Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!
Dilema


__ADS_3

Zeline pun kembali masuk ke dalam kamar yang ada di ruang kerja sang mama. Ia menghampiri Rani yang sedang asyik bernyanyi.


Rani begitu sangat bahagia, ia merasa diri nya menjadi diri sendiri.


Rani orang yang begitu santai, namun ia pun memiliki hati dan masalah yang selalu ia pendam sendiri.


Tidak mudah bagi diri nya, tidak memiliki orang tua dan juga hidup di jalanan sedari kecil, pertemuan nya dengan Stella begitu sangat berarti bagi nya.


Stella sangat menyayangi diri nya, bahkan tidak pernah membedakan antara ia dan juga Zeline. Andai saja, Rani memiliki ibu yang baik seperti Stella.


Zeline mendekati Rani, duduk tepat di samping Rani. Rani yang begitu menyayangi Zeline pun memangku keponakan nya itu.


Lagu nya terhenti, Zeline menyuruh Rani untuk melanjutkan nyanyian nya.


"Jangan belhenti, mami nyanyi saja." ujar Zeline yang begitu manja kepada Rani. Rani kembali bernyanyi dengan sepenuh hati.


Zeline yang tak tahu lagu nya pun mengikuti Rani yang sedang bernyanyi.


********

__ADS_1


Xiu yang sedang asyik berbelanja pun mengajak Lee mengelilingi seluruh mall. Xiu pun menyuruh Lee mengambil apa saja yang Lee inginkan. Dengan senang hati, Lee mengambil barang apapun yang ia suka.


Setelah itu, Xiu membayar semua belanjaan Lee.


"Thankyou, Mami!" ujar Lee dengan perasaan yang sangat bahagia.


"Sama-sama, Sayang. Apapun yang kamu inginkan, mami akan memberikan nya. Sebentar lagi, kamu menjadi isteri dari putra mami. Ini bukan hal yang sulit bagi mami."


"Mami begitu sangat menyayangi ku, mengapa?"


"Karena mami percaya, kamu tak akan menyakiti hati anak mami loh."


"Sayang, kita akan pergi ke toko perhiasan. Pernikahan kamu dengan Aska sebentar lagi, hanya menunggu hari. Mami ingin, segala persiapan nya di lakukan dengan matang. Mami akan meminta pemilik toko untuk menempah berlian yang kamu ingin."


Lee pun mengangguk, ia mengajak Xiu untuk masuk ke toko perhiasan langganan nya.


Lee memilih perhiasan yang menggunakan diamond terbaik, harga nya juga begitu sangat mahal. Namun, itu tidak masalah bagi Xiu.


******

__ADS_1


Aska yang sedang memikirkan ucapan sang ayah pun menjadi dilema. Apakah ia harus memikirkan ulang pernikahan nya dengan Lee.


"Papi orang yang tidak banyak bicara, namun kenapa papi bisa mengatakan itu semua?" ujar Aska yang memandangi meja kerja nya. Ia masih memikirkan ucapan papi nya.


"Apakah aku harus mengikuti ucapan mami atau papi?" ah rasa nya Aska begitu dilema.


Dia sangat menyayangi ke dua orang tua nya, Aska tidak bisa membuat mami atau papi nya kecewa.


"Aku akan menemui Stella sekali lagi." ujar Aska.


*********


Keesokan pagi nya, Aska sudah matang untuk menemui Stella di cafe Zidan. Ia pun akan bertanya sekali lagi kepada Stella, mengapa ia melakukan ini semua.


Aska ingin mengetahui segala nya, Xiu bertanya kepada Aska anak nya mau pergi kemana sepagi ini.


Aska berbohong, ia berkata akan mengadakan meeting dadakan bersama client yang sangat penting, Xiu pun mempercayai anak nya.


"Kamu hati-hati, ingat. Jaga kesehatan mu, beberapa hari lagi pernikahan mu dengan Lee akan segera berlangsung." pesan Xiu kepada Aska sebelum anak nya pergi meninggalkan rumah.

__ADS_1


__ADS_2