
"ibuukkk......" ucap Aleta setengah menangis. Ia sudah sangat lelah. Kondisi tubuhnya yang sudah babak belur, di tambah berjalan kaki dengan jarak yang lumayan jauh membuatnya merasa sangat lemah. Tubuhnya benar benar serasa remuk atas bawah luar dan dalam.
"ayo nak.... sebentar lagi kita sampai...! kita cari Ayu...kita minta tolong dia untuk menyembunyikan kita...." ucap Sarah.
"sakit buk....." ucap Aleta menangis.
"sebentar lagi sayang...ayo nak...kamu kuat...!" ucap Sarah.
"ibuk bantu ya ...ibuk papah kamu sayang ...." ucap Sarah sambil bergerak membantu memapah sang putri yang nampak sudah sangat lemah.
Kedua wanita beda usia itupun lantas kembali berjalan menyusuri jalanan yang masih sunyi sepi itu. Belum banyak kendaraan yang lewat lantaran memang gema subuh saja belum berkumandang.
Cukup lama mereka berjalan hingga tepat pukul setengah lima pagi mereka sampai di sebuah wisma plus plus yang dulu pernah menjadi tempat tinggal mereka. Wisma itu masih terlihat ramai di kunjungi para tamu tamu yang hampir semuanya para pria pria hidung belang.
Aktifitas aktifitas tak senonooh jug terlihat disana. Pangku pangkuan, tangan gerayangan kemana mana, mabuk bersama, perjudian dan masih banyak lagi.
"ibuk....Aleta tunggu di sini aja...." ucap wanita itu sambil merosot kan tubuhnya di pagar wisma yang terbuka itu. Sepertinya ia benar benar sangat lelah.
"kamu yakin...?"tanya Sarah.
Aleta hanya mengangguk.
"ya udah....tunggu disini sebentar ya ...ibuk ke dalam dulu cari Ayu...." ucap Sarah.
Aleta hanya mengangguk lagi.
Sarah segera masuk ke dalam wisma. Ia setengah berlari sambil mencari cari sosok Ayu.
Kedatangan wanita yang bisa dikatakan primadona di wisma itupun sontak membuat para pengunjung yang berada di sana riuh. Sebagian dari pria pria hidung belang itu terdengar memanggil manggil nama Sarah. Bahkan tak jarang dengan kurang aajar nya mereka mencolek colek tubuh wanita itu.
Sarah hanya mencoba tersenyum sambil terus berlalu dan mencari cari sosok Ayu.
Hingga.....
"Sarah...??!!" ucap wanita berambut pirang dengan tampilan sangat seksi itu. Wanita yang kini nampak berada di tengah tengah banyak lelaki yang sedang mabuk itu segera bangkit, ia mendekati sahabatnya yang terlihat kacau itu.
"Sarah kamu ngapain disini?!" tanya Ayu kaget. Ia berucap sambil meremas kedua lengan sahabatnya itu.
"tolong aku Yu....."ucap Sarah sambil sesenggukan.
__ADS_1
"kamu kenapa?" tanya Ayu.
"Aletaa......" ucap Sarah lagi.
"Aleta kenapa?"tanya Ayu makin terlihat khawatir.
"ayo....ikut aku .. ayo Yu....." ucap Sarah sambil menangis.
Ayu hanya mengangguk. Ia kemudian setengah berlari mengikuti Sarah yang nampak menggandeng tangan nya membawanya menuju pagar wisma tempat dimana Aleta menunggu.
Ayu terdiam. Aleta terduduk memeluk kakinya. Wajahnya tak terlihat, bersembunyi di antara lutut dan dadanya ditambah kupluk hoodie yang menutupi kepalanya makin membuat wajah itu tak terlihat sama sekali. Hanya gerakan pundak naik turun dan suara isakan yang terdengar menyedihkan yang seolah menandakan betapa wanita bersuami itu kini sedang sangat berduka.
"Aleta...." ucap Ayu sambil berjongkok di hadapan wanita cantik itu.
Tangannya tergerak menyentuh pundak wanita yang sudah ia anggap seperti anak sekaligus sahabatnya itu.
