
***brughhh!!!
Pria itu melemparkan tubuh Lulu keatas ranjang.
Lulu segera beringsut mundur menghindari laki-laki itu.
"tunggu disini sebentar sayang, aku akan segera kembali" kata pria itu
"aku harus segera pergi dari sini" batin Lulu
Ia kemudian mencari-cari celah untuk bisa keluar dari tempat itu.
Ia kemudian keluar melalui jendela kamar, dan menurunkan tubuhnya menggunakan sprei dan gordeng.
"akhirnya keluar juga, tapi...ini seperti diatas kapal?" gumam Lulu
Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling, yang terlihat cuma hamparan air laut yang berwarna biru.
"oh Tuhan, gimana aku bisa kabur?" batin Lulu sedih
Lulu terkejut karena pria itu sudah berada didepannya bersama beberapa orang berbadan kekar yang siap menangkapnya.
"kalau melawan mereka aku pasti kalah, aku lebih baik mati menyusul Damar daripada diperkosa oleh pria sipit itu" batin Lulu
Ia kemudian segera melompat dari kapal menceburkan dirinya ke laut.
***byuuuur!!!
"oi kisama!!! (dasar brengsek!)" gerutu laki-laki itu
**************
Damar mulai membuka matanya.
"kau sudah sadar yang mulia?" tanya Nakamura
"Dimana Lulu?" tanya Damar
"hmmm, kita tunggu saja kabar dari para pengawal ku yang sedang mencarinya" jawab Nakamura
Damar hanya menghela nafas ketika mendengar jawaban Nakamura.
"aku harus mencarinya sendiri" kata Damar sambil bangkit dari posisinya
"jangan keluar yang mulia, keadaan diluar sedang genting karena adanya kudeta militer, berbahaya jika kau keluar sekarang" ucap Nakamura
"aku minta maaf karena menyeret mu dalam situasi sulit ini" ucapnya lagi
Damar segera mengambil ponselnya untuk menelpon Lulu tapi sia-sia karena tidak ada jawaban.
"dimana kamu sayang ... segera hubungi aku, aku sangat menghawatirkan dirimu" gumam Damar
Nakamura segera mengangkat ponselnya yang bergetar.
"baik, bawa semuanya kemari" kata Nakamura mengakhiri obrolannya
"ada kabar dari para pengawal istana, kita harus menemuinya sekarang" Nakamura mengajak Damar keluar
Damar segera mengikuti Nakamura menemui pengawal istana.
Mereka kemudian duduk disebuah ruangan yang cukup luas.
__ADS_1
Tiga orang pengawal masuk menemui mereka.
Setelah memberi hormat mereka segera mengeluarkan beberapa benda yang mereka bawa.
"benar ini ponsel dan dompet milik Lulu" kata Damar
"darimana kalian mendapatkan barang-barang ini?" tanya Nakamura
"kami mendapatkan semuanya dari seorang pengusaha tambang di pulau Hokkaido" jawab pengawal itu
"dan kami sudah menginterogasinya bahwa benar ia membeli seorang gadis asing dari pendemo dan membawanya ke Hokkaido, tapi sayangnya gadis itu bunuh diri menceburkan dirinya ke laut" tambahnya lagi
"dimana orang itu!!" teriak Damar
"dia sudah kami amankan di ruang tahanan" jawab pengawal itu
"bagaimana kalau kita pergi ke Hokkaido sekarang?" tanya Damar
"kau masih belum sehat yang mulia, biarkan anak buah ku yang akan mencarinya, percayakan semuanya pada mereka, mereka adalah intelejen terbaik di Jepang" kata Nakamura
Damar hanya pasrah menerima kenyataan pahit yang menimpanya.
"maafkan aku sayang?, harusnya aku menurutimu untuk tidak bukan madu ke Jepang" batin Damar
Sudah hampir seminggu pencarian Lulu, tapi tidak juga menemukan titik terang.
Hingga pada saat Damar sudah putus asa dan memutuskan untuk kembali ke Jogja, Nakamura memberikan kabar yang membuatnya semakin sedih.
"ada kabar dari intelejen kami yang menyatakan bahwa seorang nelayan menemukan mayat seorang gadis muda dengan kondisi tubuhnya sudah habis dimakan ikan dan hanya tersisa tulang belulang yang terbungkus baju yang dipakainya" kata Nakamura
"apa benar itu baju yang terakhir dipakai oleh permaisuri mu?" tanya Nakamura memperlihatkan gambar dari ponselnya kepada Damar Langit
"benar itu baju Lulu" jawab Damar
"kau harus sabar yang mulia, aku turut berduka atas apa yang menimpa istrimu" ucap Nakamura
Damar kemudian memutuskan untuk kembali ke Indonesia setelah mendapat kepastian kabar Lulu.
