Istri Kedua Tuan Leon

Istri Kedua Tuan Leon
47


__ADS_3

................


"kamu...?!!"ucap wanita itu dengan sorot mata tajam tak suka ke arah Aleta yang kini berada di bawah kakinya.


Aleta mendongak.Seorang wanita paruh baya dan satu wanita cantik menatapnya penuh intimidasi.


.


.


.


Deeeeggghhhh.....


Jantung Aleta seolah berhenti berdetak untuk beberapa saat.Ia lantas bangkit dengan raut wajahnya yang terlihat tegang.Ia mengabaikan barang barang belanjaan wanita itu yang jatuh berserakan di lantai mall.


Dengan paper bag berisi peralatan solat milik Leon di tangan nya,ia melirik ke arah dua orang wanita berpenampilan anggun itu.Dua wanita itu nampak menatapnya dengan sorot mata tajam seolah ingin memangsa Aleta saat itu juga.


Aleta mundur,dan...


buuuuuggghhhh...


Aleta menghentikan langkahnya saat tubuh ramping itu tak sengaja menabrak tubuh tegap milik Leonardo Alfindo Ganada.Leon berdiri bak patung beton yang kokoh,seolah melarang Aleta untuk terus mundur menjauh dari dua wanita itu.


Aleta mendongak ke arah sang suami.Leon tak menunjukkan ekspresi nya.Ia hanya terlihat diam sambil menatap datar ke arah dua wanita dihadapan nya, Mayang dan Renata yang nampak marah sekaligus syok.


"kamu wanita yang dulu pernah saya lihat di kantornya Leon kan?"tanya si wanita paruh baya itu,Renata,kepada Aleta


Aleta kembali menoleh ke arah wanita itu dan sang menantu, Mayang.


"saya juga pernah lihat kamu sama suami saya di restoran..."ucap Mayang mengimbuhi.Aleta masih diam.Kini ia juga memasang mode yang sama dengan sang suami,diam tanpa ekspresi.


Leon menggerakkan satu tangannya.Ia meraih telapak tangan Aleta seolah ingin mentransfer kekuatan untuk wanita itu agar tak lemah.


Renata makin menatap buas wanita itu.


"siapa kamu sebenarnya?ada hubungan apa kamu sama anak saya?"tanya Renata.


Aleta masih diam.


"kenapa kamu diem aja?jawab...!! siapa kamu sebenarnya?ada hubungan apa kamu sama suami saya?!!"tanya Mayang menggebu gebu membuat sebagian pengunjung menoleh ke arahnya.


Sepasang suami istri itu masih tak bergerak.


Renata mendekat....


"heh...!!"hardik Renata sambil mendorong tubuh Aleta.Leon reflek mengeratkan genggaman tangannya pada sang istri.


"tuli kamu heeh...!! kamu nggak denger menantu saya tanya sama kamu...?!siapa kamu...??!!"ucap Renata dengan penuh emosi sambil kembali mendorong tubuh Aleta.


Aleta masih diam.Dadanya bergerak naik turun.Hal yang sama juga dirasakan oleh Leon.Keduanya seolah kompak diam tanpa berucap membuat Renata dan Mayang pun makin naik pitam.


Mayang mendekat.

__ADS_1


"mas ...!jawab aku...!dia siapa??!"tanya Mayang pada Leon.Leon tak bereaksi.Ia hanya menatap datar ke arah Leon.


"Leon....jangan bilang ini adalah istri kedua kamu?"ucap Renata.


"benar mas?dia istri kamu?wanita yang kamu nikahi tanpa persetujuan aku?iya??!!"tanya Mayang menggebu-gebu.


Mayang mendekati Aleta.Dengan kesalnya ia meraih dagu Aleta dan mencengkeram nya erat.


"siapa kamu?"tanya Mayang dingin dengan nafas memburu


"JAWAB SAYA...SIAPA KAMU...!!!"


"CUKUP....!!!"


Semua mata pengunjung tertuju pada tiga wanita dan satu pria itu.Mayang mencengkeram dagu Aleta dan berucap keras di depan wajah madunya,namun dengan tegas dan tiba tiba Aleta menepis tangan itu dan membalas ucapan Mayang dengan suara yang tak kalah keras.


"Jangan sentuh saya sembarangan..!"ucap Aleta dengan sorot mata tajam.Leon mengangkat satu sudut bibirnya melihat keberanian wanita itu.


