ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN
Bab. 52 # bosan


__ADS_3

Hari sudah pagi, tapi Lulu masih belum beranjak dari tempat tidurnya. Hari ini Tama menyuruhnya untuk bolos sekolah.


Lulu berjalan-jalan sekitar vila, menikmati udara pagi yang sejuk ditambah hangatnya sinar mentari membuatnya betah duduk diatas dahan pohon jambu yang ada didepan vila.


Sementara Tama kebingungan mencari keberadaan Lulu, ia sudah berkeliling vila tapi tak juga menemukannya.


"yang mulia dimana kamu!! " teriak Tama


"Lulu!!! " oanggil Tama


Telinga Lulu yang disumpal dengan headset membuatnya tak mendengar teriakan Tama.


Tama sudah putus asa, dia khawatir terjadi sesuatu terhadap Lulu yang sedang kacau.


Ia segera menghubungi ayahnya untuk memberitahukan Lulu yang hilang.


"dia pasti belum jauh dari sana, cepat cari lagi, ayah akan mengirim orang untuk membantumu mencarinya" kata Danar Gumilang


Damar tak sengaja mendengar pembicaraan Danar Gumilang dengan Tamawijaya.


"Lulu hilang?" gumamnya


Ada rasa khawatir saat mendengar Lulu menghilang dari kediaman keluarga Tama, Ia tak dapat menyembunyikan perasaannya yang masih menyayangi Lulu, walaupun ia kecewa dengan hubungan Lulu dan Ganendra yang mereka sembunyikan darinya.


Lulu yang sudah lama berada diatas pohon tiba-tiba menjerit kesakitan ketika seekor semut menggigitnya, Mendengar teriakan Lulu, Tama segera mencari darimana sumber suara itu.


Lulu yang kaget karena kakinya dikerubuti semut mendadak hilang keseimbangan dan ia terjatuh dari pohon, beruntung Tama dengan sigap menangkapnya.


"makasih Tam-Tam" kata Lulu sambil memegangi kakinya


Tama segera menggendong Lulu masuk kedalam, ia kemudian mengambil minyak tawon dan dioleskan kekaki Lulu yang digigit semut.


Lulu hanya menatap kearah Tama yang begitu setia melindunginya.


"lain kali kalo mau naik pohon izin dulu, supaya aku tidak khawatir mencarimu" kata Tama


"iya tam-tam, maafin aku ya, sudah membuatmu khawatir " jawab Lulu yang kemudian masuk ke kamarnya


Tama kemudian memberitahu ayahnya kalau Lulu sudah ketemu.


"aku bosan" kata Lulu menyungutkan wajahnya


"kau mau kemana?" tanya Tama


"aku mau jalan-jalan " kata Lulu merajuk


"baiklah, tapi nanti sore, karena kalau siang aku takut para intelejen itu masih berkeliaran mencarimu " jawab Tama

__ADS_1


"yeay!! , makasih ya Tam-tam " kata Lulu sambil mencubit pipi tama


Lulu kemudian pergi kedapur untuk mencari makanan, tapi ia tak menemukan makanan disana.


"Tam-tam, aku lapar " kata Lulu


"tunggu sebentar, aku akan masak nasi goreng untukmu" jawab Tama


Ia segera pergi kedapur dan memasak Nasi goreng untuk sarapan.


Wangi aroma nasi goreng membuat Lulu segera menuju kedapur.


"wangi banget!, pasti enak, boleh aku coba" kata Lulu


"mandi dulu baru makan" perintah tama


Lulu segera pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai ia segera menuju meja makan dan melahap nasi goreng buatan Tama.


"hmmm yummy!!, kamu jago banget kalo masak Tam-tam, pasti nanti istrimu senang karena punya suami jago masak" kata Lulu memuji Tama


Tama hanya diam tak menanggapi celotehan Lulu.


Setelah selesai makan Lulu kembali kekamarnya untuk belajar, ia berusaha untuk membaca buku-buku pelajaran karena sebulan lagi akan ada ujian kenaikan kelas.


Sudah tiga jam Lulu belum keluar juga dari kamarnya, Tama khawatir terjadi sesuatu dengan Lulu. Ia mencoba mengecek kamar Lulu, ia tersenyum ketika melihat Lulu sedang membaca buku pelajaran.


Jam dinding sudah menunjukan pukul empat sore, Tama masih terlelap di sofa. Sedangkan Lulu masih asyik berendam dikamar mandi.


