
Pagi ini setelah Sholat subuh, sepasang suami istri muda itu disibukkan dengan urusannya untuk berangkat ke kampus. Lebih tepatnya Arka yang membantu sang istri, Aulia untuk menyiapkan semua keperluan ospeknya agar tak ada yang tertinggal.
"Udah siap semua kan Yang?" Tanya Arka mau membantu sang istri mengecek ulang bawaan sang istri.
"Sepertinya sih udah Mas," jawab Aulia masih sibuk menyiapkan pakaiannya dan pakaian sang suami.
"Ya udah kamu mandi dulu sana, biar Mas cek ulang lagi," ucap Arka yang diangguki oleh Aulia. Kemudian segera menuju ke kamar mandi.
Tak lama Aulia keluar dari kamar mandi karena telah selesai dengan ritual mandinya.
"Mas, Auli udah nih, sana Mas gantian mandi dulu," ucap Aulia saat melihat sang suami sedang sibuk dengan ponselnya.
"Baiklah, Mas mandi dulu ya," ucap Arka.
"Oh iya Yang, itu udah siap semua, jadi langsung Mas masukin tas aja, jangan lupa bawa dompet sama hp kamu ya," lanjutnya kemudian masuk ke kamar mandi.
"Iya Mas, makasih ya udah dibantuin," ucap Aulia tersenyum.
"Sama-sama Sayangku, udah ah Mas mandi dulu nanti kamu bisa telat lagi," ucap Arka sembari melingik di pintu kamar mandi yang hampir ditutupnya.
Akhirnya setelah selesai dengan kesibukan pagi hari keduanya turun ke ruang makan. Di sana sudah ada Papa Tara juga Mama Rita.
"Pagi Ma Pa," sapa Aulia dan Arka bersamaan.
"Pagi,"
"Pagi Sayang," jawab Mama dan Papa yang juga bersamaan.
"Maaf ya Ma, Auli gak bisa bantuin masak," sesal Aulia.
"Gapapa Sayang, Mama ngerti kok, lagian kamu harus berangkat pagi kan selama ospek? Jadi yang harus kamu urus adalah kebutuhan kamu sendiri biar gak ada yang ketinggalan, biar gak di hukum kakak tingkat," ucap Mama tulus sembari tersenyum lembut ke arah sang menantu.
"Iya Ma, makasih ya Mamaku Sayang," jawab Aulia sembari mencium pipi sang Mama mertua.
"Sama-sama Sayang, ya udah ayo kita sarapan dulu, jangan sampai hari pertama mu terlambat, nanti bisa-bisa jadi langganan di hukun deh, ha ha," goda Mama Rita yang membuat suasana di meja makan kembali ceria.
__ADS_1
"Siap Mamaku Sayang, ha ha," jawab Aulia sembari hormat lalu duduk di kursinya setelah mengambilkan sarapan untuk sang suami.
Akhirnya keluarga ini pun sarapan bersama dengan tenang. Hingga nasi goreng yang ada di piring masing masing telah habis tak tersisa. Kemudian Aulia dan Arka segera berangkat kuliah setelah berpamitan kepada Papa Tara dan Mama Rita.
Perjalanan ke kampus lumayan lancar. Dan di sinilah Aulia dan Arka berada. Di parkiran kampus. Seperti yang sudah disepakati, Aulia dan para sahabat janjian untuk saling menunggu lalu akan masuk bersama sama ke lapangan yang digunakan untuk berkumpulnya para maba yang akan diberi pengarahan sebelum melakukan kegiatan ospek.
"Itu mereka udah datang Mas, Auli langsung gabung sama mereka aja ya," ucap Aulia antusias.
"Iya Yang, ya udah kalau gitu Mas juga langsung gabung sama kak Dewa sama yang lainnya ya," ucap Arka.
