Istri Kedua Tuan Leon

Istri Kedua Tuan Leon
57


__ADS_3

Di sebuah rumah sakit....


Sepasang suami istri itu baru saja keluar dari sebuah ruangan bertulisan dokter kandungan di itu.


Wanita cantik berambut panjang itu nampak berjalan beriringan dengan sang suami menuju ke luar rumah sakit dimana Fathur,sang asisten sekaligus supir pribadi mereka sudah menunggu di dalam mobil pribadi milik Leonardo Alfindo Ganada.


Aleta dan Leon baru saja memeriksa kan diri ke dokter. Leon yang merasa sudah tak sabar untuk segera memiliki momongan itupun akhirnya membawa sang istri untuk diperiksa kandungannya. Bukan hanya itu, Leon pun juga ikut diperiksa untuk memastikan kesuburan keduanya aman.


Untuk saat ini, mereka belum bisa mengetahui hasil dari tes kesuburan yang baru saja mereka lakukan itu. Mungkin memerlukan waktu kurang lebih satu minggu untuk dapat mengetahui hasilnya secara akurat.


"sayang....."ucap Leon.


"ya...."jawab Aleta.


"kau mau ku antar ke toko, atau kembali ke kantor bersamaku...?"tanya Leon.


"eemm....aku balik ke toko aja deh....kasian ibuk di toko sendirian...."ucap Aleta.


Leon mengangguk.


"oke...." ucap Leon.


Aleta tersenyum. Ia menggandeng tangan sang suami lalu berjalan menuju mobil mereka yang sudah berada di depan pintu rumah sakit.


...****************...


Setengah jam perjalanan,


Mobil mewah itu sampai di sebuah toko bunga milik Aleta pemberian sang suami. Wanita itu menoleh ke arah Leon yang sedari tadi tersenyum simpul dengan sorot mata tajam menggoda ke arah Aleta, khas seorang Leonardo Alfindo Ganada.


"sayang....aku turun ya...." ucap Aleta sambil tersenyum.


"yes baby....nanti sore aku jemput...." ucap Leon sambil memainkan beberapa helai rambut Aleta.


"oke...."jawab Aleta.


Wanita itupun meraih punggung tangan sang suami,lalu menciumnya sebagai tanda bakti.


"assalamualaikum...."ucap Aleta.


Leon tak menjawab. Ia hanya mengacak acak lembut pucuk kepala sang istri tanpa berucap sepatah katapun.


Aleta pun turun. Ia lantas melambaikan tangannya melepas kepergian sang suami dan mobilnya yang perlahan menjauh dari pandangan mata Aleta Balqis Aqilah.


Wanita itupun berjalan menuju tokonya.


"assalamualaikum....." ucap Aleta riang.


"wa alaikum salam....." jawab Sarah yang berada di depan toko.


Aleta mendekati sang ibu, lalu meraih punggung tangan wanita itu kemudian menciumnya.


"baru pulang Al...?"tanya Sarah


"iya buk...." ucap si cantik Aleta.

__ADS_1


"aku ke dalam dulu ya buk,naruh tas...."ucap Aleta lagi. Sarah hanya mengangguk.


Wanita cantik itu kemudian melangkah menuju pintu utama toko tersebut. Baru saja Aleta hendak masuk ke dalam toko itu,tiba tiba.......


"good afternoon.......hai semuanya......haloo everybody........."


Suara itu berhasil membuat sepasang ibu dan anak itu menoleh ke arah sumber suara.


Seorang wanita bertubuh sensual serba besar di bagian depan dan belakang nampak mendatangi toko itu. Dengan kaos tang top pink dan hot pant rawis biru muda,wanita berambut pirang bak bule itu berucap riang sambil merentangkan kedua tangannya.


Aleta dan Sarah berbinar.


"mbak Ayu....!!" ucap Aleta.


"Aletaaaa........!!" sapa Ayu riang.


Aleta setengah berlari mendekati Ayu,sahabat ibunya yang sudah ia anggap seperti kakaknya sendiri. Ia kemudian memeluk wanita itu erat seolah melepaskan kerinduan lantaran sudah cukup lama keduanya tak bertemu.


"aku kangen mbak...." ucap Aleta.


"aku juga Al.....kangen banget aku sama kamu..." ucap Ayu.


Ketiga wanita itu pun saling berpelukan melepas kerinduan masing masing. Ayu memang sangat dekat dengan sepasang ibu dan anak itu. Mereka sudah Ayu anggap seperti keluarga sendiri. Aleta dan Sarah juga sering sekali menceritakan keluh kesahnya pada Ayu, lantaran wanita itu memang sangat baik dibalik tampilannya yang begitu frontal. Ayu juga tau, semua kisah masa lalu dan latar belakang Sarah yang justru Aleta sendiri tidak tau.


