Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!
Kondisi Lee


__ADS_3

"Jika kamu menghina Zeline sama saja kamu menghina mami!"


Lee menatap mertuanya dengan mata yang sendu "Mami, Lee sangat menyayangi Zeline namun Lee merasa tidak tenang melihat wanita itu tinggal di sini!"


Xiu mengerti dengan kegelisahan yang dirasakan oleh menantunya namun ia tidak ada pilihan "Mami tidak mengerti bagaimana lagi harus menjelaskannya kepada kamu, namun yang pasti mami melakukan ini hanya untuk Zeline. Tidak ada yang lain! Jika kamu merasa mami setuju dengan kehadiran wanita itu kamu salah besar! Mami orang yang paling membencinya, dan mami harus mengalah hanya karena Zeline, itu saja tidak lebih!"


Lee terdiam, Xiu pun memegang bahu menantunya dengan lembut "Kamu harus terbiasa dengan semua ini! Kamu harus bisa menerima segalanya! Kamu jangan berkeras dan egois! Semua ini demi kebahagian Zeline, Zeline itu juga anak kamu dan tugas seorang ibu adalah melakukan segalanya untuk kebahagiaan anaknya!"


Lee terdiam, ia tahu jika dirinya tidak akan memang jika sudah menyangkut tentang Zeline!


"Mami harus pergi dahulu, kamu harus bisa menahan segala emosi kamu Lee! Mami enggak mau emosi mu membuat semuanya hancur berantakan!"

__ADS_1


Lee mengangguk, dengan berat hati ia memeluk ibu mertuanya "Sial! Karena anak itu posisi ku semakin terjepit! Aku seperti orang yang tidak memiliki kekuasaan apapun! Mengapa aku bisa kalah dengan anak kecil sepertinya?" Batin Lee


Keduanya melepaskan pelukan satu sama lain "Terimakasih sayang! Mami tahu jika kamu bisa memahami segalanya demi Zeline! Mami percaya itu!"


Lee terpaksa memasang senyuman yang berat, namun ia harus mengalah. Karena berkeras pun tidak akan guna ia akan tetap kalah dan posisinya akan terhimpit!


Xiu pun pergi meninggalkan Lee di kamar seorang diri. Setelah kepergian ibu mertuanya, ia pun membanting seluruh barang-barang! Hatinya merasa sangat kacau! Hatinya merasa lebur dan penuh dengan kemarahan yang luar biasa.


"Mengapa semuanya jadi seperti ini? Aku ingin menikah dengan Aska agar bisa menguasai kekayaan mereka. Namun nyatanya apa? Posisi ku semakin terhimpit seperti ini!"


"Perut ku!" Ringisnya, bahkan Lee memanggil suaminya Aska "Aska, perut ku sakit!"

__ADS_1


Aska yang mendengar teriakan dari Lee pun langsung berlari mendekati istrinya "Lee, ada apa?" Aska merasa kaget, saat melihat darah mengalir dari paha Lee. Segera Aska melarikan Lee kerumah sakit, ia pun menggendong tubuh istirnya


Xiu panik dan kaget, baru saja ia berbicara dengan menantunya "Apa yang terjadi kepadanya Aska?"


Aska menggelengkan kepala "Aska tidak tahu, ayo mi kita kerumah sakit! Aska takut sesuatu terjadi kepada Lee!"


Aska terlihat panik, dahinya berkeringat walau Aska tidak mencintai Lee namun ia sangat khawatir dengan kondisi Lee sekarang.


"Mami, apakah Lee akan baik-baik saja?" Mereka menaiki mobil pribadi yang di bawa oleh supir "Ayo pak! Kita lebih cepat!"


Xiu meminta supir untuk melajukan mobil lebih cepat ia merasa sangat khawatir dengan keadaan menantunya. Begitu juga dengan Aska, keduanya berdoa agar tidak akan terjadi sesuatu kepada Lee

__ADS_1


"Sayang! Bertahan lah! Mami tahu jika kamu kuat melewati segalanya, mami percaya itu! Bertahan lah sayang!"


Xiu merasa takut dengan kondisi Lee, saat mereka sampai di rumah sakit mereka pun langsung membawa Lee menemui dokter untuk melakukan penanganan


__ADS_2