Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!
Membuat Perjanjian


__ADS_3

"Apa maksud nya? Kan memang kau hanya membayar ku lima juta. Sebab itu kau bersikap semau mu."


"Haha, kau memang bodoh! Jika aku hanya membayar mu segitu, aku tidak akan bersikap seperti ini. Bahkan, aku akan menyumbang kan nya saja padamu. Kau sudah tertipu. Apa kau tahu, berapa yang ku Bayar pada Kimberly?"


Amara mengangguk. Pia itu pun mengatakan jika ia membayar Dua ratus juta untuk bisa bersama Amara, hal itu tentu saja membuat Amara terkejut.


Amara tidak menyangka, jika orang yang dia anggap sebagai sahabat begitu tega membohongi dan memanfaat kan nya.


"Tidak mungkin, Kimberly tidak mungkin membohongi ku. Kau yang telah berbohong, tidak mungkin kau membayar ku semahal itu!"


Pia itu pun mengambil selembar kertas dari kantong nya. Ia menunjukkan selembar cek bukti transfer yang ia kirim kan kepada Kimberly.


Amara semakin tidak mengerti, mengapa Kimberly tega melakukan ini pada nya. Padahal, Amara begitu menyayangi Kimberly dan menganggap nya sebagai teman.


"Kenapa dia membohongi ku? Dia seolah menolong ku padahal aku lah sumber uang nya." gumam Amara yang meneteskan air mata nya.


"Kau memang terlalu polos Amara. Dan aku tidak mengerti, mengapa kau rela melakukan ini semua?" akhir nya Amara pun menceritakan segala nya kepada pria itu.


"Aku hanya lah anak yatim piatu, aku memiliki seorang adik dan juga kakak. Namun, hubungan ku dengan kakak ku sangat tidak baik semenjak ke dua orang tua kami meninggal. Dan, seminggu lagi aku akan ujian dan aku tidak memiliki uang untuk membayar nya. Aku tidak ingin meminta kepada kakak ku, karena hubungan kami tidak baik. Dan, Kimberly menawarkan itu padaku. Aku berfikir jika hanya itu yang bisa aku lakukan, dan aku terpengaruh ucapan kimberly."


Pria itu semakin penasaran dengan kehidupan Amara, ia pun bertanya apa yang terjadi selanjut nya.


Amara terdiam sebentar, hati nya masih kecewa dengan Kimberly.


Amara pun menceritakan segala nya sampai ia harus terjebak hutang kepada Kimberly sebanyak sepuluh juta.


"Aku tidak punya pilihan lain, uang lima ratus ribu saja aku tidak ada apalagi sepuluh juta. Aku kan masih kecil om."


"Jika kau tahu kau ini masih kecil, mengapa kau nekat melalukan ini?"


Amara terdiam, ia hanya bisa menangis. Pikiran Amara masih terlalu labil di usia nya sekarang.


Ia pun tidak sungkan menceritakan segala nya kepada pria yang dia sendiri tidak tahu siapa nama nya.

__ADS_1


"Lain kali, kau jangan mau di perbodoh oleh orang lain. Walau itu teman mu sendiri!"


Amara hanya mengangguk saja, ia mengelap ingus nya yang keluar masuk. Pria itu merasa jijik, ia pun memberikan sapu tangan nya kepada Amara.


Amara menerima nya dan membuang ingus nya ke sapu tangan itu. Amara memberikan lagi sapu tangan itu kepada pemilik nya. Namun, pria itu menolak.


"Tidak! Ambil saja untukmu!"


"Terimakasih."


Amara tidak tahu apa yang harus dia lakukan, sekarang dia sudah terjebak. Amara tidak yakin, jika pria ini mau melepaskan nya karena sudah mengeluarkan uang sebanyak itu untuk nya.


Kimberly sungguh-sungguh licik! Ia tega mengorbankan teman dekat nya demi keuntungan pribadi.


Amara yang sudah terjebak hanya bisa pasrah.


Untung saja pria itu masih memiliki hati yang baik, dia tidak menyentuh Amara sama sekali.