Setelah Aulia berpamitan kepada Arka seperti biasanya, yaitu salim dan mencium punggung tangan sang suami yang dibalas denga ciuman di keningnya. Aulia segera turun dari mobil untuk menemui para sahabat yang sudah menunggunya. Tak lama dari itu Arka pun menyusul keluar dari mobil lalu menuju ke ruang panitia ospek. Saat melewati rombongan sang istri pun Arka cuma sekedar menyapa. Karena Arka tak mau kalau mereka mendapat masalah dari panitia ospek yang suka mencari gara-gara kalau ada yang sudah dekat dengan seniornya.
Akhirnya Aulia dan para sahabat segera menuju ke lapangan tempat dikumpulkannya para maba, tak ketinggalan dengan Rafi dan Andre yang juga kuliah di kampus ini. Kecuali dengan Dino yang kuliah di kampus berbeda.
Setelah setengah hari mereka berjemur untuk mendengarkan berbagai pengumuman darikakak tingkat mereka dan juga keliling kampus untuk pengenalan lingkungan. Kini saatnya para maba beristiraha untuk makan siang dan sholat bagi yang menjalankannya. Begitupun dengan Aulia dan para sahabat.
"Hai Aulia cantik, masih inget kakak gak?" Tanya Rasya dengan menggoda. Padahal sudah tahu yang digoda adalah istri dari sahabatnya sendiri.
"Hemm iya, kalau gak salah kakak yang namanya kak Rasya ya? Terus ini kak Yudha, kak Damar, sama kak Rico, kebalik gak sih kak?" Jawab Aulia sekaligus bertanya.
"Bini temen loh Ras kalau lupa," celetuk Rico si cowok sok playboy tapi belum pernah pacaran.
"Inget lah, bisa dicincang Arka kalau sampai lupa, ha ha," jawab Rasya tertawa.
"Ada apa ya kakak kakak semua ke sini?" Tanya Aulia yang diangguki oleh para sahabat.
"Oh iya sampai lupa," ucap Rasya menepuk keningnya sendiri.
"Ini ada titipan dari Mamas tercinta, katanya tadi lupa ngasihnya, jadi karena Mamas tercinta lagi sibuk, makanya kita kita yang antar," jawab Rasya.
"Oh, makasih ya kak, maaf udah ngrepotin," jawab Aulia tersenyum tak enak hati.
"Santai aja cantik, asal kita boleh kenalan sama sahabatnya kita gak repot ko," celetuk Rico.
"Oh iya maaf kak, kenalin mereka sahabat Auli," jawab Aulia lalu memperkenalkan mereka satu persatu.
__ADS_1
"Ya udah ya cantik kakak pergi dulu ya, bay bay, hai bro jagain mereka semua ya, jangan cuma pacarnya aja yang dijagain, ha ha," ucap Rasya meledek Rafi yang terlihat posesif terhadap Mita saat mereka berkenalan tadi.
"Pasti lah kak, mereka juga kan sahabatku," jawab Rafi sebel.
"Ok ok kakak percaya," ucap Rasya tersenyum lalu mengajak sahabatnya untuk segera pergi.
"Ayo guys kita cabut," ucapnya.
"Yok," jawab Damar semngat sementara yang lain mengangguk.
"Dah ya semua, bay bay Sari, sampai ketemu lagi ya," ucap Yudha yang sedari tadi diam saja. Setelah mengucapkan itu lalu menyusul ketiga sahabatnya yang sudah jalan duluan.
"Bay kak,"jawab semua serempak.
"Ciee Sari," goda Aulia Mita dan Ninda serempak.
"Apaan sih," ucap Sari salah tingkah.
Eh udah buruan makannya tar keburu habis jam istirahatnya," ucap Andre mengingatkan yang lain. Masih berasa jadi ketua kelas seperti sewaktu mereka masih SMA dulu.
"Eh iya iya ayo," jawab Ninda yang juga mengajak yang lain.
Lalu mereka pun segera memulai melanjutkan makan yang tadi sempat tertunda karena kedatangan keempat cowok tadi. Dan yang tanpa mereka ketahui ternyata kereka adalah cowok paling digilai di kampus mereka.
Drettt...
Ponsel Aulia pun bergetar ternyata pesan dari suami tercinta.
○●●●○
Bersambung.....
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
@rahmahpratiwi85
__ADS_1