KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN

KOMITMEN CINTA dalam PERJODOHAN
Eps.108. Pillow Talk


__ADS_3

Waktu terasa begitu cepat berlalu, kini Aulia dan Arka tengah sibuk dengan kegiatan masing-masing. Dimana Aulia sibuk dengan sekolahnya sedangkan Arka telah sibuk dengan kuliah serta pekerjaannya. Hingga waktu untuk bertemu pun semakin sedikit hanya pagi dan malam hari. Tapi meskipun begitu keduanya selalu komunikasi melalui pesan singkat ataupun telpon. Bahkan Arka selalu menyempatkan buat antar jemput sekolah sang pujaan hati. Kecuali saat ada jadwal kuliah di jam pulang sekolah Aulia.


Jadi setiap malam sebelum tidur, mereka selalu menyempatkan untuk ngobrol dan saling bertukar cerita. Seperti sekarang ini untuk bisa ngobrol berdua dengan sang pujaan hatinya. Begitu melihat Aulia selesai mengerjakan tugas sekolahnya. Arka pun menyudahi mengerjakan tugas kuliahnya atau pun pekerjaannya yang dibawa pulang.


"Udah selesai Yang PRnya?" Tanya Arka sembari berjalan mendekati sang pujaan hati yang sudah lebih dulu duduk di atas tempat tidur.


"Udah kak, soalnya tadi sepulang sekolah udah dikerjain sebagian," jawab Aulia tersenyum.


"Emang kakak udah selesai juga kerjanya?" Lanjut gadis itu bertanya balik.


"Belum," jawab Arka singkat sembari mengambil posisi duduk bersandar di kepala ranjang.


"Kok gak disesesaikan dulu, capek ya?" Tanya Aulia kemudian memutar duduknya menghadap sang kekasih hati.


"Gak capek sih Yang, tapi masih bisa dikerjakan besuk kok," jawab Arka.


"Kakak pengen ngobrol aja sama kamu, kangen," ucapnya sembari tersenyum.


"Tiap hari ketemu kok kangen sih," cibir Aulia.


"Ya kan beda Sayang, dulu hampir sepanjang hari kita ketemu, kalau sekarang kan seringnya cuma pagi sama malam aja Yang, apalagi sekarang kita jarang makan siang bareng, jadi wajar kan kalau kakak kangen, emang kamu gak kangen?" ucap Arka sendu sembari mencubit manja hidung sang istri.


"Iya juga ya kak, emang Auli juga kangen sih masa-masa itu, tapi mau gimana lagi, sekarang kegiatan kita aja udah beda," jawab Auli fikirannya menerwang jauh ke masa dimana mereka selalu kemana-mana berdua.


"Tapi kita juga sesekali harus atur jadwal buat makan siang bareng lah Yang," usul Arka semangat.


"Boleh, Auli mah siap-siap aja, kan jadwal Auli udah jelas, jadi kakak yang harus bisa atur jadwalnya, nanti bisa menyesuaikan jadwal kakak," ucap Aulia setuju dengan uaul sang suami.

__ADS_1


"Ok besuk kakak kabari ya begitu kakak ada waktunya, tapi kalau kamu udah terlanjur makan siang di kantin pas istirahat kedua harus tetep mau ya makan bareng kakak, kan nanti bisa pesan camilan aja yang penting kita barengan, ya Yang," ucapnya semangat sembari menarik sang pujaan hati ke dalam pelukannya, sang gadis pun menurut lalu merebahkan diri dalam pelukan sang suami yang masih santai bersandar di kepala ranjang.


"Udah ngantuk belum Yang?" Tanyanya kemudian saat sang gadis merasa nyaman dalam pelukannya.


"Belum kak, kakak udah ngantuk?" Jawab Aulia berbalik tanya.


"Belum juga sih, masih mau peluk-peluk kamu kayak gini Yang," ucap Arka seperti memikirkan sesuatu.


"Kakak lagi ada masalah?" Tanya sang istri mendongakkan wajahnya untuk melihat wajah sang suami, gadis itu menyadari sikap sang suami yang berubah melow. Ya, Aulia sudah hapal dengan sikap Arka saat ingin selalu ingin memeluknya bahkan mengutarakan isi hatinya kalau kangen, pasti selalu ada hal yang mengganjal di fikirannya jika dia seperti itu.


"Iya tapi sedikit kok Yang, masih bisa kakak atasi kok, cuma ada sangkut pautnya sama kamu Yang, jadi kakak takutnya kamu yang gak bisa Yang," jawab Arka pelan namun masih terdengar oleh Aulia.


"Kalau kakak belum cerita mana Auli tahu bisa atau gaknya kak," protes Aulia dibalik rasa penasarannya.


"Kakak mau cerita tapi kamu dengerin baik-baik dulu ya, jangan potong cerita kakak," ucap Arka yang sudah siap mengatakan apa yang sedang difikirkannya. Seperti yang sudah-sudah mereka akan selalu terbuka agar tidak ada kesempatan untuk salah paham.


