
Maaf telat banget buat up date episode terbarunya. Kemarin aku lagi sakit. Jadi terpaksa ga bisa kirim episode yang baru. Alhamdulillah sekarang udah sembuh. InsyaAllah aku akan kirim 2 episode dalam 1 hari ini.
SELAMAT MEMBACA📖
"Kira-kira mau ngomong apa ya kak?" Tanya Aulia juga sangat penasaran dengan ucapan sang mama mertua.
"Entahlah, kakak juga ga tahu" jawab Arka mengedikkan bahunya menunjukkan bahwa laki-laki itu benar-benar tak tahu.
"Ke kamar aja yuk, kakak capek mau istirahat" ajak Arka kemudian. Yang dijawab anggukan oleh Aulia.
Kemudian kedua pasangan suami istri muda itu berdiri lalu melangkahkan kakinya meninggalkan ruang keluarga untuk menuju kamar tidur mereka.
"Kak" panggil Aulia begitu keduanya telah merebahkan tubuhnya di atas kasurnya.
"Hmm" jawab Arka menggumam.
"Kak" panggil Aulia lagi karena ga puas dengan jawaban dang suami.
"Apa Sayang?" Tanya Arka sambil menolehke arah Aulia dengan senyum menggoda. Yang seketika langsung membuat pipi Aulia merona. Jantungnya pun seolah ingin melompak keluar.
"Kok Auli jadi kepikiran ya kak" jawab Aulia setelah berhasil menetralkan debar jantungnya.
"Gak usah jadi pikiran Yang, bener kata mama, tunggu aja nanti malam" ucap Arka yang juga sebenarnya penasaran.
"Iya kak" jawab gadis itu mengangguk.
"Bagus, yaudah kita tidur aja yaa"ajak Arka sambil membelai lembut kepala sang istri yang mendapat respon senyuman juga anggukan kecil.
__ADS_1
\=\=\=\=\=
Malam yang ditunggu-tunggu pun telah tiba. Ternyata ayah Restu, mama Risa, Adrian dan keluarga kecilnya juga datang. Setelah makan malam bersama. Seluruh keluarga kini berkumpul di ruang keluarga.
Sebagai tetua dalam keluarga kakek Wisnu memulai membuka pembicaraan malam ini.
"Bagaimana kalai kita langsung saja pada inti dari masalah yang akan kita bicarakan malam ini?" Tanya kakek Wisnu membuka pembicaraan.
"Kami ikut gimana baiknya aja menurut kakek, ya kan?" ucap papa Tara mewakili seluruh keluarga, sehingga memanggilnya pun kakek bukan papi seperti biasanya.
"Iya kek" jawab semua yang hadir.
"Baiklah kakek akan mulai sekarang" ucap kakek kemudian menghela nafas seolah memikirkan mau memulai dari mana ceritanya.
"Begini Arka, Auli. Masalah ini ada kaitannya dengan kehidupan rumah tangga kalian ke depannya"
Ucapan kakek membuat kedua remaja yang telah resmi menjadi suami istri itu langsung saling tatap, perasaan keduanya pun tak karuan mencoba menebak-nebak arah pembicaraan sang kakek. Bahkan saat ini tangan Arka menggenggam erat tangan Aulia seolah mengatakan energi untuk saling menguatkan.
Saat keduanya saling bertatapan pun seolah tatapan mereka mengatakan tenang Sayang, ada kakak yang akan selalu disampingmu apapun yang terjadi. Dan seolah Aulia memahami. Gadis itupun mengangguk kepala lalu tersenyum oada sang suami. Sebelum akhirnya keduanya mulai mendengarkan lagi apa yang akan disampaikan oleh keluarga khususnga sang kakek.
"Bisa kakek lanjut lagi?" Tanya kakek setelah memperhatikan kejadian beberapa detik di depannya tadi. Ada rasa bahagia terpancar dari raut muka sang kakek saat menyaksikan kedua cucunya saling memberikan kekuatan.
"Iya kek" jawab sepasang pengantin remaja itu serempak. Yang membuat senyuman lagi-lagi terukir di bibir sang kakek juga keluarga yang menyaksikan. Tak salah jika mereka menjodohkan pasangan ini. Begitulah mungkin yang ada dalm pikiran mereka.
"Seperti yang sudah kita bahas di rumah sakit. Mengenai teman kalian yang suka dengan Arka" ucap kakek sengaja menjeda kalimatnya untuk melihat ekspresi kedua cucunya.
