
"eeeemmhhh.......!!!"
"aaaaaaaaaakkkkkhhhhhhhh.....!!"
Suara suara tak jelas itu menggema di dalam sebuah mobil mewah yang terparkir di depan sebuah bar terkenal di kota itu. Kendaraan roda empat berwarna merah itu terlihat bergoyang goyang dari luar. Membuat pengguna parkir yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya menyaksikan pergerakan si mobil yang cukup terlihat jelas.
Di dalam nya.
Hawa panas penuh gairah dirasakan sepasang manusia tanpa ikatan yang sah itu. Kedua manusia itu nampak saling tindih di atas kursi belakang mobil milik Mayang Anjani yang bernilai fantastis itu. Wanita anggun itu nampak menggigit bibir bagian bawahnya. Menahan suara suara indah menggoda miliknya agar tak makin terdengar jelas. Diatasnya, seorang pria muda nampak menggerakkan pinggulnya naik turun, memompa sesuatu di bawah sana dengan penuh semangat dan sekuat tenaga.
Wanita bersuami itu meremas jog belakang tempat di mana ia membuka pahanya lebar-lebar saat ini. Keringatnya sudah bercucuran, riasan wajahnya tak karu karuan. Ia meracau hebat bersama sang pria asisten pribadi suaminya.
Mayang yang sudah di kuasai naffsu itu menatap penuh bin*l ke arah baby boy di atasnya. Sebuah tatapan yang sama dilayangkan Fathur untuk istri bos besar nya itu.
Laki laki itu makin menggila, Mayang menarik kepala pemuda itu mendekat ke arahnya. Bibir sensual berbalut lipstik merah itu pun ikut menggila, melahap bibir tipis pria berkulit putih itu dengan rakusnya.
Aksi panas terus berlanjut. Mulut dan tubuh bagian bawah keduanya seolah tengah asyik mencari kenikmatannya sendiri sendiri. Lupa akan dosa, menikmati kesalahan besar yang sudah terlanjur mereka lakukan sejak sekian lama.
Pria itu terus menghentakkan tubuhnya naik turun, membuat si wanita yang berada dibawahnya terus menggeliat sembari mengeluarkan suara suara indahnya yang begitu familiar di telinga Fathur...
Gerakan naik turun tubuh itu makin cepat.
Semakin cepat....
lebih cepat....
cepat ...
hingga.....
__ADS_1
"aaaaaaaaaakkkkkhhhhhhhh......!!!"
Keduanya menegang. Mayang memeluk pemuda pemuas naffsu nya itu. Laki laki itu ambruk di atas tubuh wanita yang usianya lebih tua dari dirinya.
Mayang ngos ngosan. Ia memeluk pria yang kini berada di atasnya itu erat tanpa jarak. Membuat dua benda bulat miliknya itu menempel pada dada bidang Fathur.
Fathur yang lemah menggerakkan kepalanya di ceruk leher Mayang. Mengendus, menghirup aroma tubuh wanita yang selalu bisa membuatnya menggila tiap kali bersanding dengan wanita tiga puluh lima tahun itu.
"thanks boy...." bisik Mayang pada pria itu.
Fathur mengangkat kepalanya, ia kembali mendekatkan wajahnya pada wajah wanita itu tanpa jarak. Mayang meremas rambut sang baby boy. Aksi perang lidah pun kembali terjadi sebagai ritual penutup adegan terlarang mereka.
...****************...
Lima belas menit berselang....
"kau tidak pulang?" tanya Mayang sambil melirik Fathur melalui cermin di tangannya.
Fathur tersenyum sinis.
"kau mengusirku?" tanya Fathur.
Mayang tersenyum...
"sudahlah ... jangan marah marah terus....." ucap Mayang.
"akhir akhir ini kau terlihat sangat ceria..... seperti nya hatimu benar benar sedang bahagia... kenapa? karena kau berhasil menyingkirkan madumu?" tanya Fathur.
Mayang terkekeh....
__ADS_1
"ayolah....ini semua juga berkat kau sayang....kalau bukan kau yang menghasut anak buah Leon, mematikan cctv toko, memberi tahu ku tentang kepergian Aleta dan Leon ke dokter kandungan dan meletakkan pil kb di tas Aleta, semua tidak akan berhasil...kau lah pemeran utamanya disini...." ucap Mayang.
"iya...dan aku melakukannya agar kau bahagia..." ucap Fathur.
Mayang menoleh....
"jika aku bahagia...aku juga pasti akan membahagiakan mu di belakang suamiku... aku tidak akan pernah melupakan mu..." ucap Mayang sambil tersenyum manis.
Fathur hanya mengangkat satu sudut bibirnya. Entahlah...ia sebenarnya tau ia hanya dimanfaatkan, tapi bodohnya ia masih mau saja melakukan apa yang Mayang inginkan. Sebagai seorang laki laki sebenarnya ia juga ingin memiliki Mayang seutuhnya. Namun nyatanya Mayang tak melihat hal itu. Ia terlalu buta oleh cintanya pada Leon yang bertepuk sebelah tangan.
Fathur menghela nafas panjang,
"suamimu seperti nya sedang kacau... jadilah hiburan untuknya, agar kau bisa menggantikan posisi madu mu di hatinya secepatnya..." ucap Fathur kemudian membuka pintu mobil dan keluar dari kendaraan milik Mayang itu.
Laki laki itu lantas berjalan dari mobil tersebut menuju kendaraan milik Leon yang menjadi tumpangannya.
Fathur lantas menyala kan mesin mobil mewah itu kemudian melajukan kendaraan tersebut meninggalkan parkiran club malam tempatnya memadu kasih dengan istri pertama Leonardo Alfindo Ganada. Tak berselang lama, mobil Mayang pun juga bergerak. Ia pergi dari tempat itu menuju ke sebuah restoran terlebih dahulu sebelum akhirnya nanti pulang kerumah sang mertua, Renata.
Tanpa dua manusia itu sadari,
Sepasang mata rupanya sedari tadi mengamati gerak gerik dua manusia itu. Sosok pria berbadan tegap dengan masker dan topi di kepalanya itu nampak menyeringai tanpa mengucap sepatah katapun.
Laki laki itu lantas berjalan menuju sebuah mobil sport mewah. Ia lantas melesatkan kendaraan nya itu pergi. Menembus jalanan yang mulai sepi itu dengan kecepatan tinggi guna memulai sebuah drama yang akan menjadi penghancur bagi para kutu kutu yang selama ini menggerogoti kepercayaan nya.
...----------------...
Up 18:19
yuk... dukungan dulu 🥰🥰🥰🥰
__ADS_1