
Aska tidak menjawab ucapan maminya, ia tidak menyangkal semua ucapan maminya itu namun yang namanya hati tidak bisa di bohongi!
Walau sudah berusaha Aska melupakan Stella namun dirinya juga tidak bisa
"Aska! Apa kamu enggak mendengar apa yang sudah mami katakan?"
Aska pun tidak menjawab ucapan maminya, Xiu yang kesal memilih pergi meninggalkan anaknya.
Apalagi yang harus ia katakan? Jika dirinya sendiri tidak mengerti mengapa perasaannya tidak pernah lepas dari Stella? Bahkan saat ia sudah menikah dengan Lee hatinya tetap kepada Stella.
******
"Mama? Mama kemana saja?" Zeline bertanya kepada mamanya, Stella menghela nafas panjang dan mencoba tersenyum "Iya nak, mama tadi sedang minum. Maaf ya kalau Zeline mencari mama dan membuat Zeline khawatir?"
__ADS_1
"Iya mama! Zeline enggak mau mama pelgi, mama suka kan tinggal di sini?"
Sebenarnya hatinya merasa berontak, ia tidak menyukai tinggal di rumah Aska. Namun Stella tidak bisa membuat anaknya merasa sedih "Iya sayang! Mama merasa senang, di mana pun mama tinggal jika ada anak kesayangan mama ini, mama akan merasa sangat senang!"
Stella langsung memeluk anaknya dengan erat dan penuh kasih sayang "Zeline juga begitu! Zeline sangat menyayangi mama!"
"Mama juga sangat menyayangi kamu sayang!"
"Ehem! Zeline hanya sayang sama mama saja ini? Enggak sayang sama mami?" Rani pun berpura-pura ngambek kepada Zeline.
"Zeline juga sayang banget sama mami!"
Zeline pun mendekat ke arah Rani, memeluk wanita yang sudah ia anggap seperti Tante kandungnya sendiri. Wajar saja jika keduanya sangat dekat, karena sejak bayi Rani yang sudah membantu Stella menjaga Zeline
__ADS_1
Ketiganya pun berpelukan dengan hangat, Xiu yang melihat kebahagiaan di wajah Stella membuatnya semakin marah "Wanita itu sangat tidak tahu diri! Dia sudah membuat ketenangan keluarga ku berantakan, dan ia berfikir aku akan membiarkannya bahagia? Tidak! Aku akan menghancurkannya!"
Xiu pun bersumpah, bahwa ia tidak akan membiarkan hidup Stella sebagaimana wanita itu sudah menghancurkan kehidupan ia dan anaknya.
Xiu merasa tidak terima, ia pun mencari cara agar cucunya Zeline membenci Stella!
"Aku akan membuat cucu ku membenci mu terlebih dahulu, agar ia tidak sudi tinggal bersama mu. Dan setelah cucu ku membenci mu, aku akan menjauhkan kalian berdua! Aku bersumpah itu!"
Xiu pun pergi, ia tidak tahan dengan pemandangan yang ada di depannya.
Xiu yang mengingat Lee sedang kesal memilih untuk kekamar Lee terlebih dahulu
Cekrek!
__ADS_1
Ia membuka pintu kamar anak dan menantunya, terlihat Lee yang menangis. Xiu mendekat, memegang dan mengelus rambut menantunya dengan penuh kasih dan sayang "Sayang, mami tahu kehadiran wanita itu membuat kamu dan anak mu merasa tidak tenang! Mami juga merasakan hal yang sama, namun kamu tahu sendiri jika itu bukan kemauan mami! Itu semua kemauan Zeline. Dan saat ini mami hanya bisa mengikuti semua keinginan Zeline! Mami harus mengalah demi cucu mami!"
Lee tidak menjawab, ia masih menangis. Xiu berulang kali memberikan pengertian kepada Lee namun Lee tidak mengatakan apapun "Sayang, kamu juga harus tahu! Zeline saat ini segalanya bagi mami. Dan mami tidak suka dengan ucapan kamu yang mengatakan Zeline anak haram! Mami berharap kamu bisa menyayangi Zeline seperti anak kandung kamu sendiri!"