Darren pria yang suka menghabiskan malam dengan wanita yang berbeda-beda. Namun, ia tidak pernah berniat untuk menikahi wanita-wanita yang sudah ia tiduri karena bagi Darren pernikahan adalah sebuah jebakan.


"Apakah setelah bersama ku, kau akan bekerja seperti ini lagi?" tanya Darren kepada Amara, Amara pun hanya diam


Siapa yang Sudi melakukan pekerjaan rendah seperti ini? Namun, terkadang kehidupan menuntut wanita untuk melakukan hal yang sebenarnya ia tidak mau.


Amara hanya terdiam, Darren menatap Amara, entah mengapa ia tidak rela jika melihat Amara harus di sentuh oleh orang lain.


Darren pun membuat kesempatan oleh Amara agar wanita itu tidak melakukan hal seperti ini kepada orang lain.


"Aku sudah membayar mu dengan mahal, kau tenang saja. Aku tidak akan menyentuh mu sekarang, aku akan menyentuh mu saat waktu nya tiba namun dengan catatan kau tidak boleh melakukan ini lagi atau berkencan dengan pria lain."


Amara menatap Darren dengan tatapan tajam nya. Ia kesal dengan pria di samping nya ini.


Memang nya siapa pria itu yang mengatur kehidupan nya, ia tidak mempermasalah kan jika diri nya tidak menjual diri lagi karena diri nya pun tidak ingin. Namun, ia tidak terima jika pria itu melarang nya berkencan dengan pria itu tanda nya Amara tidak bisa dekat atau pacaran dengan siapapun.

__ADS_1


Amara pun dengan lantang nya tidak setuju dengan syarat yang di berikan oleh pria itu.


"Tidak! Kau tidak berhak mengatur hidup ku!"


"Aku berhak, karena aku sudah membeli mu."


"Aku akan mengganti uang lima juta itu."


"Haha! Lima juta kata mu? kau sudah melihat sendiri cek nya kan? Jika kau tidak setuju, kau harus mengembalikan uang ku dua ratus juta."


"Apa om gila? Aku kan tidak menerima uang sebanyak itu! Minta saja oleh Kimberly." Amara ingin berlalu meninggalkan tempat itu, namun langkah nya berhenti kerena ancaman dari Darren.


"Aku akan melaporkan kalian sebagai kasus penipuan, dan prostitusi online."


"Laporkan saja! Om juga akan terlibat karena om yang membeli ku."


"Kau lupa jika aku memiliki banyak uang? Jika aku bisa membeli mu dengan ratusan juta kenapa aku tidak bisa membayar peraturan yang ada di negara ini?"


Amara pun terdiam, dia tahu jika orang kaya akan melakukan apapun, dan pria ini pasti akan mencuci nama nya dengan beralasan sengaja menjebak agar bisa menangkap dan menyelesaikan kasus prositusi online.


Ingin rasanya Amara berteriak, sungguh Kimberly sudah menghancurkan kehidupan nya.


Kimberly yang memakan uang itu, namun ia yang harus menanggung semua nya..


"Kau tidak perlu khawatir, lebih baik kau menjadi wanita cadangan ku, aku tidak akan memakai mu sekarang. Akan ada waktu nya saat kau benar-benar matang. Dan jangan khawatir masalah uang. Setiap bulan nya aku akan mengirimkan mu seratus juta bagaimana?"


Amara menelan ludah nya dengan kasar, apakah dia tidak salah dengar? Atau memang orang kaya senang membuang-buang uang demi hal tidak penting seperti ini.


"Jika kau tidak mau, kau bisa membayar kerugian ku sekarang. Dan jangan lupa, Kimberly mengatakan jika ada kesalahan kalian akan mengganti nya dua kali lipat. Jadi total kerugian nya adalah empat ratus juta."


Pria ini memang tidak waras, lima ratus ribu saja aku tidak punya apalagi empat ratus juta!


"Bagaimana?" tanya Darren kepada Amara.

__ADS_1


__ADS_2