"kamu kenapa Al?" tanya Ayu.
Aleta masih sesenggukan. Perlahan ia mengangkat kepalanya, menatap Ayu, dan.....
"Astaghfirullah haladzim...!!!!!!!” si wanita malam mengucap istighfar secara spontan sambil menyentuh dadanya kaget sambil memundurkan tubuhnya...!
Ayu menggerakkan tangannya perlahan. Disentuh nya wajah Aleta yang terlihat memprihatinkan itu.
"kamu kenapa?" tanya Ayu kaget , shock sekaligus sedih.
Aleta tak menjawab. Ia hanya menangis, lagi dan lagi. Sungguh...bukan hanya fisiknya yang sakit, tapi hati dan jiwanya seolah juga ikut terkoyak.
"cerita nya panjang Yu.... sekarang aku mau minta tolong .. sembunyikan kami....kami harus cepat cepat sembunyi.... tolong bawa kami pergi dari sini...!" ucap Sarah sambil sesenggukan.
"sembunyi? sembunyi kemana? emangnya ada apa? Aleta kenapa jadi gini?" tanya Ayu masih bingung.
"ceritanya panjang Yu....bawa kami pergi dulu....mereka pasti akan segera kemari dan mencari kami...." ucap Sarah pilu.
Ayu masih tak mengerti. Ia kemudian bangkit.
"ya udah ... sekarang kalian mau kemana? biar aku antar...!" ucap Ayu
"nggak tau ..yang penting bawa kami pergi dulu Yu...tolong ...."ucap Sarah makin kalut. Jam terus bergerak. Ia takut Leon atau anak buahnya sudah menyadari kepergian Aleta. Mereka pasti akan mencari dua wanita itu ketempat ini nantinya.
__ADS_1
Ayu mengangguk.
"ya udah....tunggu sebentar..." ucap Ayu.
Wanita itu kemudian setengah berlari masuk ke dalam wisma. Tak lama, ia pun kembali dengan membawa seorang pria yang penampilan nya tak terlalu rapi.
"kita mau kemana? masuk kamar aja belum?" ucap pria berkumis tipis dengan perut buncit dan tato di sekujur lengannya itu.
"anterin saya dulu...." ucap Ayu pada pria itu.
"lah terus kapan maennya....?" tanya pria yang ternyata salah satu tamu di wisma itu.
"iya nanti....di rumah saya mainnya....terserah mau maen dimana, kamar kek, ruang tamu, kolong meja....serah lu...buruan...!" ucap Ayu
"bener ya ...?! awas kalau bohong ..! gue udah bayar mahal nih...!" ucap pria itu.
"iya iya.....!" jawab Ayu.
Pria itupun segera bergegas naik ke dalam mobilnya. Sebuah kendaraan berbodi besar yang biasa digunakan untuk mengangkut cabai dari luar kota, truk..!
Ya....tamu Ayu kali ini adalah seorang sopir truk.
Wisma itu memang sering dikunjungi oleh pria pria dari kalangan menengah ke bawah, sedangkan untuk para wanita malam yang memiliki paras dan tubuh indah, mereka akan dikirim ke salah satu club malam di kota itu dan dipekerjakan disana, salah satunya adalah Sarah dulunya.
"Sar.....adanya cuma truk....nggak apa apa ya....kita ke rumah ku.... pemberian salah satu pacarku....kalian tinggal aja disana...."ucap Ayu.
Sarah mengangguk dengan cepat
"iya ...nggak apa apa....itu udah lebih dari cukup Yu......" ucap Sarah.
"ya udah yuk...naik....keburu yang nyariin kalian kesini.." ucap Ayu.
Merekapun segera naik ke truk itu. Kendaraan besar itupun melaju meninggalkan tempat tersebut untuk segera menuju ke rumah Ayu yang akan menjadi tempat persembunyian bagi Aleta dan ibunya.
...----------------...
***Up 18:23
yukkk.... dukungan dulu 🥰🥰😘***
__ADS_1
tenang.... kebahagiaan lagi otewe 🤭😁😁