
"mereka datang!!!" teriak Ryan memberi tahukan teman-temannya
Ferdan dan kawan-kawannya langsung berdiri dan keluar ruangan untuk membantu Alfian dan Ryan.
"gila!!!, mereka banyak banget !!" ucap Ferdan sembari terus menghajar satu persatu musuhnya
"woii!!! pake ini!!!" Alfian melemparkan beberapa senjata tajam pada teman-temannya
Mereka kini membuat posisi melingkar karena sudah dikepung oleh puluhan pasukan berani mati Jagad Samudra.
"ciih!!, cuma segitu kekuatan Alfian sang jenderal yang punya seribu nyawa!!!!" ucap Jagad Samudra yang berjalan mendekati mereka
"bunuh semuanya!!!" teriak Jagad memberi komando kepada pasukannya
Semuanya bertarung habis-habisan malam ini, mempertaruhkan jiwa raga mereka. Seperti Noval yang tak henti-hentinya berdoa agar ia bisa selamat agar bisa kembali lagi ke Jakarta dan bisa menemani Icha bersalin nanti.
Alfian dan Jagad Samudra kini saling berhadapan, dengan tatapan penuh dendam.
"NYAWA HARUS DI BAYAR DENGAN NYAWA!!!" ucap Jagad Samudra
"brisik lo!!!, dari kemarin ngomongnya begitu mulu...gak bosen apa!!!" ucap Alfian
"aku tidak akan pernah bosan sebelum membunuhmu!!" ucap Jagad
**Hyaaaat!!!
***bughh!!!
Alfian memainkan pedangnya untuk melawan Jagad Samudra yang juga membawa sebuah samurai ditangannya.
Ryan yang melihat Noval tampak terengah-engah menghadapi anak buah Jagad Samudra segera membantunya.
"Ferdan!!! bantu Al?!!" Ryan memberikan komando pada Ferdan untuk membantu Alfian yang sudah mulai kewalahan menghadapi Jagad Samudra
Ferdan segera melepaskan tendangannya kearah Jagad Samudra.
***bughhh!!!
Jagad Samudra seketika langsung beringsut mundur kebelakang setelah terkena tendangan Ferdan, seperti tak memberi ampun padanya Ferdan melancarkan tendangan keduanya hingga laki-laki itu tak sempat berdiri dan kembali terjatuh ke lantai.
"****** lo anj*ng !!!" teriak Ferdan
Jagad kembali bangkit dengan tatapan sadis dan senyuman mautnya, kali ini ia mengeluarkan senjata api dari balik kemejanya, dan menodongkannya di kepala Ferdan.
"cih!!!, anak bau kencur saja sudah belagu kamu!!!" ucap Jagad Samudra sambil menarik pelatuk pistolnya
"bisa gagal kawin gue kalo sampe di dor, sama tua bangka ini" ucap Ferdan
"hahahaha!!" Jagad Samudra tertawa terbahak mendengar ucapan Ferdan
***buughhhh!!!
Ganendra datang dan melayangkan tendangannya kepada Jagad hingga membuat pistol yang dipegannya jatuh .
**Greeep!!!
Ferdan segera melompat dan menangkap pistol Jagad Samudra yang melambung tinggi ke angkasa.
Alfian tidak memberi kesempatan pada Jagad untuk bernafas, ia langsung menyambung serangan dari Ganendra untuk menghabisi Jagad Samudra.
Semuanya tampak terengah-engah ketika berhasil menghabisi Jagad Samudra dan anak buahnya.
"Alhamdulillah !!!, akhirnya jadi kawin juga gue!!" ucap Ferdan ketika melihat Jagad Samudra sudah tak berkutik lagi
__ADS_1
"hahahaha!!" semuanya tertawa mendengar ucapan Ferdan
"dasar gila!!!, yang dipikirin cuma kawin doang" ucap Ryan yang duduk dibawah untuk meluruskan kakinya yang mulai kaku
"semuanya belum berakhir anak muda!!!, itu baru pemanasan!" ucap laki-laki tua kerempeng berambut panjang
"wew!!! masih ada lagi!!!" Noval menepuk jidatnya
"gila!!!, makin banyak aja tuh pasukan orange!!" ucap Ryan
"ingat kita bertarung dengan strategi sekarang!!!, jangan asal kalau tidak mau mati konyol!!" ucap Tama
"gimana tuh caranya!!" celetuk Alfian
"pake otak kalian jangan pake otot saja!!" sahut Tama
" mana bisa yeh, berantem pake otak, yang ada juga pake tangan sama kaki" balas Alfian
"are you ready guys!!!, serang!!!" Ryan memberikan komando kepada teman-temannya.
Semuanya kembali bertempur dengan sisa-sisa tenaga yang dimiliknya
Laki-laki paruh baya itu terus menyerang Alfian dengan membabi buta seperti singa yang hendak menerkam mangsanya.
