ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN

ISTRI TOMBOY SANG PANGERAN
Bab. 36 #pengumuman pernikahan


__ADS_3

"tapi gak mungkinlah kalo cuma kangen doank ibu sampai kesini" tanya Lulu yang mulai melepaskan pelukannya


"iya nduk kamu benar, kemarin yang mulia Sri Sultan memberi kabar bahwa pernikahanmu dimajukan jadi kami diundang datang kemari" kata Bu Siti menjelaskan


"apa dimajuin!!! " kata Lulu sambil membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang didengarnya.


"iya, Lu. memangnya kamu gak dikasih tau? " tanya bu Siti


Lulu hanya menggeleng.


"makanya sekarang bapak sedang diajak menentukan hari "h" pernikahan kamu? " kata Bu Siti menjelaskan


"yaudah, Lulu mandi dulu bu? " kata Lulu sambil berjalan menuju kamar mandi.


Selesai mandi Lulu mengajak Ayu untuk ibunya berkeliling keraton.


"wah tempat ini keren banget ya" kata Ayu yang masih asyik berswafoto


"kamu pasti betah ya nduk disini? " tanya Bu Siti


Lulu hanya tersenyum menjawab pertanyaan dari ibunya, ia tak ingin ibunya tau kalau ia sebenarnya tersiksa dengan aturan-aturan yang ada dikeraton. Ia tak mau membuat orang tuanya khawatir.


"pastinya, kalo aku jadi mbak Lulu gak bakal mau pulang lagi dech" kata Ayu menimpali obrolan Lulu dan bu Siti


Ketika mereka sedang asyik berswafoto, mereka melihat Damar yang baru selesai jogging melintas didepan mereka.


"itu pangeran Damar Langit bukan? " kata Ayu


"iyups" jawab Lulu


"wawww!!! keren bingits!!, ngalahin artis sumpah keren banget! " kata Ayu yang tak berkedip menatap kearah Damar Langit

__ADS_1


"biasa aja keles!!!, dah lap tuh iler" kata Lulu sambil memberi tisu kepada Ayu


Ayu menepis tangan Lulu dan berjalan mendekati Damar Langit.


"halo calon kaka ipar, aku Ayu adiknya mbak Lulu" kata Ayu memperkenalkan diri


"Damar" jawab Damar Langit sambil menjabat tangan Ayu


" kak, boleh foto bareng ga? " Pinta Ayu


Damar hanya mengangguk menuruti kemauan Ayu. Melihat Ayu dan Damar asyik berswafoto membuat bu Siti kemudian ikut bergabung dengan mereka.


"ikut!! " teriak bu siti yang berlari kearah Damar dan Ayu


*cklik.. cklikk.. cklikk


"mbak, ayo ikutan! " teriak Ayu memanggil Lulu


Lulu hanya menatap heran kearah Damar, yang tampak menikmati kebersamaan mereka. Setelah selesai berfoto mereka meninggalkan Damar, melanjutkan berkeliling istana.


"aku akan posting foto gue di Instagram, pasti nanti banyak likenya dan atomatis followersku pasti naik juga, ditambah endorsesan juga pastinya naik juga, uuuhhh senengnya" kata Ayu senang


Selesai berkeliling Istana Lulu dan keluarganya diajak makan siang bersama keluarga besar keraton. Mereka duduk bersama disebuah meja besar yang sudah tersaji berbagai aneka makanan yang sudah pasti lezat. Ada yang berbeda dari acara makan siang kali ini, yakni kedatangan Arkadewi dan Ganendra yang ikut bergabung dalam acara itu.


Biasanya Arkadewi jarang sekali ikut bergabung bila ada cara seperti itu, dia lebih memilih bertemu dengan teman sosialitanya. Entah apa yang membuatnya kali ini Ikut serta, berkumpul bersama keluarga keraton lainnya.


Selesai acara makan Sri Sultan mengumumkan rencana percepatan pernikahan Damar dan Lulu, Ia meminta Paman Danar Gumilang mewakili dirinya mengumumkan hal tersebut.


"baiklah, dalam kesempatan kali ini saya mewakili yang Mulia Sri Sultan akan mengumumkan bahwa pernikahan Damar Langit dan Lulu akan dimajukan, yaitu akan dilaksanakan pada bulan depan, jadi persiapan pernikahan hanya seminggu saja, besok akan segera dimulai dengan acara pasang tarub, bleketepe dan tuwuhan, sementara untuk Lulu akan segera melakukan pingitan mulai besok pagi, hal ini dilakukan karena adanya berbagai pertimbangan dari para sesepuh dan juga abdi dalem kraton sendiri, untuk acara konfrenai pers akan diadakan secara tertutup besok siang" kata Paman Danar yang mewakili Sri Sultan


Setelah mengumumkan acara tersebut tak lupa Danar Gumilang juga memperkenalkan keluarga Lulu kepada abdi dalem keraton.

__ADS_1


Mendengar pengumuman itu Ganendra seperti tersambar petir disiang hari, hatinya hancur seperti cintanya yang kandas sebelum berkembang.


Melihat Putranya yang terus menunduk Arkadewi tahu jika putra kesayangannya itu sedang patah hati. Ia menggenggam erat tangannya mencoba memberikan kekuatan untuknya agar tetap semangat


"sabar sayang, ibu tahu apa yang kau rasakan? " bisik Arkadewi kepada Ganendra


Berbeda dengan Ganendra yang bersedih dengan pengumuman pernikahan itu, Damar Langit justru tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya, ia terus saja memngembangkan senyumnya.


Setelah selesai acara makan siang Lulu segera menuju ke kamarnya. Beberapa dayang istana sudah menungguinya disana. mereka akan melakukan perawatan kepada Lulu sebagai pembuka acara pingitan Lulu.


Setelah selesai dilulur, Lulu berjalan kearah Taman untuk mencari udara segar.


Sementara Ganendra masih sibuk mencari Lulu pasca pengumuman diruang makan, pencariannya terhenti ketika ia melihat Lulu yang sedang duduk sendiri ditaman.


"apa kau tidak senang dengan keputusan yang Mulia memajukan hari pernikahanmu" tanya Ganendra yang berhasil membuyarkan lamunan Lulu


" eh kaka, tidak kok ka" jawab Lulu singkat


"apa kau senang dengan pengumuman itu? " tanya Ganendra lagi


Lulu tak dapat menjawab pertanyaan Ganendra karena ia sendiri masih bingung antara senang atau tidak senang, ia hanya tersenyum kearahnya.


"tentu saja ia senang? " jawab Damar yang kini hadir diantara mereka mencoba memeluk Lulu


"Damar!! " kata Lulu berusaha melepas tangan Damar yang merangkulnya


"kenapa kamu tak senang dengan pernikahan kami? " tanya Damar yang tak suka jika Ganendra mendekati Lulu


Meskipun mereka adalah kakak beradik tetapi sejak kecil mereka tidak akur. Damar tidak menyukai Ganendra yang menurutnya telah merebut Ayahnya darinya. Alasannya karena Sri Sultan lebih menyayangi Ganendra daripada Damar Langit, karena Ganendra lebih pintar dalam segala hal dan juga lebih mudah diatur. Akan tetapi Ganendra sebenarnya sangat menyanyangi Damar Langit namun Ia terpaksa harus menjauhinya karena larangan dari ibunya.


Damar dan Ganendra saling menatap satu sama lain, seperti mereka sedang berkomunikasi melalui netranya.

__ADS_1


"wuiih, keren!!!, persis adegan drama korea! " kata Ayu yang mengagetkan mereka.


__ADS_2