"Kakek akan harap kalian berhati-hati dengan gadis itu, kalau bisa cobalah untuk menghindar ketika dia berusaha untuk mengenal kalian lebih dekat lagi." Ucap kakek. Lagi-lagi menjeda kalimatnya dan menatap kedua remaja di depannya dengan seksama.
__ADS_1
"Kakek akan menceritakan sedikit masa lalu yang membuat kakek melarang kalian berdekatan dengan gadis itu" ucap kakek lagi ketika mengetahui bahwa kedua cucunya itu sangat siap mendengarkan semua yang akan diucapkannya tanpa ada keinginan untuk menyela dengan pertanyaan apapun.
"Dan ini juga yang membuat kakek juga orang tua kalian memutuskan untuk menjodohkan kalian berdua" kakek menjeda kalimatnya lagi saat melihat kedua cucunya saling memandang. Bahkan saat ini tangan kanan Aulia yang masih setia dalam genggaman sang suami sudah pindah di atas pangkuan sang suami dan semakin tak ingin dilepaskan genggamannya. Bahkan posisi duduk keduanya pun semakin merapat.
Kakek Wisnu tersenyu. Kemudian berkata " Begini cerita singkatnya nak"
Flash back on
Dulunya ayah Restu adalah karyawan di perusahaan kakek Wisnu, karena kerjanya yg bagus akhirnya Restu diangkat jadi Manajer, hingga akhirnya dipercaya menjadi direktur di salah satu perusahaan Wijaya group.
Saat itu perusahaan yang dipegang oleh ayah Restu bekerjasama dengan perusahaan Surya Winata yg tak lain adalah ayah Sita. Teman Arka yang jatuh hati dengan Arka dan mengejar-ngejar Arka. Tapi karena sekarang setahunya Arka sekarang miskin makanya dia memilih mundur dan berhenti memperjuangkan cintanya.
Pada awalnya kerjasama itu berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan, tapi karena kelicikan Surya, Restu di jebak seolah-olah melakukan penggelapan dana dalam jumlah yang tidak sedikit. Hingga masalah ini masuk ke jalur hukum dan hampir saja Restu masuk penjara karena fitnah yang diatur apik oleh Surya.
Tapi karena istri Restu yang tak lain adl bunda Risa, ayah Restu tidak jadi dipenjara.
Saat itu tanpa sepengetahuan Restu, Risa diam-diam menemui Rita menantu dari pemilik perusahaan tempat Restu bekerja. Dengan segenap usaha Risa meyakinkan Rita untuk bisa membujuk suami juga mertuanya bahwa Restu telah dijebak, karena Restu sama sekali tak menerima uang yang dimaksud Surya telah digelapkan oleh Restu.
Akhirnya kakek Wisnu dan papa Tara mau membantu mencari bukti-bukti bahwa Restu tak bersalah, dan akhirnya sebelum sidang putusan untuk menjebloskan ayah Restu, kakek Wisnu dan papa Tara telah berhasil menemukan semua bukti-bukti dengan bantuan karyawan di perusahaan yg dipimpin Restu yang juga telah curiga dari awal dengan Surya Winata.
Dan akhirnya justru sebaliknya. Yang masuk penjara bukannya ayah Restu melainkan Surya Winata. Saat hakim mengetok paku dan memutuskan hukuman 20 tahun penjara untuk Surya Winata. Sepadan dengan kejahatan yang telah dilakukan yaitu. Penipuan terhadap perusahaan Wijaya Group, pencamaran nama baik karena telah memfitnah Restu dan juga ternyata mencoba membunuh Restu saat meninjau konstruksi pembangunan gedung. Karena gagal menghilangkan nyawa Restu yang seolah kecelakaan itilah akhirnya dia membuat kedok yang seolah Restu korupsi.
Tidak terima dengan putusan pengadilan. Saat itu juga di depan pengadilan Surya winata mengancam akan menghancurkan Wijaya group sampai ke akar-akarnya dan akan membuat cucu dari seorang Wisnu Wijaya jatuh cinta dengan putrinya yang juga seumuran dengan Arka. Yaitu cucu dari Wisnu Wijaya.
○●●●○
Bersambung....
__ADS_1
Makasih buat readers dan juga sesama Author yang sudah mendukung🙏