"sial!!!, kuat banget ni aki-aki" gerutu Alfian sambil terus menangkis serangan lelaki paruh baya itu
Sesosok tubuh memakai pakaian ninja segera melesatkan pukulannya ke arah lelaki itu dan langsung membuatnya terjatuh.
"wew, ada ninja Hatori yang menyelamatkan aku!!" ucap Alfian
"berisik lo!!" ucap Ninja Hatori
"kayaknya kenal gue ama suara ini" batin Alfian
**dor!!!, dor!!!
Danar Gumilang datang bersama Damar Langit dan menembaki satu persatu anak buah Jagad Samudra yang masih tersisa.
"keren!!!, Duo "D" (Damar dan Danar) kaya James Bond, euy!!" ucap Ryan yang segera mengikuti gaya mereka
"lama kalau kita melawan mereka dengan tangan kosong, apalagi jumlah kita sedikit, kita bisa mati konyol" ucap Danar sambil terus melancarkan serangannya
"ok aku paham jendral" sahut Ryan
"siapa sih dia kenapa kuat banget" ucap Alfian dengan nafas tersengal
***buughhhh!!!
Pria itu berhasil menendang Alfian hingga jatuh tersungkur.
"matilah kau !!!" teriak pria itu sambil melesatkan tendangannya kearah Alfian
***buughhhh!!!
Alfian kembali tersungkur dan berlumuran darah, Ninja Hatori berusaha menolongnya tapi pria itu selalu menepia semua serangannya. Hingga sarung yang dipakai untuk menutupi kepala dan wajahnya terlepas.
"Lulu!!!" teriak mereka bersamaan
"hehehe'' Lulu hanya tertawa mendengar teman-temannya berteriak
"santuy.. gak usah kaget gitu, biasa aja" ucap Lulu ketika teman-temannya melotot padanya
"dasar ngeyel!!!" ucap Alfian yang mencoba bangkit karena pria itu akan melesatkan tendangan maut pada Lulu
__ADS_1
**"Grepp!!
Dengan secepat kilat Damar berhasil menarik lengan Lulu untuk menghindari serangan dari lelaki itu.
"cie..cie...udah kaya nonton drakor aja pake pandang-pandangan segala" ledek Ryan
"Dan, kuy kita bantai ABG tua itu" ajak Ryan
" lo aja, lagian lo kan Jendralnya, gue udah lelah hayati" jawab Ferdan
"sueee!!, yaudahlah, biar babang Rey yang selesaikan pertarungan ini"
Ryan kemudian menghajar lelaki paruh baya itu bertubi-tubi, sedangkan yang lainnya duduk sambil menonton keduanya yang masih saling baku hantam.
"gila!!!, bener-bener kuat dia!!, serangan gue semuanya ditepis sama dia" gumam Ryan
Sekarang berbalik pria itu menghajar Ryan bertubi-tubi hingga tergolek lemah di lantai.
"woiiii!!, help me!!" teriak Ryan
"gak salah tuh sang jendral minta bantuan!!" ledek Ferdan
"buruan bantu dia, kasian dia udah kewalahan " ucao Lulu gemas
"biarin aja Lu, paling dia cuma akting" jawab Noval
"bener tuh" tambah Ferdan
"yaudah kalau pada gak mau, biar gue aja yang bantu dia" ucap Lulu sambil berdiri dan berjalan mendekati Ryan yang sudah terkulai tak berdaya
"ciih, masa seorang Jagad Samudra harus melawan perempuan!" ucap Jagad
"jangan sombong lo,udah lawan aja gue" ucap Lulu sambil memasang kuda-kudanya
"baiklah kalau itu maumu anak muda" jawab Jagad
Baru saja Lulu akan melancarkan pukulannya, tiba-tiba Jagad Samudra sudah tumbang di depannya.
***dor...dor!!
"lha kok di dor ?" tanya Alfian
"kelamaan, paling juga tidak akan ada yang bisa mengalahkan dia" ucap Danar Gumilang
"yah paman meremehkan kita" ucap Ferdan
"buktinya dua jendral kalian aja roboh dibuatnya, Jagad Samudra bukan tandingan kalian, kalau saja lenganku tidak cedera aku mungkin akan menghadapinya dengan tangan kosong" ucap Danar Gumilang
"kalau dia Jagad Samudra, terus yang Al bunuh tadi siapa?" tanya Alfian
"dia anak buahnya," jawab Danar Gumilang
"kok paman tahu?" tanya Gaga
"karena paman memang serba tahu" sahutnya
"diih sombong!!" jawab Ferdan
"hehehe" Danar Gumilang hanya terkekeh mendengar ucapan Ferdan
"sekarang kita bawa masuk saja ke rumah, paman lapar, apa ada makanan di dalam?" tanya Danar Gumilang
"ada paman, ayo masuk saja semuanya" perintah Alfian
__ADS_1
Semuanya bergegas masuk ke dalam kosan Alfian, Ferdan menghampiri Ryan yang masih terkapar di tanah dan kemudian memapahnya menuju ke dalam rumah.