KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.101. Perhatian Arka


__ADS_3

"Gimana kak, masih ada gak?" Tanya Arka saat sampai di lantai atas kebetulan Arka berpapasan dengan kak Arin yang juga akan ke kamarnya.


"Ini baru kakak mau ke kamar kalian, Udah kakak cari-cari tapi gak ada kayaknya juga udah habis dek Ar, maaf yaa," ucap Arin memberi tahu tujuannya mau ke kamar kedua adik iparnya itu.


"Yaudah gapapa kak, biar nanti Ar beli aja, Ar masuk dulu ya," jawab Arka kemudian pamit masuk ke kamar.


"Iya, kakak mau ngurus Aurel dulu, maaf gak bisa bantuin," ucap Arin tak enak hati.


"Yang, bangun minum dulu, biar perutnya enakan," ucap Arka membangunkan Auli begitu masuk dan saat berada di samping ranjang mereka.


"Ehmm," gumam Aulia sembari berusaha untuk bangun, lalu dengan bantuan sang suami segera meminum ramuan herbal yang selalu dibuatkan oleh suaminya itu.


"Makasih," ucap Aulia lalu kembali merebahkan badannya.


"Bunda sama kakak udah gak punya stok pemb4lut lagi, kamu tunggi dulu ya, kakak belikan dulu," ucap Arka kemudiam berdiri mengambil dompet dan kunci mobilnya.


"Yang, kakak belum tahu, biasanya kamu pakai merk apa?" Tanya Arka yang kembali mendekati Aulia begitu dia mengingat iklan di televisi kalau terdapat berbagai merk yang di iklankan. Jadi pasti akan bingung nanti saat dia akan membelinya.


Begitu Arka mendapat jawaban dari gadisnya tentang merk dan varian sesuai yang biasa dipakainya. Arka segera beranjak keluar kamar dengan meninggalkan kecupan manis di kening sang kekasih hati, untuk segera membeli kebutuhan sang kekasih di mini market, tentu saja di mini market yang buka 24 jam dan untungnya tak jauh dari rumah.


"Mau kemana nak?" Tanya bunda yang melihat Arka terlihat terburu-buru menuruni tangga.


"Mau ke mini market bentar bu, kak Arin juga udah gak punya stok, Bunda mau nitip beli sesuatu gak?" Jawab Arka kembali bertanya pada sang Bunda.


"Bunda gak nitip apa-apa, emang kamu gak malu belinya? Kalau malu biar bunda ikut," ucap Bunda pada Arka.


"Engga lah Bun ngapain malu, ya udah Ar berangkat dulu Bun," pamit Arka kemudian.


"Baiklah nak, ya udah hati- hati," jawab Bunda kemudian kembali ke dapur untuk melanjutkan memasak sop yang bahan-bahannya baru selesai di raciknya.


Begitu sampai di mini market, Arka segera menuju ke bagian rak yang berisi apa yang hendak dibelinya. Benar saja sesuai prediksinya di sana banyak terdapat berbagai merk dan varian. Setelah menemukan merk yang di cari, Arka lalu meneliti varian yang di pesan oleh sang kekasih.


Untung saja hari masih pagi jadi dia tak perlu malu karena tak ada tatapan aneh dari pengunjung yang memang pagi ini masih sepi dan hanya ada beberapa orang saja itu pun jauh dari tempatnya sekarang berada. Tanpa ragu dengan langkah yang mantap dan membawa 2 bungkus besar pesanan sang kekasih hati, Arka segera menuju ke kasir.


Sesampainya di depan kasir Arka mendapati ekspresi sang kasir yang entahlah apa yang dipikirkan oleh kasir itu. Dengan menahan senyum seolah menertawakannya namun dengan tatapan seperti penasaran kenapa ada seorang lelaki membeli barang seperti ini, untuk siapakah mungkin seperti itulah prediksi Arka menebak isi fikiran sang kasir. Tapi Arka seolah tak peduli lalu menyerahkan nominal uang sesuai yang disebutkan kemudian berlalu meninggalkan mini market setelah mendapatkan uang kembaliannya. Karena dia harus segera pulang karena sudah di tunggu oleh sang kekasih hati.

__ADS_1


"Yang, bangun dulu, ini udah kakak belikan," ucap Arka membangunkan Aulia begitu sampai di kamar mereka.


