
Setelah selesai menjalani semua prosesi adat pernikahan, Keluarga Lulu kembali ke Jakarta.
"Lulu, Bapak pamit ya, inget pesen Bapak? " kata Pak Joko
"iya pak" jawab Lulu sambil mencium tangan Pak Joko
"sampai jumpa lagi mbak Lulu, semoga cepet dapat dedek bayi" kata Ayu
"suee, lo" jawab Lulu
"jaga dirimu nduk" kata Bu Siti
"iya bu" jawab Lulu
Lulu melambaikan tangannya saat mereka masuk kedalam Airport.
Lulu berjalan menuju keparkiran mobil, dua orang pengawal istana sudah menunggunya.
Ia segera masuk kedalam mobil dan kembali ke istana.
Tinggalah Lulu seorang diri diistana, tak Ada Ayu yang selalu meledeknya atau ayah ibunya yang selalu memberinya nasihat.
Ia akan memulai kehidupan baru, lembaran baru bersama dengan Damar Langit.
Sesampainya diistana Lulu dikejutkan dengan kehadiran Candramaya. Ia sedang mengerjakan sesuatu dengan Damar Langit.
Sebenarnya Ia tidak suka melihat kedekatan mereka berdua, tapi apa mau dikata ia tidak bisa berbuat banyak.
Lulu menghabiskan waktunya dengan menonton drama korea kesukaannya.
Lulu melirik kearah jam dinding, yang menunjukan pukul sembilan malam, namun belum ada tanda-tanda Damar dan Candramaya mengakhiri obrolan mereka. Ia menarik sedikit tirai kamarnya, menengok kearah Damar yang masih asyik mengerjakan sesuatu dengan Candramaya.
"awas aja lo, gue kunciin pintunya biar lo gak bisa masuk " kata Lulu tersenyum sinis
Ia kemudian mengunci pintu kamarnya dan tidur.
Setelah selesai Candramayapun berpamitan pulang.
Damar mengetuk pintu kamarnya, namun tak ada jawaban dari Lulu.
"pasti dia sudah tidur, dasar pel*r" kata Damar
Damar akhirnya memilih tidur disofa ruang tamu.
Pagi hari Lulu terbangun, ia kaget ketika mendapati Damar yang tertidur disofa ruang tamu.
" maafkan gue Damar, gara-gara gue, lo jadi tidur disofa" Lulu menyesali perbuatannya
"bangun!! " kata Lulu sambil menggoyangkan tubuh Damar.
__ADS_1
Bukannya bangun Damar malah menariknya hingga Lulu tidur disampingnya. Damar segera memeluknya . Lulu hanya memicingkan matanya menatap kearah Damar.
"Sudah dua hari Lu" bisik Damar ketelinga Lulu
Mendengar itu Lulu Langsung menyikut perut Damar.
***buughhh!!!
"dasar omes!! " kata Lulu yang kemudian meninggalkannya
**arrghhh!!
Damar mengerang kesakitan
"dasar cewek bar-bar!, awas aja lo! " teriak Damar meringis kesakitan
Lulu segera bersiap-siap pergi sekolah, setelah selesai ia segera berjalan masuk kedalam mobil yang sudah menunggunya.
Ia merasa canggung saat berpapasan dengan Ganendra. Entahlah semenjak membaca surat yang ditulis olehnya, Lulu ingin menjaga jarak dengan Ganendra.
"pagi Lu" sapa Ganendra dengan senyum manisnya
"pagi ka Gaga" jawab Lulu sambil melambaikan tangannya
Melihat tingkah Lulu yang salah tingkah didepan Ganendra, membuat Damar segera menariknya masuk kedalam mobil.
Ada yang berbeda dengan Damar kali ini, bila Ia biasanya duduk didepan bersama Paman Danar. Hari ini Ia memilih duduk dibelakang bersama Lulu, sedangkan Ganendra duduk didepan bersama paman Danar.
"akhirnya gue sekolah lagi!! " kata Lulu sambil merebahkan kepalanya diatas meja
"cie.. cie.. pengantin baru pagi-pagi udah tidur dikelas. pasti abis begadang ya semalam" ledek Lingga yang menghampiri Lulu
"belom kapok juga lo, pagi-pagi udah lemes mulutnya, kaya anak cewek" jawab Lulu kesal
"uuhhh takut!!!, hahaha" ledek Lingga sambil tertawa
Lulu hanya terdiam tak mau terpancing dengan ledekan Lingga.
"payah, jagoan kita udah mlempem nih, gara-gara kebanyakan semalam, hahaha" kata Lingga
*bugghh!!!.. bughhh!!
Kali ini Lulu sudah bisa lagi menahan emosinya, ia langsung melayangkan tendangan dan pukulannya. tubuh Lingga langsung terplenting membentur meja disampingnya.
**braakkk!!!
*arghhhh!!! (Lingga mengerang Kesakitan)
"sialan!!!, tunggu pembalasanku!" batin Lingga
__ADS_1
Mendengar ada keributan dua pengawal Lulu langsung masuk dan mengecek keadaan Lulu.
"apa yang mulia baik-baik saja" kata mereka bersamaan
"iya, cuma cecunguk kecil, tak usah khawatir, kembalilah" kata Lulu
Ia kemudian kembali kemejanya, ditatapnya Yoga yang baru memasuki kelas.
"apa kabar ndut? " sapa Lulu
"baik yang mulia" jawab Yoga
"panggil saja Lulu" kata Lulu
"hamba tidak berani yang mulia" jawab Yoga sambil melirik kepada dua orang pengawal Lulu
"santuy, mereka itu orangnya asyik kok" jawab Lulu
Yoga hanya mengangguk.
"btw, lo bawa bekel ga?, gue laper" kata Lulu
Yoga mengeluarkan bekal yang ia bawa dan memberikannya pada Lulu.
"makasih ya ndut, sebagai gantinya istirahat lo gue traktir dikantin" kata Lulu sambil mengerlingkan matanya.
**kriiing... kriiing!!!
Bel istirahat berdering, Lulu segera menarik yoga menuju kekantin.
Baru saja ia melangkahkan kakinya tiba-tiba seseorang dengan sengaja menumpahkan makannya kearahnya, beruntung Lulu segera menghindar. Tapi Yoga yang terkena tumpahan makanan itu.
Lulu segera menarik kerah baju anak yang menumpahkan makanan kepada Yoga
"minta maaf gak lo! " hardik Lulu
"maaf aku tidak sengaja" jawabnya
"lo harus bersihin bajunya sekarang juga! " Perintah Lulu
"maaf aku buru-buru jadi tidak bisa yang mulia" kata anak itu
"bersihin sekarang!!" kata Lulu sambil mengarahkan pukulan kearahnya
anak itu ketakutan dan segera mengambil tisu untuk membersihkan baju Yoga.
"udah gak papa kok" kata Yoga
"gak bisa gitu ndut, nanti mereka kebiasaan menindas kamu terus" jawab Lulu
__ADS_1
Setelah selesai Lulu segera duduk dibangku paling pojok. Ia kemudian memesan makanan untuknya dan Yoga.
Tampak seorang Lelaki menatap kearah Lulu yang sedang asyik menikmati semangkuk soto bersama Yoga.