
"Ehm sebentar Mas," ucap Aulia menyela pembicaraan mereka.
"Kenapa Sayang? Apa da yang ketinggalan, hem?" tanya Arka penuh perhatian yang semakin membuat Naya penasaran hubungan keduanya.
"Mas, kak Vitri, kak Dewa dan kakak yang lain, kenalin ini Naya sahabat baru kami, dan Nay kenalin yang ini Mas Arka suamiku, ini kak Dewa sama kak Vitri mereka fakultas kedokteran dan kalau mereka sahabat mas Arka kenalan sendiri ya," ucap Aulia mengenalkan sahabat barunya dengan sahabat sang suami.
Akhirnya mereka berkenalan. Dan terjawablah sudah semua pertanyaan yang ada dalam fikiran gadis manis bernama Naya itu.
"Sudah selesai kan kenalannya?" Tanya Aulia karena melihat kak Damar yang masih saja berusaha mengajak bicara Naya. Hem sepertinya si pendiam sudah dapat gadis incaran.
"Su sudah dedek cantik,"ucap Damar terbata yang membuatnya ditertawakan yang lain.
"Sudah sudah jangan ketawa mulu dong, jadi berangkat gak nih?" protes Aulia.
"Jadi lah," jawab yang lain serempak.
"Ok, Kamu gak bawa kendaraan sendiri kan Nay?" Tanya Aulia.
"Engga kok Ul, lagian kost aku juga cuma deket dari kampus kok," jawab Naya.
"Ok sip," jawab Aulia mengacungkan jempolnya.
"Gini ya, sekarang yang ikut aku Sari sama Naya, terus Ninda sama Andre ikut Rafi sama Mita, gimana setuju gak?" Tanya Aulia.
"Deal setuju, Alhamdulillah pensiun sudah aku jadi nyamuk," celetuk Sari yang membuat semua kembali terkekeh.
"Makanya jangan nolak Dino terus dong, sok jual mahal sih," celetuk Ninda membuat Sari jengkel. Gak nyadar sendirinya juga masih tarik ulur sana Andre.
"Emang situ engga? Lagian ya, kalau aku jadian sama Dino juga bakalan LDR, iih ogah," jawab Sari.
"Eits tunggu! Jadi kamu udah tahu lama kalau Dino mau kuliah di luar kota?" Tanya Mita yang dijawab anggukan lesu oleh Sari.
"Pantes galau waktu itu," celetuk Ninda membuat Sari melotot ke arahnya.
__ADS_1
"Udah kapan berangkatnya ini?" Tanya Aulia.
"Sekarang lah," jawab Mita Ninda dan Sari serempak.
"Ya ayo," jawab Aulia kemudian menggandeng tangan sang suami.
Dari kejauhan ada tiga gadis yang kurang kerjaan sehingga sempat sempatnya mengintai kebersamaan mereka dari jauh. Siapa lagi kalau bukan Farah and the gank.
"Kayaknya kita salah tebak deh guys," ucap Farah yang membuat Tia dan Dina menoleh ke arahnya.
"Maksudnya Far?" Tanya Tia.
"Itu si Aulia kayaknya adiknya Arka deh, bukan adiknya Rasya," jawab Farah.
"Bisa jadi, lagian aku juga sering lihat mereka berangkat sama pulang bareng tuh," jawab Dina.
"Sama aku sama Farah juga pernah lihat," jawab Tia.
"Ciee yang udah sempet kebakaran hatinya," goda Tia.
"Apaan sih!" Sewot Farah.
"Lagian kalau difikir fikir mukanya tuh kayak lebih mirip sama Arka dari pada sama Rasya," lanjutnya.
"Iya juga ya," celetuk Dina.
"Omg.... Rasyayang ku, jangan jangan tuh cewek lagi godain Rasyayangku lagi," ucap Dina kebingungan sendiri.
"Bisa jadi, soalnya waktu aku sama Farah lihat tuh cewej semobil sama Arka si Rasya langsung ngedeketin gitu," ucap Tia.
"Iya bener Din apa yang dibilang Tia, wah harus hati hati kamu saingannya berat, ha ha ha," ucap Fara yang langsung menertawakan nasib sahabatnya. Dan diikuti Tia yang otomatis membuat Dina merengut sebal.