"Iya," jawab Aulia dengan suara yang sangat lemas.


"Udah kakak bawa ke kamar mandi sekalian baju ganti buat kamu," ucap Arka memberi tahu.


"Makasih kak," lirih Aulia menjawab.


"Sudahlah, ayo biar kakak bantu jalannya," ucap Arka dengan sigap membantu sang kekasih untuk berjapan ke kamar mandi.


"Pintunya gak usah dikunci ya Yang, kakak tunggu di luar," ucap Arka kemudian meninggalkan Aulia di dalam kamar mandi.


"Loh ternyata kamu udah pulang nak?" Tanya bunda Risa yang baru saja masuk ke kamar dan melihat Arka sembari membawa sup buatannya untuk Aulia.


"Iya bun, baru aja pulang, karena buru-buru jadinya lupa gak ngucapin salam pas masuk, he he," jawab Arka terkekeh sembari berjalan mendekati sang Bunda.


"Auli baru di kamar mandi Bun, itu sup nya di taroh di nakas aja," lanjut Arka memberi tahu.


"Ya sudah kalau gitu bunda turun ya, mau lanjut masak dulu," pamit bunda Risa pada sang menantu.


"Kamu ini kaya sama siapa aja pakai makasih segala, he he," ucap bunda terkekeh melihat tingkah sang menantu saat menghadapi istrinya yang lagi sakit.


"Harusnya bunda yang bilang makasih sama kamu nak, karena kamu merawat putri bunda dengan begitu baiknya," lanjut Bunda Risa.


"Sudah jadi kewajiban Arka Bun, jadi Bunda juga gak perlu berterima kasih sama Ar, apapun akan Ar lakukan demi kebahagiaan Aulia," ucap Arka sembari tersenyum.


"Bunda senang kalian bisa saling menyayangi seperti ini, semoga kalian bisa saling menjaga dan bahagia selamanya," doa tulus bunda Risa untuk putri dan sang menantu.


"Aamiin, semoga bunda juga ya," ucap Arka tulus.


"Ya udah bunda tinggal ya," pamit bunda lagi.


"Iya bun," jawab Arka.


Tak lama Aulia keluar dari kamar mandi sudah dengan berganti pakaian. Dengan segera Arka menghampirinya untuk memapah berjalan menuju ke tempat tidur.

__ADS_1


"Kak, sprei nya kotor gak?" Tanya Aulia setelah duduk di pinggir tempat tidur tentu saja dengan dibantu oleh Arka.


"Oh iya kakak lupa ngecek Yang, soalnya tadi ada Bunda bawain sop buat kamu, jadi tadi kakak ngobrol bentar sama Bunda," ucap Arka.


"Sebentar kakak cek dulu ya," lanjutnya kemudian mengecek sprei dimana sang istri tadi tidur.


"Masih bersih Yang, jadi gak usah diganti ya," ucap Arka setelahnya.


"Iya kalau masih bersih gak usah diganti aja," jawab Aulia.


"Ya udah kamu makan dulu supnya Yang, mau makan sendiri atau kakak suapin?" Tanya Arka.


"Makan sendiri aja kak," jawab Aulia.


"Kamu duduknya yang bener dulu," ucap Arka membantu Aulia agar duduk bersandar dengan kepala tempat tidur.


"Udah gini aja," ucap Aulia setelah merasa nyaman.


"Ini Yang kamu makan dulu ya biar ada tenaga," ucap Arka sembari menyerahkan semangkok sup pada Aulia.


"Kalau kakak tinggal mandi kamu bisa sendiri gak Yang?" Tanya Arka khawatir.


"Nanti kalau udah habis di taroh di sini aja," lanjutnya menunjuk nakas persis di samping tepat Aulia duduk.


"Iya bisa kok, cuma deket ini, udah sana kakak mandi dulu," jawab Aulia kemudian menyuruh sang suami untuk mandi.


"Ya udah kakak tinggal ya, sup nya dihabisin ya," ucap Arka kemudian berlalu masuk ke kamar mandi.


"Hemm," jawab Aulia berdehem tak peduli sang suami memdengarnya atau tidak.


○●●●○


Bersambung.....


⚘⚘⚘⚘⚘

__ADS_1


IG : @rahmahpratiwi85


__ADS_2