**********
Hokkaido Jepang
"dia bangun!!, ini sebuah keajaiban setelah satu bulan koma" kata seorang wanita tua yang kemudian mendekati gadis muda yang masih terbaring sambil berusaha membuka matanya
Di kota kecil ini seorang wanita yang berprofesi sebagai nelayan menemukan seorang gadis yang terdampar di pantai tak jauh dari tempat tinggalnya.
Lulu menatap sekelilingnya, pandangannya kini berhenti pada sesosok wanita paruh baya disampingnya.
" apa kamu haus?" tanya wanita itu sambil menyodorkan segelas air
Lulu kemudian mengangguk, dan wanita itu segera membantunya minum.
"kau bukan orang Jepang, apakah itu benar?" tanya wanita itu
Lulu hanya mengangguk, tubuhnya masih lemah untuk berbicara.
"baiklah, aku akan memanggil dokter untuk memeriksa mu" kata wanita itu
Beberapa menit kemudian wanita itu kembali bersama seorang dokter.
Ia kemudian memeriksa Lulu.
__ADS_1
"dia sudah baikan sekarang, hanya perlu nutrisi yang cukup untuk mengembalikan kondisinya" kata dokter itu
"terima kasih dokter" ucap wanita itu
Setelah dokter pergi wanita itu segera mengambil makanan dan menyuapinya.
"sekarang coba berdiri, aku akan membantumu berjalan, kau sudah tiga minggu tertidur jadi tubuhmu perlu olah raga" kata wanita itu sambil memapah Lulu
"lihatlah!!, bukankah pemandangannya sangat indah!" kata Wanita itu
Lulu menarik nafas panjang menikmati udara segar di daerah pantai yang begitu indah.
"apa kau sudah merasa lebih baik?" tanya wanita itu
"iya, aku merasa lebih baik sekarang" jawab Lulu
"hmmm, kau ternyata sangat manis, sekarang kau harus mengabari keluarga mu. Aku yakin mereka khawatir karena sudah tiga minggu kau tidak ada kabar" kata wanita itu
"tiga minggu, aku sudah koma selama itu" kata Lulu lirih
"benar sekali nona, beruntung nyawamu masih bisa selamat setelah terombang-ambing dilautan"
"apa kau tidak ingat keluarga mu?" tanya wanita itu lagi
"aku tidak hafal nomor telepon mereka" jawab Lulu
"hah!! kau ini payah sekali, masa nomor telepon keluarga mu saja sampai tidak hafal"
Lulu kemudian duduk di tepi pantai sambil menatap indahnya pantai.
"apa kau selamat sayang, aku merindukanmu disini, aku ingin pulang" kata Lulu
Hampir satu minggu Lulu hidup bersama wanita itu.
"sudahlah kau harus istirahat!!" teriak wanita itu ketika melihat Lulu yang membantunya memilih ikan-ikan yang dibelinya dari pelabuhan
****brughh!!!
Wanita itu segera berlari mendekati Lulu yang pingsang tidak jauh darinya.
Ia membawanya masuk dan segera menghubungi dokter.
"dia sakit apa dokter?" tanyanya
"dia tidak sakit, dia sedang hamil muda, makanya kondisi tubuhnya menjadi lemah" jawab
"benarkah??, gadis itu sedang hamil, kasihan sekali, dia harus jauh dari keluarganya disaat ia sedang hamil seperti ini" batin wanita itu
Lulu segera bangun dan duduk termenung di sudut kamar.
"kamu harus banyak istirahat dan makan makanan yang bergizi agar kamu dan bayimu sehat" wanita itu mendekatinya sambil membawakan makanan untuknya
"bayi???, apa aku hamil?" tanya Lulu kaget
"iya kamu sedang hamil, makanya kamu jangan bersedih, walaupun kau tak punya keluarga disini, anggap saja aku ini ibumu, kebetulan aku juga tidak memiliki anak" kata wanita itu sambil mengusap kepalanya
Lulu kemudian memeluknya dan menangis dipelukkannya.
"terima kasih sudah merawat ku dan menganggapku sebagai putrimu, aku tidak tahu bagaimana aku bisa membalas kebaikanmu" bisik Lulu
"tinggalah bersamaku !, itu sudah cukup bagiku" jawab wanita itu
__ADS_1