"berani kamu sama saya?" tanya Mayang angkuh.


"apa yang harus saya takutkan dari anda...?"tanya Aleta menantang.


"kamu itu udah merebut suami saya...!dasar jalaang...!pelakor nggak tau diri kamu ya...!berani beraninya kamu godain suami saya...!lepasin tangan suami saya....!!"ucap Mayang murka sambil mencoba melepaskan genggaman tangan kedua manusia itu.


"saya akan melepaskan tangan suami kita kalau dia sendiri yang memintanya..."ucap Aleta tegas.


Mayang makin murka,begitu juga dengan Renata.Wanita paruh baya itu seolah muak dengan Aleta.


"jadi kamu yang namanya Aleta...! istri kedua anak saya...?!manusia rendahan dari mana kamu?berani berani nya kamu menggoda anak saya?apa yang kamu cari?uang?harta?kamu silau dengan kekayaan anak saya?iya?kamu nggak ngaca...kamu sama anak saya itu beda jauh...!anak saya adalah laki laki kaya raya yang terhormat..!dia sangat tidak pantas untuk bersanding dengan kamu yang kaum rendahan...!!"ucap Renata menggebu gebu.


"sekarang saya tanya ya sama kamu...siapa orang tua kamu?punya bisnis apa keluarga kamu?hemm?apa pekerjaan mereka?dari keluarga mana kamu berasal?atau.....kamu cuma pelaacur yang dipungut dari pinggir jalan oleh anak saya?heem?wanita sampah...!!"ucap Renata sarkas.


"cukup mama mertua ...!"


"JANGAN PANGGIL SAYA MAMA MERTUA..!saya jijik mendengarnya...!"ucap Renata keras.


Aleta menarik nafas panjang.Ia nampak diam sejenak,lalu tersenyum....


"oke...maaf....nyonya....!terima kasih atas makian nya...!saya cuma mau bilang...!saya tidak pernah menggoda anak anda...! kalaupun sekarang anak anda memilih terus bersama saya...mungkin ada sesuatu yang special dari saya yang anda dan menantu anda tidak punya...!"ucap Aleta yang sedikit banyak memang tau tentang kehidupan rumah tangga Leon dan Mayang.Meskipun hanya sebatas ucapan dari Leon yang mengatakan bahwa ia tak mencintai Mayang.Entah apa alasannya,ia pun kurang paham.


"jaga bicaramu anak kecil...!"ucap Renata dingin.


"saya sejak tadi mencoba menjaga lisan dan tindakan saya nyonya... tapi anda memancing saya dengan ucapan ucapan anda yang sangat menyakitkan itu..."


"sekedar informasi untuk anda...saya tidak pernah menggoda putra anda,dia datang sendiri kepada saya dan meminta saya untuk menjadi istrinya...dengan terang terangan dia berkata,dia ingin menjadikan saya.. Istri kedua... dari situ saya sudah bisa menyimpulkan...bahwa suami saya ini pasti tidak bahagia dengan istri pertama nya,makanya ia sampai cari istri lain untuk bisa membuatnya bahagia..."ucap Aleta membuat semua yang ada di sana menatap tajam ke arahnya.


Dimana mana yang namanya menjadi istri kedua selalu dipandang sebelah mata bukan?


"jadi gini ya....kalau anda berfikir..saya murahan,saya nggak tau diri,atau mungkin nggak punya hati....coba tanya sama laki laki di samping saya.... kenapa dia memilih saya...dan jika memang anda merasa tidak suka saya berdekatan dengan laki laki di samping saya.... silahkan bilang sama dia....talak saya saat ini juga...!!"ucap Aleta berani.


Leon menoleh ke arah wanita itu.Raut wajah Aleta terlihat garang.Mungkin wanita itu juga merasa malu dilabrak oleh mertua dan madunya di depan umum seperti ini.Ia pasti dipandang rendah oleh orang orang yang berada disana.Menjadi istri kedua,perebut suami orang,murahan, hanya mencari harta dan kesenangan..!kesan kesan negatif itu pasti di arahkan pada wanita itu saat ini.


Leon makin meeremas telapak tangan Aleta seolah ingin memberi kekuatan lebih pada istri kesayangan nya itu.

__ADS_1


"berani sekali kamu bicara seperti itu?"ucap Renata dengan dada naik turun.


