Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!
Alasan


__ADS_3

"Kami berjanji kak, akan selalu melakukan dan mencontohkan norma-norma yang sudah keluarga kita berikan. Kami tidak akan mengecewakan almarhum mama dan papa, mereka akan bangga dengan prestasi yang kami miliki,"


Stella memeluk kedua adiknya dengan erat "Bukan hanya mama dan papa yang bangga dengan kalian di sana. Namun juga dengan kakak, kakak sangat bangga memiliki adik-adik yang sangat pintar dan baik seperti kalian. Kakak sangat menyayangi kalian,"


"Kami juga sangat menyayangi kakak,"


Ketiganya berpelukan dengan erat, Stella yakin kini mama dan papanya bahagia dan tenang di alam sana. Karena melihat ketiga anaknya kembali kompak seperti dahulu c


"Mama, papa. Stella mungkin selalu mengecewakan kalian dahulu. Tapi sekarang Stella janji, tidak akan mengecewakan mama dengan papa lagi. Stella akan menjaga adik-adik dengan baik," batinnya.


*****

__ADS_1


Lee menatap arah pintu, ia tersenyum melihat suaminya yang kembali "Sayang, kamu kembali?" Bahkan Lee tidak perduli dengan langkah kaki Aska yang melemah penuh dengan tatapan kosong..


Aska mendekati Lee, ia memeluk istirnya "Aku sangat tidak menyangka. Mami yang begitu aku cinta tega mengkhianati ku,"


Lee kaget, ia pun baru bertanya kepada suaminya apa yang sebenarnya terjadi "Sayang, ada apa? Apa yang mami lakukan kepada kamu?"


Aska menatap Lee dengan penuh perasaan yang hancur "Mami sangat tega menyakiti dan mengkhianatiku!"


Lee belum memahami, Aska pun menjelaskan semuanya "Mami, alasan Stella pergi itu karena mami! Mami sangat kejam,"


"Aska, katakan ada apa? Aku tidak mengerti yang kamu katakan! Jangan membuat ku bingung seperti ini!"

__ADS_1


"Tadi, aku mendengarkan semua percakapan mami dan papi. Dan alasan Stella pergi meninggalkan aku waktu itu, bukan karena lelaki lain, namun karena ia mendengar mami yang mengatakan akan memisahkan Stella dengan anaknya. Dia juga salah paham dengan ku, ia mengira jika aku juga tahu dengan semua rencana mami. Aku juga seperti mami yang memisahkan Stella dengan anaknya nanti. Itu sebabnya Stella pergi, cinta ku pergi!"


Aska mengatakan dengan nada yang gusar, terlihat dari sorotan matanya yang berkaca-kaca "Tenang kan diri kamu sayang! Aku tidak menyangka mengapa mami tega melakukan itu kepada mu,"


Bukannya melindungi Xiu, Lee justru menjelek-jelekkan ibu mertuanya itu di belakang padahal Xiu selalu saja membela Lee dengan mati-matian "Mengapa mami tega merusak kebahagiaan kamu, anak kandungnya sendiri? Aku tidak menyangka jika mami bisa melakukan hal yang begitu buruk padahal kamu sangat menyayangi mami bukan?"


Aska mengangguk "Aku sangat menyayangi dan mempercayai mami. Namun mami menghancurkan semua kepercayaan ku kepadanya, aku juga tidak mengerti mengapa mami melakukan itu semua, apa kesalahan aku? Mengapa mami sangat tega"


Aska terisak di pelukan Lee, Lee membelai rambut suaminya dengan lembut


Ini kesempatan aku untuk mengajak Aska keluar dari rumah, siapa suruh mami selalu membela Zeline daripada aku. Dan sekarang, mami akan merasakan semua akibatnya! ~batin Lee dengan memasang senyuman licik.

__ADS_1


"Sayang, kamu jangan sedih! Aku ada untuk kamu, namun kamu harus mengerti sayang! Saat ini kamu sudah memiliki kehidupan baru, semuanya sudah terlambat. Dan yang bertanggung jawab untuk ini semua adalah mami. Maksud ku, andai saja mami tidak memiliki rencana seperti itu dan Stella tidak mendengarkannya mungkin dia tidak akan pergi dari hidup kamu. Dan kalian sudah bahagia sekarang, namun lihat lah! Kamu tidak bisa bersamanya apalagi sekarang aku sudah hamil,"


__ADS_2