Karena kamar mandi divila itu cuma satu maka Lulu harus bergantian dengan Tama, ketika Ia melihat Tama yang sedang tidur, ia langsung masuk kekamar mandi.


Tama terbangun dari tidurnya, ia melirik kearah jam dinding yang menunjukan pukul setengah lima sore, ia bergegas kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, ia sudah berjanji dengan Lulu untuk mengajaknya jalan-jalan sore ini.


Ia segera membuka pintu kamar mandi yang tak terkunci, namun ia terkejut ketika melihat Lulu yang sedang mengguyur tubuhnya dibawah shower. Matanya melotot seperti hendak keluar dari tempatnya, Sementara Lulu berteriak sambil berusaha menutupi tubuhnya.


"aaaaa...!!! " teriak Lulu


Tama yang kaget langsung menutup kembali pintu kamar mandinya.


**Deg,,, !!


Jantungnya berdegup kencang karena ia baru saja melihat pemandangan indah yang membangkitkan birahinya, tak bisa dipungkiri jiwa Lelakinya seketika bergelora melihat tubuh mulus Lulu yang tak tertutup sehelai benangpun. Ia segera berlari keluar menahan nafasnya yang menderu, membuang pikiran negatifnya yang terus terngiang-ngiang diubun-ubunnya.


"dasar gadis ceroboh!! " umpat Tama


Lulu segera menyelesaikan mandinya, buru-buru ia mengganti bajunya dan keluar dari kamar mandi.


Tama segera masuk kekamar mandi setelah melihat Lulu sudah masuk kekamarnya.

__ADS_1


Selesai Mandi ia segera mengajak Lulu untuk pergi jalan-jalan. Sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam, suasana canggung masih mendera keduanya karena insiden kamar mandi. Lulu masih malu jika mengingat kejadian itu, sementara tama merasa bersalah karena kejadian itu.


"maaf untuk kejadian tadi yang mulia " kata Tama yang memcairkan keheningan diantara mereka


"iya gapapa, aku yang salah karena ceroboh tidak mengunci pintu kamar mandi" jawab Lulu


"kamu ingin pergi kemana yang mulia " Tanya Tama


"kealun-alun ya, aku sudah kangen ingin makan soto disana" jawab Lulu


Tama mengangguk dan kemudian mengarahkan mobilnya menuju kealun-alun kota Jogjakarta.


Sesampainya disana Lulu segera masuk kekedai soto Langganannya. Setelah selesai makan ia berjalan-jalan mengelilingi Alun-alun.


Langkahnya terhenti ketika melihat Damar yang berdiri tak jauh darinya. Ia segera menghampirinya dan memeluknya.


"Damar!! " teruak Lulu


Damar hanya mematung, ia tak membalas pelukan Lulu. Lulu segera melepaskan pelukannya. Lulu baru tahu jika Damar akan berubah menjadi sedingin es jika sedang marah.


"apa kamu masih marah padaku" kata Lulu


"kenapa kau tega melakukan ini pada ku, kau tega menusuku dari belakang, apa ini caramu agar bisa kepas driku" kata Damar dingin


"kamu salah paham Damar, semuanya tak seperti yang diberitakan"


" tapi foto ini, ini foto kamu dan Gaga Kan? kata Damar sambil menunjukan Foto Lulu dan Gaga yang sedang menikmati sunset berdua dipinggir pantai, tampak Lulu sedang merebahkan kepalanya dibahu Ganendra.


"iya itu benar fotoku, tapi kejadiannya tidak seperti itu"


"lalu surat cinta ini" tanya Damar lagi


"kalau itu aku tidak tau, aku hanya menemukannya dibalik bingkai fotoku yang tersimpan dikamar ka Gaga"


"cih!, bahkan kau juga sudah pernah kekamarnya" jawab Damar merasa jijik dengan Lulu


"jangan salah sangka dulu Damar, aku bisa jelaskan semuanya" kata Lulu


"sudahlah semuanya sudah jelas, aku tidak butuh penjelasanmu lagi" kata Damar sambil pergi meninggalkan Lulu.


"Damar tunggu!! " teriak Lulu sambil menarik lengan Damar


Damar segera menepis lengan Lulu dan mendorongnya, membuat Lulu jatuh tersungkur.


Seseorang datang dan langsung melyangkan pukulannya kewajah Damar .


***bugghhh!!!

__ADS_1


__ADS_2