjual ramah.


"mbak pesen chicken cheese nya dua ya ...." ucap Aleta.


"atas nama siapa kak?" tanya sang penjual.


"Aleta..."jawab wanita itu


"makan sini atau di bawa pulang...?"


"bawa pulang aja..."


"Aleta...." suara itu berhasil membuat Aleta menoleh ke arah sumber suara. Dilihatnya disampingnya, seorang pria paruh baya dengan tampilan rapi nampak duduk disampingnya. Laki laki itu ternyata sedari tadi mengamati pergerakan nya.


"paakkk................" ucap Aleta menggantung mencoba mengingat ingat siapa nama pria yang beberapa hari lalu pernah ia temui di masjid itu.


"Mario..." ucap pria itu kemudian.


"oh...iya...pak Mario...maaf pak ..saya agak agak lupa...."ucap Aleta.


Mario tersenyum.


"sedang apa disini?" tanya Mario.


"lagi pesen makan siang pak...buat saya dan ibu saya...."ucap Aleta.


Mario hanya mengangguk.


Tiba tiba.....


"chicken cheese dua atas nama kak Aleta.." ucap seorang pelayan disana.


"chicken cheese satu atas nama tuan Mario.." ucap pelayan itu lagi.


Aleta dan Mario bangkit bersamaan. Pesanan mereka siap juga dalam waktu yang bersamaan.

__ADS_1


"berapa kak...?"tanya Aleta


"semuanya empat puluh ribu kak .."jawab sang pelayan. Aleta kemudian merogoh kantongnya berniat untuk membayar makanan pesanan nya,namun tiba tiba...


"udah nggak usah ..gabungin sama punya saya aja....biar saya yang bayar...." ucap pria yang berdiri di samping Aleta itu.


Aleta menoleh....


"pak..nggak usah ...saya bayar sendiri aja..."ucap Aleta


"nggak apa apa....sekalian..." ucap Mario sambil menyerahkan selembar uang kertas berwarna merah kepada sang penjual ayam.


"jadi nggak enak pak..."ucap Aleta.


"udah...nggak usah dipikirin...cuma empat puluh ribu ini kok .."ucap Mario.


"makasih ya pak .."ucap Aleta lagi


"sama sama...." jawab Mario..


Keduanya pun lantas berpisah. Mario kembali ke mobilnya yang terparkir di depan bangunan itu, sedangkan Aleta kini kembali berjalan menyusuri trotoar menuju toko bunga milik nya. Namun tiba tiba saat perjalanan menuju toko bunga.......


.


.


.


.


"plaaaaakkkk.....!!!"


"aaaaaawwwww.....!!"


.


.


.


.


bersambung 😁😁


...----------------...


***selamat pagi


up 06:15


yuk..... dukungan dulu 🥰🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2