Lantaran Ayu memanglah seorang WT* senior di wisma tempat mereka tinggal dulu.


"akhirnya kamu kesini juga Yu..."ucap Sarah pada wanita yang beberapa hari lalu tak sengaja ia tabrak saat pulang dari toko baju itu.


"iya dong Sar...aku pasti tepatin janji aku....aku kan kangen sama kalian...udah lama nggak ngumpul kayak gini.... apalagi sama Aleta, semenjak jadi istrinya tuan Leon....aku sama sekali nggak pernah ketemu sama kamu Al...kalian udah nggak ada kabar sama sekali....eh... sekarang....tiba tiba udah sukses aja kalian sampe punya toko bunga sebesar ini...."ucap Ayu begitu bersemangat.


"nggak nyangka ya Al...kamu yang selalu ngurung diri dikamar...sekalinya keluar...cowok tajir melintir kayak tuan Leon langsung kepincut loh sama kamu...hebat kamu Al...."ucap Ayu memuji.


"mbak bisa aja.... udah yuk masuk....ngobrol di dalem biar lebih enak...." ucap Aleta.


"iya yuk....di dalem aja...." ucap Sarah


"oke...yuk deh kalau gitu...." ucap wanita boh*y itu bersemangat.


Ketiga wanita itupun masuk ke dalam toko itu.Mereka lantas melanjutkan aktifitas mengobrol mereka di ruang tunggu toko bunga berlantai dua tersebut.


"waaahh......ini sih bagus dan mewah banget tokonya....kamu beruntung Al punya suami se kaya dan se ganteng tuan Leon....tapi kamu emang pantes sih dapetin ini semua..."ucap Ayu.


Aleta hanya tersenyum. Ia mengambil tiga buah minuman gelasan yang selalu tersedia untuk pengunjung yang menunggu disana.


Aleta pun meletakkan minuman itu di atas meja.


"eh tapi kan ngomong ngomong ya.....tuan Leon kan udah punya istri ya.....itu istrinya gimana Al?" tanya Ayu.


Aleta mendudukkan tubuhnya di ujung sofa,tepat di samping Sarah yang kini berada di tengah tengah antara Ayu Aleta.


Sarah terdiam....


"gimana apanya?" tanya Aleta santai.


"apa madu kamu bisa menerima kamu Al? apa dia tau kalau suami kamu punya dua istri?" tanya Ayu menggebu gebu.

__ADS_1


Aleta tersenyum.


"tau mbak...."ucap Aleta.


Sarah reflek menoleh. Ia bahkan tak tau mengenai hal itu lantaran Aleta memang tak pernah membicarakan mengenai ia dan madunya.


"trus gimana?" tanya Ayu.


"ya aku dikata katain...." ucap Aleta.


"kamu lawan dong....."ucap Ayu lagi.


"iya mbak....lagian berada di posisi ini juga bukan kemauan aku kan....aku dipaksa awalnya....aku di paksa menikah sama orang yang nggak aku cintai,aku dipaksa dan ibu ku di sekap, aku di haruskan melayani laki laki kasar yang aku tau dia udah punya istri lain selain aku.....kalau boleh milih aku nggak akan mau jadi orang ketiga mbak....kesannya kan jelek banget ya.... jadi istri muda ....."ucap Aleta terasa setengah pilu jika mengingat perjalanan hidup dan cintanya dengan Leon.


Sarah hanya diam menatap sang putri.


"kalo aku jadi kamu ya Al ya....udah aku sumpel tuh mulut madu kamu yang ngata ngatain kamu.....kalau suaminya cari istri baru ya berarti ada yang nggak oke dari dia....dandanin dong....bikin betah dong suaminya biar ti*it nya nggak jelalatan cari makan diluar...! bukannya malah nyalahin kamu...kamu perempuan baik baik Al...."ucap Ayu tanpa filter


Aleta terkekeh....


"dia mana tau mbak... dimana mana setiap ada kasus perselingkuhan pasti selalu wanitanya kan yang disalahin.....? laki nya mah jarang di salahin....." ucap Aleta.


"iya tuh bener....." ucap Ayu membenarkan ucapan Aleta.


Mereka pun terus asyik berbincang, hingga..........


prrrooooooookkkkkkk.........!!!


Bunyi sebuah benda jatuh terdengar dari luar toko.


"apa itu?" tanya Ayu kaget.


"nggak tau...." ucap Aleta.


Istri kedua tuan Leon itupun bangkit,dan segera keluar dari toko tersebut,lalu......................


.


.


.


.


.


bersambung dulu ya 🥰🥰🥰🥰


...----------------...


***Selamat pagi....


up 05:25


yuk....dukungan dulu ..🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2