"Baiklah, karena kakak rasa kamu harus tahu mengenai hal ini Yang, karena kakak gak mau kamu dengar dari orang lain sehingga bikin kamu salah paham dan gak bisa percaya lagi sama kakak," ucap Arka mencoba mengulur waktu untuk bisa memikirkan mau dimulai dari mana ceritanya nanti. Sementara Aulia, gadis itu sudah mulai mendengarkan dengan seksama apa yang di katakan oleh Arka.


"Kakak langsu g ke intinya aja ya Yang?" Tanya Arka yang mendapat anggukan dari Aulia.


"Jadi begini Yang, di kampus ada seorang cewek, tapi beda fakultas sama kakak dia fakultas kedokteran sama dengan kak Dewa juga kak Vitria," Arka selalu menyebut kedua nama sahabatnya itu dengan sebutan kak saat berbicara dengan sang istri.


"Terus kata Dewa beberapa hari terakhir ini cewek itu nitip salam buat kakak lewat kak Vitria, jadi menurut kak Dewa cewek itu suka sama kakak..." Arka sengaja menjeda kalimatnya untuk melihat ekspresi sang pujaan hati yang sudah berubah entah sedih atau marah, yang jelas gadis itu cemburu bahkan takut kalau ada seseorang yang akan masuk ke dalam kehidupan rumah tangganya yang selalu damai itu.


"Tapi kamu gak usah khawatir Sayang, kakak gak pernah jawab semua salam-salam darinya, bahkan kak Vitria selalu bilang begini 'maaf ya aku gak mau menyampaikan salamnya soalnya Arka udah punya tunangan, jadi aku gak mau ganggu kebahagiaan sahabat ku itu',"lagi-lagi Arka menatap sang istri yang telah menyunggingkan senyumnya.


"Tapi katanya cewek itu selalu kirim salam, bahkan akan menakhlukkan kakak meski tanpa bantuan dari kak Vitria, bukannya kakak ke ge eran atau apa ya Yang, tapi justru kakak takut kalau sampai dia tipe cewek nekat, inilah kakak fikirkan kenapa kamu harus tahu hal ini Sayang, kakak gak mau kalau sampai dia nekat dan memanfaatkan kesempatan apapun suatu saat malah akan bikin kamu salah paham kalau kakak gak cerita," lanjut Arka sembari menggenggam tangan Aulia.

__ADS_1


"Kita sudah bahagia Sayang, kakak sayang bahkan cinta sama kamu, kakak gak mau kalau sampai kehilangan kamu, jadi kita harus saling terbuka agar tak ada kesempatan orang lain buat menghancurkan apa yang kita punya sekarang," ucap Arka kemudian mengecup kening sang istri lama dan dalam.


"Iya kak, Auli ngerti kok, makasih ya kakak mau terbuka mengenai hal ini," jawab Aulia setelah Arka menyudahi mencium keningnya.


"Justru kakak yang harus berterima kasih Sayang, makasih karena kamu mau mendengar cerita kakak, makasih karena kamu selalu setia mendampingi kakak dalam suka maupun duka, makasih masih mau bertahan meskipun kita belum juga mengumumkan pernikahan rahasia kita, maaf kakak belum bisa jadi suami yang baik buat kamu Sayang, begitu kamu lulus kakak akan mewujudkan pernikahan impianmu Sayang, kakak sayang kamu, I Love You istriku" tulus Arka mengucapkan dari hati yang paling dalam menatap manik mata sang gadis begitu dalam, hingga keduanya saling menyelami mata pasangannya, mengungkapkan seluruh perasaan cinta kasihnya melalui tatapan mesra. Oh sungguh romantisnya pasangan muda ini. Sejenak kemudian Arka kembali mendaratkan bibirnya di kening sang istri, hangat, lembut dan dalam hingga merasuk ke hati sang pujaan hati yang tanpa disadari air mata bahagia telah mengalir dari sudut matanya.


"I Love you too," hanya kata itu yang mampu keluar dari bibir mungil Aulia, itupun dengan suara serak menahan tangis hingga membuat Arka yang mendengarnya melepaskan bibirnya yang masih menempel di kening sang istri. Kemuduan menghapus air mata yang mengalir di pipi sang istri lalu mengecup sekilas mata yang telah menangis itu kanan dan kiri bergantian.


"Jangan menangis Sayang," ucapnya setelah itu.


"Auli bahagia kak," jawab Aulia tersenyum. Sejurus kemudian gadis itu sudah ditarik sang suami masuk ke dalam dekapan hangat dan nyaman sang suami.


"Udah malam, kita tidur yuk," ajak Arka setelah melepas pelukannya.


"Iya kak," jawab Aulia mengangguk.


Kemudian sepasang suami istri itu pun merebahkan tubuh ya yang lelah karena aktivitas seharian, setelah pillow talk yang menjadi kebiasaan mereka sebelum tidur.


○●●●○


Episode ini lumayan panjang nih buat ganti UP yang telat kemarin, tapi gak bisa buat 2 episode soalnya nanggung. Selamat membaca.


Bersambung.....


⚘⚘⚘⚘⚘


IG : @rahmahpratiwi85

__ADS_1


__ADS_2