ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN
Bonus Lagi Spoiler ITSP SEASON 3 # Mencuri Malam Pertama


__ADS_3

Ahmar segera menarik lengan Cassey menuju ke ruangan kelas.


"Balikin jaket gue sekarang!" hardiknya dengan mimik serius


"Oh itu, ngomong dong dari tadi, jadikan gak usah narik-narik segala, apa lo modus ya pengin dekat-dekat sama gue, makanya narik gue ketempat sepi kaya gini, ngaku lo?" tanya Cassey sambil terkekeh


Ahmar langsung merinding mendengar jawaban Cassey, ia langsung menarik jaketnya dari tangan gadis itu dan segera pergi meninggalkannya.


Dasar gadis sarap, gak lagi-lagi gue ketemu sama lo, bawa sial aja,


Pemuda itu segera bergabung dengan keempat sahabatnya.


"Darimana aja lo mar?" tanya Faiz


"Nyari cewek yang bawa kabur jaket gue," jawab Ahmar yang langsung duduk di singgasananya


"Gimana Ospek hari pertama, apa kalian sudah menemukan cewek yang mengalahkan kalian dibalapan seminggu lalu?" tanya Ahmar


"Belum Mar, mungkin kita harus mengadakan balapan lagi untuk memancing cewek itu keluar," jawab Faiz


"Terserah lo aja, gue kan gak ikut balapan hari itu, karena digantikan sama Melani hari itu," sahut Ahmar


"Faiq, panggil cewek kamu kesini, biar Ahmar bisa tahu wajah cewek brengsek itu," ucap Fadil


"Ok gue telpon dulu," jawab Fadil, ia segera menelpon seorang dan tidak berapa lama seorang cewek cantik memasuki markas F4


"Ada apa sayang?" tanya Melani pada Fadil


"Ahmar mau tahu sketsa wajah cewek yang ngalahin kamu dibalapan kemarin?" tanya Fadil


Melani segera mengeluarkan kertas dari dalam tasnya dan mulai menggambar sketsa wajah seorang gadis dan memberikannya kepada Ahmar.


"Nih ka," gadis itu memberikan sebuah gambar sketsa wajah seorang gadis kepada Ahmar


Ahmar tercengang melihat gambar itu.


"Kamu gak salah Mey?" tanya Ahmar


"Gak kak, itu benar adanya, memangnya kakak kenal sama dia?" tanya Melani


"Dia gadis yang tadi mengambil jaketku dan dua kali menimpaku," sahut Ahmar kesal


"Berarti itu gadis yang jatuh dari atas panggung saat peragaan busana," sela Faiz


"Bener banget, so bawa mahasiswa baru ini kesini!" perintah Ahmar


"Siap bosqu," Ketiganya segera pergi meninggalkan Ahmar tidak terkecuali Melani


Cassey hari ini terpaksa harus bolos kuliah karena harus membantu Niken menjaga Kinan yang sedang sakit.


"Gimana keadaan Kinan Mih, apa udah baikan?" tanya Cassey yang baru tiba di rumahnya

__ADS_1


"Masih panas, lo anterin kita kerumah sakit aja ya Key, soalnya Rey kan masih di Jakarta belum balik lagi ke Jogja," jawab Niken


"Iya, Kuy ajak Kinan, kita naik taksi aja ya Mih, soalnya kasian Kinan kalau nanti kena angin, bisa makin parah," sahut Cassey


"Terserah lo aja Key, yang penting Kinan bisa cepat diobati," jawab Niken


Cassey segera memesan taksi online, yang membawa mereka menuju ke rumah sakit.


Niken langsung membawa Kinan menemui Ganendra sementara Cassey menunggunya di ruang tunggu.


**Dreet...dreet ...dreet!!!


Cassey mengangkat ponselnya yang berdering, ia langsung sumringah ketika tahu Bagas yang menelponnya.


"Halo Baby, apa kabar?" sapa Cassey


"Halo sayang, aku kangen," jawab Bagas manja


"Kamu pulang kapan, kok lama banget sih di Jambi?" tanya Cassey


"Malam aku pulang sayang, jangan lupa ya aku mau ketemu kamu nanti malam," goda Bagas


"Mau ngapain kamu?" tanya Cassey manja


"Mau belah durenlah masa kita udah menikah selama dua bulan masih belum bisa menikmati malam pertama," jawab Bagas membuat Cassey tersipu malu


"Iiisshh kamu nakal ya sekarang," sahut Cassey


"Abis aku penasaran sayang, udah pokoknya tunggu aku nanti malam, jangan sampai lupa sayang, sampai jumpa bye, muaaach!" Bagas menutup telponnya


