
Darren memandang layar ponsel nya, ia sangat merindukan Amara namun ia juga mengingat pesan kakak nya Stella untuk menjauhi Amara
"Sial!" Darren terlihat sangat kesal, ia merindukan wanita nya namun ia juga harus menghargai kakak dari wanita yang ia cinta.
Darren pun akan membuktikan kepada Stella, bahwa perasaan nya kepada Amara bukan main-main.
Ia akan menunggu Amara hingga tamat sekolah.
Namun Darren sulit sekali menahan perasaan nya, ia sangat merindukan Amara.
Namun apa yang bisa ia lakukan, hanya bisa menunggu dan menahan kerinduan yang ada.
"Aku merindukan mu Amara!" teriak Darren frustasi
Ia melempar semua barang yang ada di atas meja nya.
Hati nya sangat gusar dan gelisah. Darren hanya bisa memandangi wajah Amara.
"Aku mencintai mu Amara."
Darren berteriak gusar, hati nya benar-benar merindukan wanita nya..Semenjak pertemuan nya dengan Amara, Darren tidak pernah tertarik lagi kepada siapapun.
*****
Aska mencoba terus menghubungi Stella namun Stella selalu saja menghindar
Namun ia masih percaya dengan ucapan Stella yang mengatakan akan mengurus surat perceraian nya dengan suami Stella yang sekarang lalu mereka kan segera menikah.
Xiu menghampiri Aska..Aska pun hanya terdiam, ia mengatakan kepada mami nya untuk tidak ingin berdebat dengan mami nya.
"Mi jika mami ingin berdebat, Aska tidak mau berdebat apapun lagi. Keputusan Aska sudah bulat."
Xiu pun terdiam, ia tidak ingin memaksa anak nya Aska lagi ia mengatakan jika keputusan Aska sudah bulat ia tidak akan melarang.
Aska tersenyum, ia pun bahagia karena mami nya mendukung keputusan nya.
"Terimakasih banyak mami." Aska memeluk mami nya. Xiu tersenyum jahat, ia pun sengaja memasang siasat buruk kepada Stella.
__ADS_1
Ia akan mengikuti permainan yang Stella buat. Xiu ingin melihat sejauh mana permainan yang di mainkan oleh Stella.
Aska mencium mama nya berulang kali mengucapkan terimakasih banyak karena sudah mengerti keinginan nya dan keadaan nya.
"Aska sangat menyayangi mami. Aska hanya ingin mami nya bisa menerima wanita yang ia cinta."
Tanpa Aska tau jika Stella tidak benar-benar ingin bersama nya.
Stella hanya ingin membalas dendam atas setiap rasa sakit yang diberikan oleh keluarga Aska kepada nya.
Aska yang terlalu buta mencintai Stella pun menganggap jika wanita nya masih sama seperti dulu mencintai nya dengan sepenuh hati.
"Sudah lah, jangan memikirkan hal yang lain."
Aska mengangguk, Lee mendengar percakapan ke dua ibu dan anak itu. Karena memang sebelum nya Lee dan Xiu sudah janjian akan bertemu di tempat Aska.
Lee terlihat sangat marah, namun ia menahan nya.
Ia hanya tidak ingin jika Xiu berubah pikiran memberikan sebagian harta nya kepada Lee.
Lee mencoba tersenyum, ia berjalan mendekati Aska.
Mengatakan jika diri nya sudah ikhlas dengan semua yang terjadi.
"Aska jika pun bahagia mu itu dia aku ikhlas kok. Asal kamu bahagia bersama dengan pilihan mu."
Aska pun tersenyum mendekati Lee, ia pun meminta maaf kepada Lee.
"Maafkan aku Lee, sungguh aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu. Namun kau tau aku masih menyayangi nya."
Lee pun mengangguk mengerti, ia pun memasang drama untuk menjadi wanita yang baik
"Aku sudah memaafkan mu, mungkin memang kita tidak berjodoh."
Lee pun memasang wajah sedih, Aska merasa tidak enak karena bagaimana pun Lee tidak bersalah dalam hal ini.
Xiu pun mengatakan kepada Aska untuk tidak memikirkan perasaan Lee.
__ADS_1
"Mi, Aska sangat menghargai Lee namun Aska sangat mencintai Stella. Aska juga tidak mengerti dengan perasaan ini walau Stella sudah meninggal kan Aska namun Aska gila jika tidak bersama nya."
Aska menumpahkan segala keluh kesah nya kepada Xiu dan Lee. Ia menganggap jika ke dua wanita yang ada di dekat nya benar-benar memahami keadaan nya namun nyata nya Lee mau pun Xiu memiliki niat yang tidak baik.
*****
Amara masuk ke dalam kelas dengan wajah yang sangat kesal.
Ia kesal mengapa kakak nya Stella begitu mencintai dan menyayangi Rani.
Rani hanya orang lain yang masuk di dalam kehidupan mereka, mengapa Stella kakak nya harus bersikap berlebihan seperti itu.
Seharusnya Stella hanya memikirkan ia dan juga adik nya Tanara. Mengapa Stella pun harus repot mengeluarkan uang banyak demi orang lain.
Kimmy menghampiri Amara, ia meminta maaf kepada Amara namun Amara tak menghiraukan Kimmy.
Ia sudah sangat kesal kepada teman nya itu, karena Kimmy Amara harus terjebak di situasi yang begitu sulit.
Kimmy tidak tau harus melakukan apa agar Amara memaafkan nya.
Karena dengan Amara memaafkan nya maka Darren akan melepaskan Kimmy dari hutang.
"Tolong maafkan aku Amara."
"Tolong pergilah menjauh dari hadapan ku Kimmy! Aku tidak ingin melihat mu!" kesal Amara.
Ia sudah cukup kesal dengan kakak nya di rumah.
"Tolong dengarkan aku Amara. Aku hanya membutuhkan maaf mu, setelah itu terserah kau ingin berbuat apa."
Amara menatap Kimmy dengan kesal, ia bingung dengan wanita yang di hadapan nya mengapa bisa Amara memaafkan wanita yang sudah menjebak nya.
Amara sudah menyayangi Kimmy sebagai teman nya namun Kimmy begitu tega menjebak Amara.
Bahkan hingga Amara harus dikendalikan oleh Darren, beruntung nya Darren pria yang tidak terlalu kejam.
Ia tidak menikmati tubuh Amara sekarang, ia akan menunggu Amara hingga benar-benar diri nya merasa siap.
__ADS_1
Jika orang lain, mungkin Amara sudah tidak suci lagi.
Orang itu pasti tidak akan membiarkan dan melepaskan Amara begitu saja.