Meninggalkan tiga gadis pengintai yang kurang kerjaan. Sekarang rombongan Aulia dan Arka sudah sampai di cafe milik Arka untuk merayakan lancarnya ospek tahun ini. Dimana Arka yang menjadi salah satu panitia ospek sementara Aulia, sang istri menjadi mahasiswa baru yang menjalani masa ospek.
__ADS_1
"Kalian boleh pesen apapun semau kalian, anggap aja ngerayain hari bebasku jauh-jauh dari istri selama di kampus," ucap Arka dengan semangatnya. Lalu beralih menatap mata sang istri.
"Karena mulai sekarang aku gak akan mau kalau suruh mas menghindari kamu lagi di kampus Sayang," ucapnya penuh kelembutan dengan tatapan penuh cinta. Kalau tak mengingat sekarang mereka berada diantara para sahabat juga pengunjung cafr yang lainnya, ingin rasanya Arka segera menyalurkan kerinduannya pada sang istri tercinta.
"Dan mulai sekarang Auli juga gak akan membiarkan cewek-cewek centik itu mendekatimu Sayang," Aulia membalas tatapan sang suami dan menekankan setiap perkataannya yang menunjukkan betapa cemburunya dia selama masa ospek melihat sang suami yang selalu didekati oleh Farah juga gadis lain yang menaruh hati pada sang suami. Ya meskipun dia tahu bahwa Arka selalu menghindari mereka.
"Tentu Sayang, mulai sekarang dunia harus tahu kalau kamu, Aulia Pratiwi Kusuma adalah istri saha dari seorang Arkana Putra Wijaya. Jadi, tak ada seorangpun boleh mengusiknya," Ucap Arka yang hampir saja menempelkan bibirnya di bobor aang istri kalau saja tak mendengar suara yang mengintrupsinya.
"Ehemm, ingat tempat bro, masih ada kita disini," suara Rasya seketika menghancukan moment manis antara pasutri muda di depannya.
"Ih, kak Rasya nyebelin deh, tunggu sebentar napa biar kita sesekali bisa live romance drakor, ucap Mita yang tak terima adegan romantis itu terhenti.
"Sorry," lirih Rasya merasa bersalah. Apalagi melihat Arka mendengus kesal, sepertinya ia jengkel karena moment manisnya terganggu. Ya, meskipun memang Arkanya yang tak tahu tempat.
Sementara Aulia hanya bisa menunduk karena malu yang sudah larut dan terbawa suasana romantis yang diciptakan oleh sang suami. Meskipun secara tak sengaja dan itu sungguh terasa indah karena berasal dari hati dua insan yang sedang kasmaran. Oh sungguh sweet😙😙
"Gimana jadi pada mau pesen apa cuma mau ngobrol?" Tanya Dewa yang mencoba mencairkan situasi, apalagi dia begitu kasihan melihat wajah Aulia yang sudah memerah menahan malu, meskipun Arka sudah mencoba menenangkannya.
"Ya jadilah, masa engga sih, udah sampai sini juga," ucap Rico semangat.
Akhirnya setelah memanggil waiters semua mulai memesan makanan sesuai selera masing-masing. Dan setelah menunggu beberapa saat makanan pun siap di depan mereka. Tanpa menunggu lagi mereka segera menyantap tentu saja masih sambil bercerita. Bahkan kalau ada yang melihat pasti mereka akan mengira kalau persahabatan mereka sudah terjalun lama. Karena sejak dari tadi ada saja obrolan yang mereka bahas, seperti tak ada habisnya.
Karena waktu sudah sore, akhirnya semua beranjak pergi dari cafe. Sesuai dengan kesepakatan awal mereka pun bersama sama mampir sebentar ke mall untuk membeli segala kebutuhan untuk acara makrab besuk.
Setelah mendapatkan apa yang mereka mau, kini mereka pun berpisah di parkiran mall. Meraka akan pulang dengan tujuan masing masing. Tentu saja Arka dan Aulia mengantarkan Naya ke kostnya dan Sari ke rumahnya terlebih dulu sebelum akhirnya keduanya pulang ke kediaman keluarga Wijaya.
○●●●○
Bersambung.....
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
@rahmahpratiwi85
__ADS_1