"Key!!" teriak Niken


"Iya mih," gadis itu langsung menghampiri ibunya di ruang Ganendra


"Ngapain si ngelamun aja, sampai di panggil gak denger!" cibir Niken


"Sorry Mih, maklum abis telponan sama si Baby, jadi maklumin aja," jawab Cassey


"Pasti lagi ngelamun jorok ya kamu, ayo ngaku!" desak Niken


"Dih Mamih kepo," jawab Cassey


"Mmm, btw lo udah belah duren belum sama si Bagas?" bisik Niken


"Belum mamih, emangnya kenapa?" tanya Cassey


"Kok belum sih, hmmm mamih tahu nih, itu pasti gara-gara kalian tinggal terpisah kan?" tanya Niken


"Iya Mih, Nenek gak mau Cassey hamil dulu karena usia Key yang masih terlalu muda, dia takut Key kenapa-napa kalau melahirkan di usia belia," jawab Cassey


"Bener juga sih si Nenek, tapi kasian juga si Bagas, apa dia bisa tahan sampai dua tahun gak tidur bareng kamu?" tanya Niken

__ADS_1


"Gak tau deh Mih, btw Key mau nanya dong rasanya malam pertama itu gimana mih?" tanya Cassey


"Rasanya gimana yah, sulit diungkapkan dengan kata-kata Key, Rasanya tuh sakit tapi enak, ada manis-manisnya gitu, terus nagih banget karena mau lagi dan lagi," jawab Niken manja


"Diih, kenapa mamih kok malah jadi genit gini?" tanya Cassey


"Habisnya mamih inget malam pertama sama papih kamu, terus ngebayangin gimana nanti malam pertama sama Rey," bisik Niken


"Dasar mesum!!" sahut Cassey


"Hihihi, kamu sih membangkitkan jiwa janda mamih, kan hasrat janda mamih jadi meronta-ronta karena sudah lama tidak disentuh," jawab Niken


"Diih najong, udah mendingan pulang!" Cassey segera menggendong Kinan menuju ke halte bus untuk menunggu taksi.


*********


Jarum jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam, Cassey masih terjaga karena menunggu Bagas yang akan menemuinya.


**Dreet...dreet...dreet!


Cassey segera membuka pesan singkat dari ponselnya.


"Buka jendela, aku ada di samping," pesan dari Bagas


Dengan wajah berseri-seri Cassey segera membuka jendela kamarnya, Ia langsung tersenyum melihat Bagas yang sudah berdiri di balik jendela menggunakan kursi.


Gadis itu membantu menarik lengan Bagas agar bisa masuk kedalam kamarnya.


Malam ini Sang Pangeran bak seorang maling yang masuk kedalam rumah untuk mencuri sesuatu di kamar itu. Walaupun mereka sudah sah sebagai sepasang suami istri namun larangan dari Nenek Welas memaksa calon Raja Arjowinangun itu terpaksa mencuri malam Pertama yang seharusnya masih harus mereka rasakan dua tahun lagi.


Rasa rindu dan gelora jiwa mudanya membuatnya tidak sabar untuk menikmati surga dunia itu.


Hening, yang terasa dalam kamar itu ketika dua sejoli saling mendekap melepas rindu, ada rasa takut yang terpancar dari wajah cantik Key.


"Kamu kenapa Key, kok sepertinya tegang?" tanya Bagas


"Aku takut ketahuan Nenek," bisik Cassey yang disambut kekehan kecil dari Bagas


"Sejak kapan istri aku yang bar-bar jadi penakut gini," goda Bagas sambil mencubit dagu Cassey


"Iissh beneran, nanti kalau dia tahu terus kita disuruh cerai gimana?" tanya Cassey


"Gak mungkin sayang, yang ada kita suruh lanjutkan," goda bagas menggigit daun telinga Cassey membuat gadis itu langsung mendesah manja


Tangan nakal Bagas bergerak menyentuh pipi istrinya hingga berjalan ke tengkuk, lalu mendekat. Cassey sengaja menengadahkan wajahnya agar suaminya dengan mudah mencapai tujuannya.


Ciuman mesra menyatukan keduanya, meski keduanya masih gugup dan takut ketahuan keduanya akhirnya terbuai dalam penyatuan nafas yang membuat keduanya mendesis manja.


.


.

__ADS_1


.


. Maaf ya bagi yang Jomblo....sorry adegannya gak bisa terlalu vulgar karena takut disemprit oleh pihak MT/NT...Kalau yang penasaran makanya pantengin terus ya...jangan lupa kasih like komen dan juga jadiin Favorite....yang mau vote ayok.. supaya aku bisa nambah chapter kalau yang vote lebih banyak ...😘😘😘


__ADS_2