"kenapa enggak?anda berfikir saya yang kegatelan?saya yang menggoda putra anda..? sekarang tanya dong sama anak anda..!suruh dia talak saya disini sekarang juga..!anda kan ibunya...!"ucap Aleta begitu berani


Renata menyeringai.


"asal kamu tau anak kecil...!Leon hanya menganggap kamu itu seperti mainan...!dia sudah sangat sering melakukan hal yang seperti itu...!jadi kamu jangan merasa percaya diri...!kamu itu bukan sesuatu yang istimewa untuk anak saya...!kamu hanya selingan untuk mengisi kekosongan waktu anak saya...!"ucap Renata.


"oh ya ....?kalau saya yang setiap hari ditemani oleh putra anda,dipeluk tiap malam oleh putra anda hanya di anggap sebagai selingan untuk mengisi kekosongan waktu putra anda............"ucap Aleta menggantung,ia kemudian menatap remeh ke arah Mayang.


"lalu apa kabar mbaknya yang enam tahun dianggurin nggak diapa apain?"tanya Aleta begitu mengena.


"apa jangan jangan mbaknya lebih rendah dan lebih murah dari pada saya ..sampai sampai suami mbak ogah nyentuh mbak dan lebih memilih untuk menikahi saya?"tanya Aleta menyakitkan.


Mayang naik darah.


"kur*ng ajar ya kamu....!"ucap Mayang sambil mengangkat tangannya seolah ingin menampar wajah wanita itu.Namun....


"jangan sentuh dia....!!!" ucap Leon tegas membuat Mayang menghentikan pergerakan nya.


Wanita itu menoleh ke arah Leon.Begitu juga Sarah dan Aleta.


"mas....!"ucap Mayang.


"jika kau membuat keributan ditempat ini..!itu hanya akan mempermalukan diri mu sendiri...!" ucap Leon tegas sambil menatap tajam ke arah Mayang.


"mas aku istri kamu...!!!"


"dan dia juga istriku...!!aku menikah dengannya karena kemauan ku sendiri...!sedang kan kau...aku menikah denganmu karena keinginan keluarga ku...!harusnya kau sadar ..!apa posisimu dalam kehidupan ku yang sebenarnya....!bukan Aleta yang perlu sadar diri...!tapi kau...!"ucap Leon tegas membuat semua yang berada di sana diam.


"harus nya kau sudah lama angkat kaki dari rumahku, Mayang..! karena sampai matipun... pengkhianatan yang sudah kau lakukan padaku tidak akan pernah ku lupakan...!"


"yang rendahan itu bukan Aleta...!jangan mentang mentang dia istri kedua kau bisa mengatainya murah,tak tau diri,perebut suami orang...!kau salah...!dia tidak pernah merebutku...!tapi aku yang mencari dia... karena aku muak...!aku muak hidup berdampingan dengan para wanita ular di sekitarku...!"


"aku butuh wanita penurut...!aku butuh wanita yang bisa menghargaiku dalam hal apapun...!wanita yang hanya memberikan semua yang ia punya...hanya untukku...dan tidak pernah membaginya dengan pamanku sendiri..!"ucap Leon begitu tajam membuat Mayang dan Renata diam seketika.


Leon melepaskan genggaman tangannya pada Aleta.Tangan kokoh itu kemudian bergerak merangkul pundak wanita yang kini diam mematung dengan segala perasaan yang berkecamuk dalam dirinya.Marah, malu,kesal,semua jadi satu dalam diri putri Sarah itu.


Leon menggerakkan kepalanya.Dikecupnya pucuk kepala Aleta tepat didepan mata Mayang dan Sarah.


"kita pulang?"tanya Leon lembut.


Aleta mengangguk.Leon meraih paper bag berisi alat sholat di tangan Aleta.Laki laki itu kemudian membawa istri keduanya itu pergi dengan tangan yang masih setia merangkul pundak sang istri.


Mayang dan Renata menatap benci penuh dendam ke arah kedua anak manusia itu.Bisa bisanya Leon membela habis habisan wanita itu di muka umum...!racun apa yang wanita itu berikan?sampai sampai seorang Leon bisa berucap demikian..!


Melihat dari cara Leon membela Aleta,sepertinya Leon sangat mencintai wanita itu...!


Renata geram.Ia harus mencari tau,siapa sosok Aleta itu sebenarnya.


...----------------...


***Selamat siang.....

__ADS_1


up 14:27


yuk ... dukungan dulu 🥰😘😘***


__ADS_2